Jumat, 07 Februari 2025
MAKRIFAT REZEKI TAK TERTUKAR
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*REZEKI TAK TERTUKAR*
====================
Aslm wr wb abah dlm kitab rukun islam kedua murri ada wirid rosul dibagian akhir kalimatnya "allohumma laa mani'a limaa a'thoyta dst" apakah itu bagian dari iman pada qodho dan qodar, mhn penjelasannya
===========
Wslm Wr Wb,
Iman pada Qodho dan Qodar itu Ada 9 Kaidah, Dua diantaranya ada didoa Matsuroh Ba'da Sholat MURRI yang Berbunyi :
اللهم لا منع لما أعطيت ولا معطي لما منعت ...
*"Ya Alloh ndak Ada yang dapat Mencegah Bila Engkau Memberi dan ndak Ada yang dapat Memberi Bila Engkau Mencegah.."*. Itu Do'a Ada dikitab Shohih Imam Al Bukhori No.844, Kitab Shohih Imam Muslim No.593, Kitab Sunan Imam Abu Dawud No.1505, Kitab Musnad Imam Ahmad Jilid 4 Hal.245, 247, 250, 254, 255, Kitab Shohih Imam Ibnu Khuzaimah No.742, Kitab Sunan Imam Ad-Darimi Jilid 1 Hal.311, dan Kitab Sunan Imam An-Nasa-i Jilid 1 Hal.70-71 Riwayat dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah R.A. Maka dari Sinilah Kita Meyakini Bahwa Rezeki ndak akan Tertukar, Tinggal Perbaiki Profesional Diri saja spt Sempurnakan Alat-alatnya, Sempurnakan Caranya dan Sempurnakan Skill Keilmuannya shg Rezeki Banyak Hal akan lebih Sempurna lagi dan Ingat Carilah yang Halalan Thoyyiban sebab saat ini Jaman Subhat Artinya Banyak antara Halal dan Haramnya ndak Jelas, Banyak Halalnya or Banyak Haramnya didalam Subhatnya Tersebut. Orang yang Sering Mengkonsumsi yang Subhat maka Imannya Angin-anginan Artinya Taubat Kumat or Kadang Rajin Ibadah dan Kadang Malas Ibadah, Maka Periksa lagi Jalan Hartanya Bila Terjadi.
============
Ku Mau Cerita,
Ketika itu Saya Beserta Berlima Para Sahabat MURRI hendak Menuju Labuan Banten, Namun Begitu Melewati Rel Kereta Serang dapat Petunjuk Penting yang Mendadak agar Silaturahmi ke Bupati Kab. Serang shg Kami Segera Bergegas Tuk Mencari Tahu Ttg Bupati Serang ini Siapa dan Rumahnya dimana, Akhirnya ndak Jauh dari Rel Kereta Ada Baliho Besar dipinggir Jalan bahwa Nama Bupati Serang saat itu Adalah H. Ahmad Taufiq, Begitu Tanya-tanya Rumahnya Ternyata ndak Jauh yaitu diperumahan Wilayah Ciracas Serang Banten.
"Ketika sampai didekat Rumahnya Kami pun Berhenti dengan Jarak 20m dari Gerbangnya dan Melihat Satu Persatu Tamu pada Pulang, saat itu Sekitar Jam 21:30 Wib, lalu Saya Tugaskan Haji Kholid yang saat itu Lelakonnya Berpakaian spt Seorang Ulama Tuk Mengkondisikan Para Penjaga yang Cukup Banyak Kumpul digerbang agar Kami Bisa Masuk kerumah Bupati itu, Cuman Tiga Kali dicoba selalu Gagal kemudian Saya Berkata : *"Cari Anak or Adiknya lalu Bilang Minta Izin Masuk agar Bisa Bertemu Bupati Tuk Bisa Membantunya karena Almarhum Bapaknya Bupati Bilang agar Bantu Bupati sebab Ia Masih Keturunan Sulthon Maulana Hasanuddin Banten"*. Karena Ajudan Bupati yang Biasanya Mengkondisikan Para Tamu Baru Pulang, Akhirnya Haji Kholid pun Berjumpa dgn Adiknya Bupati yang Baru saja Datang shg Haji Kholid Berbincang-bincang dgnnya dan Saya Memperhatikan dengan Jarak 20m lalu direspon Baik dgn Berbagai Prasangka dan Praduga Plus Penasaran Tentunya, Cuman Menurutnya Haji Kholid inilah Kyainya Sebab Berpakaiannya Ala Kyai Lengkap dgn Sorban dan Pecinya Cuman Begitu ditanya : *"Bapaknya Bupati ini Siapa Yah Namanya.?"*|| Haji Kholid Meneketehe lalu Menjawab : *"Ohh Kalau Ttg Itu Nanti Guru Saya yang Bisa Menjelaskannya Ada didalam Mobil sana (sambil Nunjuk kearah Saya, Cari Aman *_^)"*|| "Ohh Ada Lagi Yah Kyainya.?"|| *"Ada yang didalam Mobil Sana Guru Saya"*. Akhirnya Saya yang Bertopi Dinas KRL Divisi Jabotabek pun dipanggil dengan Memakai Rompi Hitam, Kemeja Panjang Merah Ati dan Celana Hitam, lalu Saya Atur agar di Mobil 3 Orang sedangkan yang Ikut Saya 2 Orang.
Begitu Masuk Gerbang Ternyata didalam Ada Ruangan Khusus Para Sekuriti pada Ngumpul, sambil diintrogasi lalu Saya Berkata : *"Gini saja, Satu Orang agar dihadapan Saya Tar Saya Jelaskan Ttg Dirinya Detail sbg Kelinci Percobaannya"*. Akhirnya ndak Ada yang Mau, lalu Kami Bertiga diarahkan ke Ruangan Tamu dan Duduk dikursi kemudian Pak Bupati Keluar Ternyata Ia dalam Kondisi Sakit dan Fisiknya Lemah shg Kalau Bukannya Penting-penting Amat Ia ndak Mau Ketemu Alias Sukar ditemui oleh Para Tamunya dan Cukup Ajudannya saja, Sebab Ternyata sudah 2 Mingguan Ia Terbaring Sakit dan ndak Bertugas Karena habis dirawat di RS. Siloam d.l.l. kemudian Pak Bupati Tanya-tanya Berbagai Hal kpd Saya dan Saya pun Menjawabnya spt : *"Pak Bupati ini Punya Bapak Seorang Kyai yang Namanya Kyai Nuriman, Itu Masih Keturunannya Sulthon Hasanuddin Yah"*|| "Iyah (Tambah Penasaran)"|| *"Nah tadi Saya itu Kesini Mendadak, Nawaitunya Mau ke Labuan cuman Begitu sampai di Rel Kereta Jl. Raya Serang Saya dapat Petunjuknya agar Menemui Bupati Serang, Ternyata sedang Sakit sudah 2 Mingguan dan Tadi pun Ba'da Maghrib habis Yasinan Yah disini.?"|| "Iyah Kok Bisa Tahu, Petunjuk itu dari Instink or Apa.?."|| *"Beda Kalau Instink itu disini (Nunjuk Otak) Tapi Kalau Petunjuk itu didalam Hati Nurani Ada Nur Malaikat Nah didalamnya itu Ada Mata Hati, disitulah Petunjuk itu Berada Cuman Kalau Saya Jelaskan Tar Khawatir ndak Nyambung di Pak Haji, yang Terpenting Adalah Saya Datang Tuk Membantu Pak Haji Sebab Pak Haji ini Tugasnya Mengurusi Umat Banyak"*. Lalu Anaknya yang Lelaki Bernama Eki Menyiapkan Air Teh kpd Semua yang Hadir Lalu Saya Berkata : *"Kalau Bisa Pak Haji Jangan Minum Air Teh ini Yah"*|| Ia Jawab : "Kalau Air Mineral ini, Boleh.?. (Sambil Nunjuk Aqua Gelas)"|| *"Iyah Bagus Air Mineral, Sebab Pak Haji Diabetes Kering shg Mudah Kelelahan or Mudah Capek"*. Sambil Saya Lihat diruang Tamunya Ada Photo Kopasus Ternyata Ia dahulu Komandan Kopasus Baret Merah, Kalau Saya Pasukan Baret Putih *_^, Pantas saja Banyak Penjaga dan Pengawalnya.
Singkat Cerita, di Bedah Ruhanilah Bupati ini diruangan Mushollanya sambil Banyak Sekali saat itu Hikmah Pelajarannya, sambil Ngobrol-ngobrol Ttg Sistem Pendidikan, Sistem Kesehatan dan Sistem Keuangan Bupati kemudian Jam 23:00 Wib Saya Pamitan (Lumayan Lama juga), kemudian Saya diberikan Amplop lalu Saya Tolak sambil Berkata : *"Maaf Pak Haji, ini sudah Tugas Saya, Saya ndak Nerima Shodaqoh"* lalu Saya Berjalan Cepat ke Mobil yang sedang dirondain, Ternyata diluar Gerbang sudah Ramai dgn Pasukan Brimob, sebab Adiknya Bupati Telpon Pasukan sebab Khawatir Kenapa-napa pada Bupati. Dua Sahabat MURRI Tertinggal dan Tertahan didalam Rumah Bupati sebab Bupati Merasa Tersinggung karena Amplopnya ndak Ada yang Mau Ambil. Saya Menunggu dimobil agak Lama lalu Haji Kholid Ambil Lari Menuju Saya : "Abah, Abah, Pak Bupati Marah Tersinggung"|| *"Lho Memangnya Kenapa.?"*|| "Abah dikasih Amplop Menolak lalu Ngasih ke Saya juga Saya Tolak". Akhirnya Ramai Bergulung di Gerbang Rumah sebab Bupati Ikut Keluar dijalanan kemudian Saya Kekuar Mobil Mendatangi Bupati dijalan Pertengahan antara Mobil dan Gerbang : *"Assalamu 'Alaikum Pak Haji, Ada Apa ini Ramai-ramai"*|| Ia Jawab : "Ini Saya Khan Ngasih Amplop, Kenapa ditolak, Kita harus Diskusi Dulu, Al Qurannya Apa dan Hadisnya Apa sampai ditolak Begini"|| Saya Berkata : *"Maaf Pak Haji, Saya ndak Menerima Shodaqoh Tapi hanya Menerima Hadiah"*|| "Ini juga Hadiah dari Saya (sambil Memegang Amplop Putih Besar)"|| Akhirnya Spontan Saya Ambil Amplop Tersebut lalu Saya Berkata : *"Bilang dari Tadi Hadiah, Kalau Saya Ambil Amplop ini Suatu saat Nanti Bertamu lagi diterima ndak.? (Para Brimob Ramai Berkata : "Ohh Masalah Amplop Kirain Apaan, Tadi Mah Buat Saya)"*|| Bupati Jawab : "Yaa diterima, Tapi Kalau nggak diterima Tahu juga Yah"|| Saya Jelaskan : *"Kalau Gituh Ambil Hikmahnya saja, Jarang-jarang Bupati Jam 23:30 Wib dijalanan Pakai Seragam Rening Lagi, Ini Tandanya sudah Sembuh, Ya sudah Saya Mau Meneruskan Perjalanan ke Labuan Assalamu 'Alaikum (sambil Bersalaman)"*.
Haji Kholid Saya Colek agar Cepat-cepat ke Mobil sebelum Mereka Berubah Pikiran Tar Ribet lagi Takdirnya, Begitu Perjalanan ke Labuan Ternyata Amplop yang diberikan itu Isinya Rp.1.5 Juta, Buat Makan dan Ongkos Perjalanan. Takdir ini Maknanya : *"Tidak Ada yang dapat Mencegah dan Menolaknya Bila Alloh SWT hendak Memberi"*. Kisah ini Terjadi Tahun 2015 lalu.
#Foto Kenangan Bersama Bupati Serang Tahun 2015 lalu.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar