Sabtu, 01 Februari 2025

MAKRIFAT KEUNTUNGAN DIBENCI

Moch Djamhar Abdul Karim : ==================== *MAKRIFAT* *KEUNTUNGAN DIBENCI* ==================== Assalamualaikum warahmatullahi wabarkatuh, Abah bagaimana sikap saya pabila ada keluarga yg membenci saya, sekian dan terima kasih =========== Wslm Wr Wb, Bersikapnya Yaa Biasa saja sebab dibenci Seseorang itu Bukan Suatu Keistimewaan or Keunggulan Diri yang Patut dibanggakan, maka Bersikaplah Biasa-biasa saja spt ndak Terjadi Apa-apa, Hati Kamu diluaskan lagi, Pikiran Kamu diluaskan lagi maka Otomatis Nanti Ilmu dan Kedudukan Kamu akan Bertambah dan Meningkat. Seseorang Pabila dibenci maka agar Koreksi Diri Dahulu, Apa Kira-kira Asbab Menjadi dibencinya itu dan harus Tepat Bukan dikira-kira or Sangkaan Belaka shg Nanti Malah Keliru dan Tak Sadar-sadar Diri, Pabila PosisiMu Benar maka Aman Dunia AkhiratMu. Tetapi Pabila PosisiMu Salah dan Memang Salah Beneran, maka Minta Lngsung Maaf lalu Perbaiki KesalahanMu itu dan Jangan diulangi lagi, itu Tandanya Telinga HakikatMu ndak Tuli dan Kedua Mata HakikatMu ndak Buta, karena Cepat Sadar Diri. Tapi Takala dibenci Malah Balas Membenci Kembali Itu Tandanya sedang Mabok Alias ndak Sadar Diri, Berarti Telinga Hakikatnya Tuli dan Kedua Mata Hakikatnya sedang Buta. Saya akan Beritahukan Beberapa Keuntungan dibenci Seseorang Pabila PosisiMu Adalah Benar yakni sbb : 1. Orang yang dibenci itu Tandanya Mau Naik Imannya. Salah Satu Ujian Keimanan Adalah dibenci Makhluk, Asalkan Alloh SWT ndak MembenciMu maka Aman dan Selamat. 2. Mengikuti Salah Satu Sunnah Nabi dan Sifatnya Para Wali Alloh. Dalam Siroh dan Manaqibnya Mereka dibenci Orang Banyak, Bahkan difitnah Habis-habisan sampai Matinya. 3. Belajar Ilmu Sabar. Sabar harus Terus ditingkatkan, Pabila Sabar dalam Hal Takdir yang ndak Mengenakan HatiMu spt dibenci Orang Misalkan, maka Naik 300 Derajat KesabaranMu. 4. Kamu Merasa diingatkan Tuk Sadar Diri Kembali. Pabila Kamu Hidup Terlalu ke Kanan or Terlalu ke Kiri dengan dibenci Orang Kamu bisa Eling Kembali spt diingatkan Tuk Menjaga Keseimbangan Diri dan Kehidupan. 5. Pabila Sombong maka Jadi Rendah Hati. Sifat Sombong harus ditundukan dan selalu Hadir ditiap Hati Seorang Insan, maka dibenci Seseorang or Banyak Orang Menjadikan Diri Kita Tuk lebih Berhati-hati lagi dalam Berkata, Bersikap, Bertindak Maupun Bergaul dan Semakin Lama akan Tumbuh Rendah Hati. 6. Belajar Tuk Memaafkan Sekalipun Pahit dirasakan. Sedikit Demi Sedikit Diri akan Mulai Memahami akan Arti dan Makna Hidup maka Seiring dengan itu Sifat Menerima dan Memaafkan akan lebih Dominan daripada Sifat Merasa Tak Bersalah or Tak Punya Salah pada Siapapun. 7. Mengukur Kualitas Diri dengan ndak Membalas Benci juga. Hati yang Selamat (Qolbun Salim) Tandanya Apapun yang Menimpa Dirinya Merupakan Takdir yang harus diimani dan disikapi dengan Bijaksana dan Legowo Tanpa Ada Rasa Dendam Sedikit pun. 8. Menjadi lebih Menghargai pada Orang yang Sayang Kamu. Biasanya Suka Acuh Tak Acuh pada Orang yang Sayang padaMu dan lebih Perhatian pada Orang yang MembenciMu Padahal Ia Sangat Jauh dari Tempat TinggalMu, itulah Kelengahan Diri maka Lambat Laun akan Menyadari Betapa Banyak Orang yang Sayang padaMu daripada Orang yang Benci Kamu. 9. Termotivasi Tuk Sukses dibanyak Hal. Biasanya Kepahitan Hidup Menjadi Motivasi dan Penyemangat Bangkit yang tadinya Tidur Sejak Lama, Biasanya diuji Kepahitan Lulus Tetapi Begitu diuji dengan Kesenangan Banyak yang Gagal. 10. Dari Semua Keuntungan dan Manfaat dibenci spt diatas, Ada yang ndak Kalah Penting dan Menarik yaitu Pabila Kamu dibenci oleh Seseorang lalu Kamu sedang Punya Uang maka Orang yang Benci Kamu itu ndak Bakalan Berani Pinjam Uang kepadaMu, Apalagi sampai Minta Uang karena Berpapasan saja ndak Mau. Maka, *"Orang yang Berani Pinjam Uang, Apalagi sampai Berani Minta Uang kepadaMu, itu Biasanya Orang-orang yang Akrab denganMu Bahkan Sangat Dekat denganMu, Betuz, dan Mustahilun Benci Kamu lalu Ia Berani Pinjam or Minta Uang"*. _____________ TAMBAHAN : Adapun Orang yang dicintai dan dibenci Rosululloh S.A.W. Berdasarkan Sabdanya sbb : *"Sesungguhnya, yang Paling Aku Cintai diantara Kalian dan Paling Dekat Tempat Duduknya denganKu pada Hari Kiamat Adalah Orang yang Paling baik Akhlaknya. Dan, Sungguh yang Paling Aku Benci diantara Kalian dan Paling Jauh Duduknya denganKu pada Hari Kiamat Adalah At Tsatsaruun, Al Mutasyaddiquun serta Al Mutafaihiquun"*.|| Lalu Para Sahabat Bertanya : "Ya Rasulalloh, Kami Mengerti At Tsartsaruun dan Al Mutasyaddiquun, Tapi Siapakah Al Mutafaihiquun itu?"|| Beliau S.A.W. Menjawab : *"dialah Al Mutakabbiruun"*. Tiga Golongan dibenci Nabi S.A.W. Adalah sbb : *1). At Tsatsaruun* = Orang yang Pembual dan Pendusta, Orang yang Banyak Bicara dan Banyak Laga-lagunya, Orang yang Pandai Bersilat Lidah dan Berkelit Lidah, Orang yang suka Beralasan yang Mengandung Kedustaan dan Kebohongan, Orang yang Suka Menipu Daya dan Berkata-kata Manis Tuk Menipu Daya, Orang yang Berbicara Seenaknya saja Kurang Menjaga Adab serta Suka Menyela Pembicaraan, Banyak Bicara Sedikit Beramalnya, Orang yang Banyak Kata Tapi Tak Bermakna. Maka itu Katakanlah yang Baik-baik saja or Diam lebih Selamat. *2). Al Mutasyaddiquun* = Orang yang suka Berbicara Berlebihan kepada Orang lain, Orang yang Berlagak Fasih dengan Tata Bahasa yang Menakjubkan, Bila Berbicara Bumbunya Berlebihan hingga Tak sesuai Kenyaataan Dirinya, Orang yang Lihai dalam Bertutur Kata Tetapi hanya ingin Mendapatkan Pujian Semata, Bahasanya Indah Tetapi Berbisa lagi Menghinakan, Susah Melihat Orang Senang dan Senang Melihat Orang lain dalam Kesusahan. *3). Al Mutafaihiquun* = Orang yang Suka Membesar-besarkan Dirinya seperti Para Orang yang Alloh SWT Murkai dari Jaman ke Jamannya, Orang yang Menolak Kebenaran seperti Fira'un, Orang yang Sombong karena Duniawinya seperti Qorun, Orang yang Sombong karena Jabatan dan Gelarnya seperti Namruz, Orang yang Sombong karena Ilmunya seperti Barshushoh, Orang yang Sombong karena Ibadahnya seperti Malaikat yang Interupsi pada Alloh SWT saat diciftakan Kholifah Fil Ardh, Orang yang Sombong karena Nasab Keturunannya seperti Azazil Bapak Moyangnya Jin. Maka Kemaksiatan yang Menimbulkan Rasa Hina dan Penyesalan itu lebih baik daripada Ketaatan yang Melahirkan Bangga dan Kesombongan, Tetaplah Rendah hati, karena Keangkuhan Adalah Awal dari Semua Keterpurukan, juga Jangan Sekali-kali Sombong didepan Orang yang Tawadhu nanti Kamu akan dipermalukan, juga Jangan Rendah Hati didepan Orang yang Sombong nanti Kamu akan dihinakan, Proporsional saja. *"Benci or ndak dibenci dengan Siapapun Asalkan Jangan dibenci Alloh SWT dan Rosul-NYA, maka Bersikaplah Sama Azzah, Biasa saja, Datar-datar saja, Ra ono Opo-opo, Keep Calm Azzah, maka Rebez dah, Ploong dah, Okray *_^"*.

Tidak ada komentar: