Jumat, 07 Februari 2025
MAKRIFAT KITAN BULAN SYA'BAN SERI KE 2
Moch Djamhar Abdul Karim :
===================
*MAKRIFAT*
*KITAB BULAN SYA'BAN*
===================
Seri Kedua
LANJUTANNYA...
Sahabat MURRI dimanapun Berada,
6. Setelah Kita Membahas Puasa dibulan Sya'ban Bisa Memakai Niat :
*"Nawaitu Showma Ghodin Fis Syahri Sya'bana Sunnatan Lillahi Ta'alaa, Niat Saya Puasa Esok Hari dibulan Sya'ban Sunnah karena Alloh Ta'laa"*.
7. Nabi S.A.W. Menekankan agar Bulan Sya'ban Istiqomah Qiyamul Lail (Sholat Malam), Terlebih lagi Sholat Nishful Lail (Pertengahan Malam), Lebih Utama Tidur Dahulu Tapi Bila ndak Bisa Tidur maka Boleh Langsung Qiyamul Lail.
8. Dalam Kitab Sunan Imam Ibnu Majah Jilid 1 Hal. 421 dan Kitab Sunan Al Kubro Imam Al Baihaqi Bab Su'abul Iman Jilid 3 Hal. 378, Riwayat dari Sayyidina Ali bin Abi Tholib R.A., Ia Berkata bahwa Nabi S.A.W. Bersabda :
إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ مِنْ شَعْبَانَ فَقُوْمُوْا لَيْلَهَا وَصُوْمُوْا نَهَارَهَا فَإِنَّ اللهَ يَنْزِلُ فِيْهَا لِغُرُوْبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا فَيَقُوْلُ أَلاَ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ لِيْ فَأَغْفِرَ لَهُ أَلاَ مُسْتَرْزِقٌ فَأَرْزُقَهُ أَلاَ مُبْتَلًى فَأُعَافِيَهُ أَلاَ كَذَا أَلاَ كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ
*“Pabila Datang Malam dibulan Sya’ban (Lakukan dari Awal sampai Akhir Bulan), maka Lakukanlah Qiyamul Lail (Sholat Malam), dan Berpuasalah di Siang Harinya, karena Alloh SWT Turun (Menurunkan Berkah dan Rohmah) ke Langit Dunia (Langit Pertama) saat itu pada Waktu Matahari Tenggelam (Malam diawal Bulan Sya'ban), lalu Alloh SWT Berkata : "Adakah Orang yang Meminta Ampunan kepadaKU maka AKU akan Ampuni dia, Adakah Orang yang Meminta Rezeki kepadaKU maka AKU akan Memberikan Rezeki kepadanya, Adakah Orang yang diuji maka AKU akan Selamatkan dia. Adakah Demikian dan Demikian?", sampai Terbit Fajar"*.
9. Dalam Kitab Sunan Al Kubro Imam Al Baihaqi, Riwayat dari Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq R.A. bahwa Nabi S.A.W. Bersabda :
ينزل الله إلى السماء الدنيا *ليلة النصف من شعبان* فيغفر لكل شيء، إلا لرجل مشرك أو رجل في قلبه شحناء
*“(Rahmat) Alloh SWT Turun ke Bumi pada Malam Pertengahan dibulan Sya’ban, DIA akan Mengampuni Segala Sesuatu Terkecuali Bagi Orang yang Melakukan Dosa Syirik (Musyrik) dan Orang yang didalam Hatinya Tersimpan Kebencian (Kemunafikan)"*.
10. Pepeling : Banyak Umat yang Keliru Kefahamannya dengan Menyebut *"NISHFU SYA'BAN"* sehingga diartikan Menjadi *"Pertengahan Bulan Sya'ban"*, Padahal di Hadits-hadits dan Kitab Para Ulama Tertulis Arabicnya : *"Lailatan Nishfi Min Syabana"* sehingga Memiliki Arti : *"Pertengahan Malam dibulan Sya'ban"* Artinya dari Tanggal 1 sampai Akhir Bulan Syaban Alloh SWT Turunkan Malam yang diberkahi Tersebut disalah Satu Malamnya, dan Ini Termasuk Malam Rahasia sama seperti Malam Al Qodar saja.
11. Maka itu karena Penyebutannya Keliru yaitu : *NISHFU SYA'BAN* sehingga Kefahamannya Adalah Alloh SWT Turunkan Malam yang diberkahi itu dipertengahan Bulan Sya'ban maka Berbondong-bondong Tuk Membaca Yasinan dan Do'a, Bagusnya dikerjakan Setiap Malam selama Bulan Sya'ban maka Insya Alloh akan Menjumpai Malam yang diberkahi itu, Pabila dilaksanakan pun Kegiatan Yasinan Tengah Bulan Tersebut maka Jangan Meyakini bahwa dimalam Pertengahan pada Bulan Sya'ban itu Alloh SWT Turunkannya Malam yang diberkahi Tersebut sehingga Nantinya Terjadi Kesalah Fahaman secara Turun Temurun, maka Sudahi dari Diri Kita saat ini.
#Bersambung Seri KETIGA
MAKRIFAT KEISTIMEWAAN SYA'BAN
Moch Djamhar Abdul Karim :
=====================
*MAKRIFAT*
*KEISTIMEWAAN SYA'BAN*
=====================
Terdapat Beberapa Peristiwa Penting yang Berdampak pada Kehidupan Umat Islam yang Terjadi dibulan Sya'ban, yaitu sbb :
*1. Peralihan Kiblat* : yaitu dari Masjidil Aqsha Palestina ke Masjidil Haram Mekah Terjadi pada Bulan Sya’ban.
Menurut Imam Al Qurthubi ketika Menafsirkan Surat Al Baqoroh Ayat 144 dalam Kitab Al Jaami’ Li-Ahkaamil Qur’ani, Beliau Mengutip dari Pendapat Imam Abu Hatim Al Basti yang Mengatakan bahwa : *"Alloh SWT Memerintahkan Nabi Muhammad S.A.W. Tuk Mengalihkan Kiblat pada Malam Selasa Bulan Sya’ban yang Bertepatan dengan Malam Peretengahan dibulan Sya’ban"*.
Peralihan Kiblat ini Merupakan suatu hal yang Sangat ditunggu-tunggu oleh Nabi Muhammad S.A.W., Bahkan diceritakan bahwa Nabi Muhammad S.A.W. Suka Berdiri Menghadap Langit setiap Harinya Menunggu Wahyu yang Turun Perihal Peralihan Kiblat itu, seperti Surat dalam Al Baqoroh Ayat 144 :
قَدْ نَرَى تَقَلُّبَ وَجْهِكَ فِي السَّمَاءِ فَلَنُوَلِّيَنَّكَ قِبْلَةً تَرْضَاهَا فَوَلِّ وَجْهَكَ شَطْرَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ.
*"Sungguh Kami Melihat WajahMu Kerap Menengadah ke Langit, maka Sungguh Kami akan MemalingkanMu ke Kiblat yang Kamu Sukai. Palingkanlah WajahMu ke arah Masjidil Haram"*.
*2. Penyerahan Amal Setahun*.
Dalam Kitab Sunan Imam An Nasa’i, Riwayat dari Sahabat Usamah bin Zaid R.A., Ia Berkata : "Wahai Nabi, Aku ndak Melihat Engkau Berpuasa dibulan-bulan lain Sebagaimana Engkau Berpuasa dibulan Sya’ban (lebih Banyak Puasanya)?", Rosululloh S.A.W. Menjawab : *"Banyak Manusia yang Lalai di Bulan Sya’ban, Padahal di Bulan itu Semua Amal diserahkan kepada Alloh SWT. Dan Aku lebih Suka ketika AmalKu diserahkan kepada Alloh SWT bahwa Aku dalam Keadaan Puasa"*.
Penyerahan Amal Setiap Minggu Sekali yaitu Tiap Hari Kamis, sedangkan Tiap Tahun Sekali Tiap Pertengahan Malam pada Bulan Sya'ban. Ada juga Pendapat bahwa Amal yang diserahkan Langsung Tanpa Menunggu-nunggu lagi, yaitu Catatan Sholat Lima Waktu, Semoga Kita dan Anak Keturunan Kita Termasuk Hamba Alloh yang Ahli Sholat dan diterima serta diridhoi Alloh SWT Amaliyyah Sholatnya, Aamiin.
*3. Penurunan Ayat Tentang Sholawat*.
Pada Bulan Sya’ban juga diturunkan Ayat Perintah Tuk Bershalawat kepada Nabi Muhammad S.A.W., yaitu : QS. Al Ahzab Ayat 56.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
*"Sungguh Alloh SWT dan Para Malaikat-NYA Bershalawat Tuk Nabi S.A.W. Hai Orang-orang yang Beriman Bersholawatlah Kalian Tuk Nabi S.A.W. dan Ucapkanlah Salam Penghormatan Kepadanya"*.
Imam Ibnu Hajar Al Asqalani Mengatakan bahwa Ayat ini Turun pada Bulan Sya’ban Tahun ke-2 Hijriyah. Dalam Kitab Shohih Imam Al Bukhori dari Abu Aliyah R.A. Berkata :
صلاة الله عليه ثناؤه عليه عند الملائكة. وصلاة الملائكة الدعاء. وقال ابن عباس يصلون يبركون.
*"Sholawat Alloh SWT kepada Nabi S.A.W. Adalah Pujian Terhadap Beliau dihadapan Para Malaikat-NYA, sedangkan Sholawat Malaikat atas Nabi Adalah Do’a Tuk Beliau"*.
Sahabat Ibnu ‘Abbas R.A. Berkata : *"Malaikat Bersholawat kepadanya Maknanya Adalah Mereka Memohonkan Berkah Tuk Beliau"*.
Imam Sufyan Ats Tsauri dan Para Ulama Lainnya Berpendapat bahwa :
صلاة الرب الرحمة، وصلاة الملائكة الاستغفار.
*"Sholawat Robb atas Beliau Adalah Rohmat bagi Beliau, sedangkan Sholawat Para Malaikat atas Beliau Adalah Permohonan Ampun (Maghfiroh) Tuk Beliau”.
Dalam Kitab Tafsir Imam Ibnu Katsir Jilid 3 Hal. 576, Imam Ibnu Katsir Berkata : *"Jika ditafsirkan dengan Pujian terhadap Beliau dihadapan Para Malaikat-NYA or Rohmat maka Kedua hal ini ndaklah Saling Bertentangan antara Satu dengan yang Lainnya"*.
Sedangkan dalam Kitab Tafsir Ibnu Katsir Jilid 3 Hal. 590, Imam Al Qodhi ‘Iyaadh Berpendapat bahwa : *“Mereka Berdo’a agar Alloh SWT Memberikan Beliau Rohmat dan Melipat Gandakan Pahalanya"*.
__________
Dari Beberapa Pendapat diatas dapat Kita Simpulkan sbb :
1. Makna Lafadz *"Shollallohu 'Alaihi Wa Sallam"* Adalah Merupakan Pujian bagi Beliau dihadapan Para Malaikat yang Terdekat dengan-NYA yaitu Malaikat Al Muqorrobiin.
2. Bila Sholawat Alloh SWT atas Nabi S.A.W. ditafsirkan sbg Do'a Rohmat kepada Beliau, ini Bisa Jadi Merupakan Pendapat yang Lemah, Karena Rohmat Boleh dimintakan Tuk Setiap Orang Misalkan Ada yang Masih Hidup or yang sudah Wafat Boleh dikatakan : *"Rohimahullah, Semoga Alloh SWT Merohmatinya"*.
3. Tetapi Semua Ulama Bersepakat bahwa Tak Boleh pada Semua Orang diucapkan : *"Shollallahu ‘Alaihi Wa Sallam"*. Maka Berarti ini Menunjukan bahwa Sholawat ndaklah Bisa disamakan dengan Permohonan Do’a agar diberi Rohmat.
4. Dalam QS. Al Baqoroh ayat 157, Alloh SWT Berfirman :
أُولَئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ.
*"Mereka itulah yang Mendapat Sholawat dan Rohmat dari Robb Mereka"*.
Maka Pada Ayat ini Terdapat 'Athof Hurup Wau, sedangkan Hurup 'Athof Menunjukkan Adanya Perbedaan, oleh sebab itu Sholawat Bermakna Lebih Khusus dari pada Permohonan agar diberikan Rohmat Alloh SWT.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT KITAB BULAN SYA'BAN SERI KE 1
Abah Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*KITAB BULAN SYA'BAN*
====================
Seri Ke-1
Ada Beberapa Hal yang Berkaitan dengan Bulan Sya'ban ini Adalah sbb :
1. Nabi S.A.W. Paling Banyak Berpuasa setelah Romadhon Adalah Bulan Sya'ban, Ini dilakukan Tuk Menyambut Bulan Suci Romadhon juga karena Bulan Sya'ban Adalah Bulannya Nabi.
2. Dalam Kitab Salah Satu Syarah Fathul Mu'in yaitu Kitab Nihayatuz Zain Karya Syekh Nawawi Al Bantani dijelaskan Ttg Macam-macam Puasa Sunnah, Adapun Puasa Sunnah ke-12 Adalah :
الثاني عشر صوم شعبان لحبه صلى الله عليه وسلم صيامه فمن صامه نال شفاعته صلى الله عليه وسلم يوم القيامة
*“Puasa Sunah yang Kedua Belas Adalah Puasa Sya’ban. Sebab Nabi Muhammad S.A.W. Sangat suka Berpuasa pada Bulan Tersebut maka Siapa saja yang Berpuasa dibulan Sya’ban, maka Ia Kelak akan Memperoleh Sya’faat dihari Kiamat”*.
3. Dalam Kitab Shohih Imam Al Bukhori dan Imam Muslim, Riwayat dari Ummul Mukminiin Sayyidah A'isyah R.A., Ia Berkata :
لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ
*"Belum Pernah Nabi S.A.W. Berpuasa Satu Bulan yang Lebih Banyak daripada Puasa Bulan Sya’ban. Terkadang Hampir Beliau Berpuasa Sya’ban Sebulan Penuh"*.
4.Dalam Kitab Sunan Imam An Nasaa-i dan Kitab Musnad Imam Ahmad, Riwayat dari Sahabat Usamah bin Zaid R.A., Ia Bertanya : “Ya Rosulalloh, Saya Belum Pernah Melihat Anda Berpuasa dalam Satu Bulan sebagaimana Anda Berpuasa dibulan Sya’ban", lalu Nabi S.A.W. Bersabda :
ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
*“Ini Adalah Bulan yang Sering dilalaikan Banyak Orang, Bulan antara Rojab (Bulan Alloh SWT) dan Romadhon (Bulan Umat). Ini Adalah Bulan dimana Amal-amal diangkat Menuju Robb Semesta Alam (Laporan Tahunan). Dan Saya ingin Ketika Amal Saya diangkat, Saya dalam Keadaan Berpuasa"*.
5.Dalam Kitab Sunan Imam An Nasaa-i, Riwayat dari Ummul Mukminiin Sayyidah Ummu Salamah R.A., Ia Berkata :
أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنَ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلَّا شَعْبَانَ، وَيَصِلُ بِهِ رَمَضَانَ
*“Bahwasanya Nabi S.A.W. Belum Pernah Puasa Satu Bulan Penuh selain Sya’ban, kemudian Beliau Sambung dengan Puasa Romadhon"*.
#BERSAMBUNG…
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT
Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT MENUNDUKAN PANDANGAN
Moch Djamhar Abdul Karim :
=========================
*MAKRIFAT*
*MENUNDUKAN PANDANGAN*
=========================
1. Assalamualaykum Wr, Wb Abah. Saya ingin menanyakan perihal Sholawat Spt : *Allahumasholiala sayidina Muhamammad waala ali sayidina Muhammad. *Allahumasholiala sayidina Muhammad Abdika warosulika nabiyil ummiyi waala alihi wasohbihi wasalimu taslima. *Allahumasholi ala sayidina Muhammad waala alihi wasohbihi wasalim. Contoh dr 3 sholawat di atas apakah ada perbedaan manfaat yg insya Allah kita peroleh?.
Ke 2 saya mau menanyakan perihal maksiat pandangan Abah. Di zaman sekarang ini baik dijalan, ditempat kerja, tempat umum kadang tidak sengaja memandang (mohon maaf) lekuk tubuh wanita yg tiap beberapa menit kadang detik tak terhindarkan, bagaimana cara menyikapi hal tsb Abah, Sementara pribadi saya kadang inget (istihgfar), tetapi kadang terbawa memory otak/ (ke save).
==========
Wslm Wr Wb,
1. Sholawat Ummat Buat Berkah Hidup, Ada juga yg Menyebutnya Sholawat Fulus Pabila dibaca Sekali Dudukan Istiqomah Minimal 1001x or Standarnya Sekali Dudukan 10014x.
2. Sholawat Ummiyyi Buat Taubat dan diampuni Dosa-dosa Khususnya Dosa Kecil, dibaca 80x setiap Ba'da Ashar Hari Jum'at setelah Salam dan Sebelum Mengucapkan Apa-apa dan juga Sebelum Merubah Tempat Duduk Tawwaruknya.
3. Sholawat dan Salam Buat Pahala karea Ada Sholawatnya juga ada Salamnya dibaca Seikhlasnya dan Semampunya.
"Itu Ringkasannya, Namun Ada Kesamaannya yaitu Memakai Lafadz "Allohumma" Pabila Sholawat diawwali *"Allohumma"* maka itu Berarti Doa Dalilnya : *"Yaa Ayyuhal Ladziina Aamanuu Sholluu.."*, Pabila Sholawat diawwali *"Shollallohu"* maka itu Berarti Tauhid Dalilnya : *"Innalloha Wa Malaaikatahu Yusholluna 'Alan Nabiy"* Namun Banyak Umat Islam yg Bersholawat dan Mengadakan Maulid Tetapi dihatinya Belum-belum juga Mendapatkan Curahan Mahabbah kpd Nabi S.A.W. sebab Tandanya Adalah Akhlak dan Ibadahnya Belum Meningkat baik Kuantitas maupun Kualitasnya. Maka itu didalam Thoriqoh Rosululloh S.A.W. pada Dzikir Poin Kedua setelah Istighfar Memakai Lafadz Panggilan yaitu : *"Yaa Rosulalloh Ya Habiballoh"*, Tujuannya Adalah Mau Cinta kek Mau Kagak kek Pokoknya Memanggil-manggil Beliau dgn Tulus Ikhlas Baik didunia, dibarzakh maupun diakhirat Kelak sudah Terbiasa shg Pasti Lambat Laun Beliau akan Mendatangi dan Mengunjungi Siapapun Umatnya yg Memanggilnya dgn Panggilan Kehormatan Tersebut dan Yakinlah Pabila Beliau Hadir Mengunjungi maka DiriMu akan Beruntung dan Kecipratan Nur Mahabbah Nabi Muhammad S.A.W.
*Mengenai Ghudul Bashor* :
"Itu Pilihan, didalam Kitab An Najm Al Wahhaj oleh Syekh Ad Damiri yang Wafatnya Tahun 808 H Menyinggung Ttg Wanita Bercadar, Menutup Wajahnya antara Wajib dan ndaknya memang Khilafiyyah, Ada Perbedaan Wajib Pabila Fitnah Merajalela dan Ada Pendapat Sunnah Pabila ndak Ada Fitnahnya. Tetapi Ada Kesepakatannya didalamnya shg Walaupun dihukumi Sunnah Menutup Wajah dan Wajah Bukanlah Aurot, akan Tetapi Laki-laki Tetap harus Menundukkan Pandangannya (Ghudul Bashor) dan Hal ini ndak Ada Khilaf disini. Mengenai Memakai Cadar or ndak itu Soal Pilihan, harus dihargai, Baik dan Bagusnya Ttg Wanita yg Memakainya Hal itu Tuk membantu Laki-laki didalam Menjaga Pandangannya sebab Termasuk dalam Mahasin yakni Bermaksud Tujuan yg Mulia, dalam Syari'at dibuat Tuk Berpaling dari Poin-poin yang dapat Menjurus kepada Tuhmah yaitu Terjadinya Pelecehan sebab ndak Bisa Menjaga Pandangannya".
"Memang Memakai Cadar itu Pilihan, ndak Memakai nya juga ndak Mengapa dan ndak Ada Paksaan, Tetapi ketika Wanita ndak Bercadar maka Laki laki harus Siap Bisa Menundukan Pandangannya, Menjaga Kehormatan Saudarinya. Karena setiap Wanita Adalah Ibu, Anak Gadis dan Saudari bagi Orang Lain (Ajnabi), sedangkan Kita Ndak ingin Hal-hal yg Demikian Terjadi pada Ibu, Anak Gadis dan Saudari Kita. Maka bagi Lelaki ndak ada Pilihan, selain Menundukan Pandangannya. Demikian juga Imam An Nawawi Damasqus Menguatkan Pendapat bahwa : *"Wanita bdak Boleh Memandang Laki-laki sebagaimana Sebaliknya"*. Soal Lihat, Melihat dan dilihat ini Adalah Soal pilihan Kita. Memakai Cadar juga Soal Pilihan, jadi Jangan Ada Paksaan Baik Melarang Maupun Paksaan Memakainya. Tetapi harus Ada Rasa Bertanggung jawab Menjaga Kehormatan, dan Tetap harus Menundukkan Pandangannya. Maka itu Tuk Wanita Jangan Kebanyakan Selfie-selfie Apalagi Uploud Foto Tuk Menjaga Kehormatan Dirinya, Bukan Berbangga-bangga dgn Keawaman Dirinya. Maka itu di Tarim Hadrmaut pun Sangat Sulit Menemukan Wanita yg Berselfie, Termasuk di Mbah Google sebab Mereka Umumnya diajarkan dan dicontohkan Akhlak Islami dari Sejak Kecilnya oleh Orang Tua Mereka Masing-masing".
"Nah Kalau Kalian Berbicara dgn Saya Bisa Kalian Perhatikan dgn Seksama, Adapun Saya Biasanya Kalau Melihat Wanita itu Perdetik or Sekilas-sekilas, dan Bukan kpd Wanita saja Tetapi kepada Lelaki juga sama dan Bukan kpd Lelaki saja Tetapi Melihat Duniawi juga sama sebab Lebih dari 3 Detik Sangat Rentan Tuk Masuk Wilayah Sirr (Greteg or Kesemsem), Nah Sirr inilah didalam Dunia Spiritual ndak diperbolehkan Bahkan diharamkan, sebab sudah Sirr keduniawi selain Alloh SWT, Misalkan Kalau dalam Benak Lamunan : *"Ya Alloh Kapan Yah Saya Punya Mobil (Kendaraan, Rumah, ini dan itu) spt itu Yah (sambil Melihat)"*. Ini Masuk Wilayah Sirr, Termasuk kpd Lawan Jenis juga Jangan spt itu. Nah Itulah yg akan Menjadi Khoyali Nantinya, Mengganggu Kekhusuan Ibadah dan Dzikirnya Kelak, Makanya Kalau Kalian Berbicara kpd Saya Bisa Kalian Perhatikan Betul-betul dgn Seksama, Biasanya Saya itu Memaknai Ilmu Menundukan Pandangan Bukan kpd Wanita saja Tetapi kpd Duniawi sebab Wanita itu Simbol Gambaran Sesuatu yg Indah Pabila dipandang spt Kalau diakhirat itu Sorga, Pahala, Balasan, Kahiat, Fadhilah maka Butakanlah Penglihatan Kalian dari Itu Senua Tetapi Pandanglah Alloh SWT disemua Makhlak-makhluk CiftaanNYA itu. Saya Contohkan dalam Kasus Keracunan Kopi Mirna, Kalian Masih Ingat Kasus itu, Ketika itu Ada Rekaman CCTVnya dan dalam Satu Menit Pabila Videonya HD itu Bisa 60-70 Slade Foto Pabila dijadikan Foto, itu dalam Satu Menit. Lalu Bagaimana dgn Kalian Memandang, Melihat yg Lebih dari Satu Menitan itu, Apalagi Melihatnya Memakai Sirr (Kesemsem) shg Umumnya Otak Umat itu Bersemayam Kegelapan, Keraguan, Waswas, Khoyali, Bayang-bayang dan Gambar-gambar Duniawi shg Rusaklah Otak Bathinnya sebab Lebih Banyak Eling kpd Makhluk yang Maha Kotor daripada Elingnya kpd Alloh SWT Yang Maha Suci. Itulah Mengapa dalam Al Quran Perintah Dzikir Sangatlah Banyak Ayat-ayatnya hampir Sepertiga Al Quran. Juga Alloh SWT Berpesan di QS. An Nuur Ayat 31 :
قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
*”Katakanlah kepada Orang-orang Mukmin "Hendaklah Mereka Menundukan Pandangannya dan Memelihara Kemaluannya", sebab yang Demikian itu Adalah lebih Suci bagi Mereka. Sesungguhnya Alloh SWT Maha Mengetahui Apa yang Mereka Perbuat"*. Imam Ibnu Katsir Mengatakan :
هذا أمر من الله تعالى لعباده المؤمنين أن يغضوا من أبصارهم عما حرم عليهم، فلا ينظروا إلا إلى ما أباح لهم النظر إليه ، وأن يغضوا أبصارهم عن المحارم
*“Ini Adalah Perintah dari Alloh SWT kepada Hamba-hambaNYA yg Memiliki Iman Tuk Menjaga Pandangannya dari Hal-hal yang diharamkan atas Mereka. Maka Janganlah Memandang Terkecuali Memandang kepada Hal-hal yg masih diperbolehkan Tuk dipandang. Dan Tahanlah PandanganMu dari Hal-hal yang diharamkan"*. Maka itu, Jika Seseorang Mengumbar Pandangan Matanya, maka dia telah Mengumbar Syahwat Hati dan Pikirannya shg didalam Hadits Riwayat Imam Bukhari No. 6243 dan Imam Muslim No. 2657, Rosululloh S.A.aw. Bersabda :
كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَا، مُدْرِكٌ ذَلِكَ لَا مَحَالَةَ، فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ، وَالْأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الِاسْتِمَاعُ، وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلَامُ، وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ، وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا، وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى، وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
*”Sesungguhnya Alloh SWT telah Menetapkan atas diri Anak Keturunan Adam Bagiannya dari Zina. DIA Mengetahui yang demikian Tanpa dipungkiri. Mata bisa Berzina, dan Zinanya Adalah Pandangan (yang diharamkan). Zina Kedua Telinga Adalah Mendengar (yang diharamkan). Lidah (lisan) bisa Berzina, dan Zinanya Adalah Perkataan (yang diharamkan). Tangan bisa Berzina dan zinanya adalah Memegang (yang diharamkan). Kaki bisa Berzina dan Zinanya Adalah Ayunan Langkah (ke Tempat yang Haram). Hati itu bisa Berkeinginan dan Berangan-angan. Sedangkan Kemaluan Membenarkan yang demikian itu or Mendustakannya"*, disinilah Pentingnya Iman sbg Rem dan disinilah Letaknya Ujian Iman dan Kita akan Mengetahuinya juga Kualitas Iman Masing-masing shg Ada Doa Rintihan didalam Iman : *"Ya Alloh, Bagaimana Mata ini Mampu MemandangMU Kelak diakhirat dan Bagaimana Mata ini Bisa Melihat Rosululloh S.A.W. dalam Setiap Mahabbahnya, Pabila Mata ini diselimuti oleh Syahwat dan Dosa-dosa Setiap saatnya"*. Maka itu Orang yg Rajin Dzikirnya namun disertai ndak Menjaga Pandanganya maka Rusaknya lebih Parah sebab Rasanya Lebih Peka Ketimbang Orang yg Jarang Dzikirnya shg Alam Khoyalinya Lebih Pekat dan Seakan-akan Nyata Padahal Ilusi saja".
#Kalau Ngaji agar difahami Dahulu Benar-benar dgn diulang-ulang agar selalu Ingat dan Menempel dihati supaya Sami'naa Wa Atho'naa pada Kebenaran Hidayah Alloh SWT Lebih Mudah.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT MAHABBATUR ROSUL
Moch Djamhar Abdul Karim:
===================
*MAKRIFAT*
*MAHABBATUR ROSUL*
===================
*Edisi Bulan Sya'ban*
*Bulannya Nabi S.A.W.*
"Segala Pujian Adalah MilikMU Ya AlloH (dgn Menunjuk Jari Telunjuk Kanan Keatas), Wahai yg Memberi Keselamatan, Wahai yg Membentuk segala Rupa, Wahai yg Menjadi Tempat Bergantungnya Semua Makhluk, DIA lah yg Telah Memuji DiriNYA Sendiri sebelum yg Lain MemujiNYA, DIA lah yg Menyanjung DiriNYA Sendiri sebelum yg Lain MenyanjungNYA. Segala Pujian adalah MilikMu Ya Alloh yg Telah Menurunkan Al Qur-an dan As SunnahNYA yg Maha Sempurna, yg telah Menurunkan Nikmat Iman wal Islam & Segala Nikmat-nikmat yg Lainnya".
"Wahai Orang-orang yg Lalai, HidupMu Banyak Menghabiskan Umur saja spt Orang yg sedang Bingung yg selalu Bergelimang Dosa dan Dunia *"Hatta Zurtumul Maqoobir, Sampai Kamu Tenggelam ke Liang Qubur"* Barulah Berhenti, Pada Bulan Sya'ban ini Kembalilah Kpd Alloh Ta’ala dan Ketuklah Pintu-pintu HidayahNYA yang Mulia itu, Apalagi Mumpung Pada Bulan yg Penuh RahmatNYA ini".
"Saat ini akan Ku Ceritakan Kpd Kalian yakni Sebuah Kisah yang akan Melembutkan Hati Kalian yg Masih Keras, lalu Berkaca-kacalah Kedua MataMu kemudian Berlinanglah Air MataMu karena Mengingat Beliau S.A.W. Inilah Kisah Cinta yg Tulus itu, Cinta yg ditulis dgn Air Mata dan Darah Perjuangan dan Pengorbanan. Ketika itu Dunia dikagetkan dgn Kehadiran Sebuah Cahaya yg Saangat Terang yg Keluar dari Padang Pasir. Dari Mana Datangnnya Cahaya itu, yakni : Berasal dari Cahaya Muhammad bin Abdillah S.A.W.".
Anas bin Malik RA Berkata : *“Takala Nabi S.A.W. datang ke Madinah maka Seluruh Penjuru Kota Tampaklah Terang”*, Tidaklah Nabi S.A.W. datang ke Dunia ini Terkecuali Tuk Menebarkan Kebaikan karena Alloh SWT Berfirman : *“Wa Maa ArsalnaaKa Illaa Rohmatan Lill ‘Aalamiin, Tidaklah KU MengutusMu Terkecuali Tuk Rahmat Seluruh Alam”.* Nabi S.A.W. telah disucikan HATI dan AQALNYA oleh Alloh SWT maka itu DIA Berkalam : *”SahabatMu itu Tidaklah Sesat & juga Tidak Keliru”,* PANDANGANNYA pun telah disucikan Alloh SWT maka itu DIA Berkalam : *“Ia Tidaklah Melenceng Pandangannya dan juga ndak Melampaui Batas”*, LISANNYA pun telah disucikan maka itu DIA Berkalam : *“Ia Tidaklah Berbicara atas Dasar Hawa Nafsunya”*, HATINYA pun telah disucikan maka itu DIA Berkalam : *“Hatinya Tidaklah Mendustakan Apa yg dilihatnya”* dan Alloh SWT pun telah Mensucikan Segala Hal Ihwalnya shg DIA Berfirman : *“Wa Innaka La’alaa Khuluqin ‘Azhiim, Sungguh Kamu Memiliki Akhlak yg Agung”*.
Oleh krn itu,
"Tidaklah ada Seorang pun yg Mengetahui Hal Ihwal Nabi S.A.W. kecuali Hanya Alloh SWT yg Maha Mengetahui. Maka itu, Alloh SWT ndaklah Pernah Menyebut Beliau S.A.W. dgn Panggilan Namanya, hal ini Menunjukan Penghormatan kpd Beliau S.A.W., Alloh SWT Berfirman Kpd selain Nabi S.A.W. semuanya dgn Panggilan Namanya spt : *“Wahai Adam, Tinggal lah Kamu dan IsteriMu di Surga”*, Ada lagi *“Wahai Nuh, Turunlah (dari Perahu itu) dgn Selamat Sejahtera”*, Ada lagi *“Wahai Ibrohim, Kamu telah Membenarkan MimpiMu itu”*, Ada lagi *"Wahai Musa, Sungguh Aku ini Alloh”*, Ada lagi *“Wahai Isa, Sungguh Aku akan MewafatkanMu dan MengangkatMu KpdKU”* d.l.l. Tetapi Berbeda Takala Alloh SWT Memanggil Kpd Beliau S.A.W. : *“Ya AyyuHan Nabiy Innaa ArsalnaaKa SyaaHidan wa Mubasyiron, Wahai Nabi Sesungguhnya Aku MengutusMu sbg Saksi dan Pembawa Kabar Gembira dan juga Peringatan”.*
Ibnu Abbas RA Berkata : *“Demi Alloh, Alloh SWT ndak akan Menciftakan Seorang pun yg Lebih Mulia dari Nabi S.A.W.”* Sebab Alloh SWT Menganugerahkan Kpd Jiwa Suci Beliau S.A.W. dgn Keagungan Akhlak dan Budi Pekerti yg Mulia shg Beliau disegani oleh Musuh maupun Sahabat-sahabatnya. Bila Ku Berucap didalam setiap Lafadz MahabbahKu : *“Wahai Nabi, Sungguh Engkau Makhluk yg Paling Baik dan Paling Sempurna dari segala CiftaanNYA, Engkau diciftakan Bebas dari Segala Cacat baik Zhohir maupun BathinMu shg Seakan-akan Ku Menganggap Engkau diciftakan Sesuai KeinginanMu Sendiri. Wahai Nabi, Engkau yg dihiasi Sifat Kasih Sayang dan Lemah Lembut Tutur KataMu Kpd Siapapun baik Kpd yg Muda maupun Kpd yg Tua, Kpd Orang Mukmin maupun Kpd Orang Kafir maka Pantaslah bila Engkau diutus Tuk Rahmat Seluruh Alam”.*
Dari Usamah RA, Nabi S.A.W. Bersabda : *“Sesungguhnya Alloh dan Para MalaikatNYA hingga Semut-semut di Lubang dan Ikan-ikan di Lautan Bersholawat atas Pengajar Kebaikan”.* Maka itu Alloh SWT Berfirman : *“InnalloHa wa Malaa-ikataHu Yusholluuna ‘Alan Nabiy, Ya AyyuHal Ladziina Aamanuu Sholluu ‘AlaiHi wa Salliimu Tasliiman”*. Sehingga Nuur Beliau S.A.W. Tersebar disetiap Waktu dan Tempat, sampai-sampai Batu-batu, Hewan dan Pepohonan yg Mengawali Mengucapkan Salam kpd Beliau hingga Kayu pun Menunjukan Rasa Sayangnya Kpd Beliau S.A.W. Sementara Banyak Sekali dari Kalangan Manusia Bahkan yg Sudah Mendapatkan Gelar Muslim pun ndak Menunjukan Hal yg Demikian. Dari Anas bin Malik RA Berkata : *“Sungguh, Nabi S.A.W. Pernah Berkhuthbah dgn Berpegangan Sebuah Kayu lalu Takala Selesai Berkhuthbah Kayu itupun dilepasnya kemudian Terdengarlah Suara Tangisan dari Kayu itu lalu Nabi S.A.W. Menghampiri Kayu tadi agar Tenang"* kemudian Beliau Bersabda Kpd Para Sahabat yg Hadir : *“Kalaulah Aku ndak Menghampiri Kayu ini maka Kayu ini akan Menangis sampai Hari Qiyamat nanti”*, Masyaa Allah 77x. Sebuah Kayu saja ndak Mau Berpisah dgn Beliau S.A.W. dan didalam Sebuah Riwayat *“Kayu tadi Menangis spt Tangisannya Seorang Bayi”*.
Dari Abdulloh bin Ja’far RA Berkata : “Nabi S.A.W. Pernah Menemui Seorang Sahabat Anshor lalu Nabi SAW Melihat Onta yg sedang Menangis hingga Beliau Usap Air Matanya itu kemudian Beliau Berkata : *“Milik Siapakah Onta ini…?.”*, Sahabat Anshor tadi Menjawab : “Milik Saya Ya Rosulalloh”. Beliau yg Penyayang itu Bersabda : *“Apakah Kamu ndak Takut Kpd AlloH SWT akan Tanggung JawabMu Terhadap Hewan ini, yg telah Alloh SWT Berikan KpdMu, Onta ini tadi Mengadu KpdKu Bahwa kamu telah Menelantarkannya dan Terlalu Memeras Tenaganya hingga ia Kecapaian”*, Masyaa Allah 77x. Maka itulah didalam Darah & Penyembelihan Nabi SAW Bersabda : *“Bila Kalian Hendak Membunuh (Hewan) maka Bunuhlah dgn Cara yg Baik, Bila Kalian Hendak Menyembelihnya maka Sembelihlah dgn Cara yg Baik, yakni : Tajamkanlah Pisau Kalian dan Tenangkanlah Hewan yg Hendak Kalian Sembelih”*… Masya Allah 77x Ternyata Ada Rahasia Haqiqat disebalik Sunnah-sunnah yg Beliau S.A.W. Ajarkan ini".
"ShollalloHu 'Alaa Muhammad (Tak Terhingga Kali). Semoga Kita semua semakin Meningkat Mahabbaturrosulnya Khususnya dibulan Nabi Yaitu di Bulan Sya'ban ini, Aamiiin".
MAKRIFAT AGAMA MASUK KEDIRI
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*AGAMA MASUK KEDIRI*
====================
Assalamu'alaykum Wr Wb... Semoga Abah Selalu Ada Dalam Lindungan Allah SWT... Aamiin...Punten Pisan Abah Betapa Terbatasnya Kemampuan Otak Di Diri Saya Untuk Memahami Kata Kata Abah Yang Sudah Sangat Tinggi🥺...Sudah Saya Coba Memahami Tapi Fikiran Saya Ndak Sampai Dan Tidak Dapat Saya Mengerti...Saya Sudah Tanya Sama Misua Juga Jawabannya Senyum Senyum Manis Azza... Punten Pisan Abah Mohon Penjelasan Nya Untuk Kalam Hikmah Murri : "Maka Yang Benar Apakah Kita Masuk Ke Dalam Agama Or Kah Agama Yang Masuk Ke Dalam Diri Kita" Mohon Maaf Abah Jadi Jawaban Yang Benar Nya Itu Yang Mana...Semoga Abah Besar Memaklumi Saya 🙏🏻Terima Kasih Banyak.
==========
Wslm Wr Wb,
Agama yang Masuk kedalam Diri Kita, sehingga dikatakan sbg Manusia yang Beragama, Itu dulu difahami.
Puncaknya Beragama Adalah Akhlaq, Khusus Tuk Agama Islam Puncaknya Akhlaqul Kariimah. Jadi selama ini Kita Ibadah Hablum Minalloh, Hablum Minannas dan Hablum Minal Makhluqoot itu Semua Penjewantahan dari Akhlaqul Karimah Versi Ajaran Islam. Maka Akhlak Nabi S.A.W. itu Al Quran, Maksudnya Akhlaqul Karimah, Maka Mu'jizat Terbesar Adalah Al Quran, Maksudnya Akhlaqul Karimah sebagai Al Quran Berjalannya. Sangat Sulit Belajar Al Quran Maksudnya Sangat Sulit Tuk Mendapatkan Akhlaqul Karimah sebab Itu Bagian Karunia dan Ridho Alloh SWT. Banyak Orang yang Belajar dan Mengajarkan Al Qur'an Tetapi Sangat Langka yang Memiliki Akhlaq yang Qur'ani yaitu Akhlaqul Karimah, Maka itu Ada Kaitannya Antara Timbangan Al Qur'an dengan Takaran Sunnah didalam Berakhlaqul Karimahnya Seorang Hamba, Maka itu Agama yang Masuk kedalam Diri, Maksudnya Adalah Agama Islam yaitu Al Qura'nul Karim yakni Akhlaqul Kariimah sbg Wujudnya.
Maka itu,
Dalam Beberapa Hadits dikatakan bahwa : *"Ad Diinun Nashiihah, Agama itu Adalah Nasihat, Nabi S.A.W. diutus ke Bumi ini Tuk Menyempurnakan Akhlak yang Mulia (Makaarimal Akhlaq), juga Alloh SWT Ndak Melihat Wajah dan RupaMu Wa Lakin Yanzhuru 'Alaa Quluubikum Wa A'maalikum, dan Tetapi Alloh SWT Melihat Hati dan Perbuatan Kalian"*.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
http://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT TANGGUNGJAWAB SUAMI
Moch Djamhar Abdul Karim :
=======================
*MAKRIFAT*
*TANGGUNGJAWAB SUAMI*
=======================
Assallamuallaikum wr wb, maaf abah, aku mohon pencerahannya, apa iya atau tidak dosa seorang istri di tangung oleh suaminya, maaf kalau aku mengganggu, aku mohon maaf 🙏🏻🙏🏻
==========
Wslm Wr Wb,
Itu Kewajiban Suaminya. Saat Pengajian Tasyakuran Bulanan Ahad Kemarin di Saung dijelaskan Tentang Lima Tanggungjawab Seorang yaitu : 1. Berikan Tempat Tinggal yang Layak.
2. Berikan Pakaian yang Menutupi Aurot Isteri dan yang Layak.
3. Berikan Makanan dan Minuman yang Layak.
4. Berikan Pendidikan (Pengajaran) yang Baik dan Benar sesuai Tuntunan Islam.
5. Berikan Cinta Perhatian pada Isteri.
Suami Tugasnya Itu saja, Mau dia Bekerja Kek Mau Peegangguran Kek yang Penting Kelima Tanggungjawabnya itu dilaksanakan. Berbeda Tanggungjawab Ayah dan Ibu kepada Anak-anaknya, Mengenai Bekal dan Pendidikan Anak Menjadi Tanggungjawab Ayah Kandungnya Pabila Ia Masih Hidup lalu Isterinya kemudian Pamannya setelah itu Orang Islam yang Mampu Tuk Membantunya.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT BULAN PURNAMA MURRI
Moch Djamhar Abdul Karim :
======================
*MAKRIFAT*
*BULAN PURNAMA MURRI*
======================
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh abah saya mau bertanya makna bahwa diakherat nanti wajah orang beriman itu seperti bulan purnama, apa maksudnya cahaya imannya or tauhidnya or apanya. trmksh
===========
Wslm Wr Wb,
Itu Cahaya Ikut-ikutan or Nur Tabi'i yakni Tabi'i or Ngikutan kpd Rosululloh S.A.W. Melalui Tiga Jalan, yakni sbb :
*1. Melalui Jalan At Talaqi*, yaitu : Belajar kepada Guru yang Memiliki Sanad yang Muttasil (Sambung) dan Jelas kepada Rosululloh S.A.W. baik Sanad Zhohir maupun Bathinnya.
*2. Melalui Jalan At Taroqqi*, yaitu : Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Diri kepada Alloh SWT dan RosulNYA dengan Berbagai Bentuk Ibadah-ibadah Harian, Wirid-wirid dan Memperbanyak Sholawat Nabi, Khususnya Bagi Mereka yang Belum Mendapatkan Guru Sanad Tauhid dan Semoga Pabila Sholawatnya Tulus Ikhlas akan Memancarkan Nur (Cahaya Sholawat) diantara Dua Aliasnya shg Ia Bersambung kepada Rosululloh S.A.W., Maka Cahaya ini Beebreda Kadar Karat Kecerahannya juga Berbeda Radius Pancarannya, Tergantung Ikhlas dan Ridho Alloh SWT Terhadapnya. Maka Rajin dan Istiqomah Ibadah dan Amal-amal Sholeh Baik Siang Maupun Malamnya sbg Bentuk Bekal dari Taroqqi.
*3. Melalui Jalan At Tawaqqi*, yaitu : Menjaga Diri dari Segala Bentuk Maksiat dan Dosa Setiap saat dengan Berbagai Gemblengan Tirakat dan Riyadhoh Diri shg Perbuatan Maksiat dan Dosa Baik dari Hati dan Pikirannya, Lisan dan Perbuatannya Bisa dibuang Jauh-jauh sambil Istiqomah Taubat dan Memperbaiki Diri serta Mensucikan Diri dengan Sesuci-sucinya Diri.
Kalian bisa Lihat Takala Bulan Purnama Tiba, Ternyata Bulan itu Bercahaya Asbab Tersinari oleh Matahari, Jadi Bulan Purnama itu Cahaya Semu, sedangkan yang Aslinya Adalah Cahaya Matahari. Bisa Kalian Fahami bahwa diakhirat Kelak Nabi S.A.W. Bersama Para Sahabatnya dan juga Rombongan Orang-orang yang Memiliki Cahaya Wajahnya spt Bulan Purnama itu yaitu : Orang-orang Ikut kepada Beliau S.A.W. Baik Melalui Sunnah-sunnahnya Maupun Melalui Bersholawat kepadanya shg Mendapatkan Rohmat dari Alloh SWT dan Syafa'atul 'Uzhma dari Rosululloh S.A.W., maka itu Kerjakanlah Sunnah-sunnahnya Baik Zhohir maupun Bathin, Bukan Sunnah yang Zhohir saja Bukan pula Sunnah yanh Bathin saja, Tetapi seperti yang Pernah Saya Jelaskan Dahulu spt Apa saja Sunnah Zhohir Wal Bathin Tersebut.
Dalam Kitab Asrorul Kaun Hal. 6, Karya Al Imam Al Hafizh As Suyuthi, Beliau Mengutip Sebuah Keterangan dari Jalur Abu Syekh dan Abu Syekh Mengutip Keterangan ini dari Sahabat Ibnu Syudzab R.A., Ia Berkata bahwa :
الشمس جزء من ثلاثة آلاف جزء من نورتحت العرش.
*"Matahari Adalah Sebagian dari 3000 Bagian dari Cahaya yang Terdapat dibawah Arasy"*. Juga Al Imam Al Hafizh As Suyuthi, Beliau Mengutip Sebuah Keterangan dari Jalur Sahabat Salman Al Faritsi R.A., Beliau Berkata :
خلق الله الشمس من نور عرشه، وكتب في وجهها : *"أنا الله لا إله إلا أنا، صغت الشمس بقدرتي، وأجريتها بأمري*"، وكتب في بطنها : *"أنا الله لا إله إلا أنا، رضاى كلام، وغضبي كلام، ورحمتي كلام، وعذابي كلام"*، وخلق القمر من نور حجابه الذي يليه، ثم كتب في وجهه : *"إني أنا الله لا إله إلا أنا، صغت القمر، وخلقت الظلمات والنور، فالظلمة ضلالة، والنور هداي أضل من شئت، وأهدى من شئت*"، وكتب في بطنه، إن *"أنا الله لا إله إلا أنا، خلقت الخير والشر بقدرتي وعزتي ابتلى بهما من شئت من خلقي*".
*"Alloh SWT Menciptakan Matahari dari Cahaya Arsy dan Alloh SWT pun Menulis di Wajah Matahari sebuah Tulisan : "AKU Adalah Alloh SWT, Tiada Tuhan selain-KU, AKU Menciptakan Matahari dengan Kekuasaan-KU dan Menggerakkannya dengan Perintah-KU". Lalu di Perut Matahari juga dituliskan : "AKU Adalah Alloh SWT, Tiada Tuhan selain-KU, Ridho-KU Adalah Kalam, Murka-KU Adalah Kalam, Rohmat-KU Adalah Kalam dan Siksa-KU Adalah Kalam". Kemudian diciptakan Rembulan dari Cahaya Hijab yang Ada didekatnya (Matahari), kemudian Wajahnya dituliskan : "Sesungguhnya AKU Adalah Alloh SWT, Tiada Tuhan Yang Wajib disembah selain AKU, AKU Membentuk Rembulan dan AKU Menciptakan Kegelapan dan Penerangan (Nur). Kegelapan Adalah Kesesatan sedangkan Penerangan Adalah Petunjuk-KU, AKU Menyesatkan kepada Siapapun yang AKU Kehendaki dan Memberi Petunjuk pada Siapapun yang AKU Kehendaki. Dan pada Perut Rembulan dituliskan : "Sesungguhnya AKU Adalah Alloh, Tiada Tuhan selain AKU, AKU Menciptakan Kebaikan dan Keburukan dengan Kekuasaan-KU dan Kemuliaan-KU, pada Kebaikan dan Keburukan pula AKU Menguji Para Hamba-KU yang KU Kehendaki"*.
Maka itu,
Banyak yang Menyembah dan Mengagung-agungkan Matahari dan Rembulan Beserta Cahayanya, Seharusnya Menyembah dan Mengagungkan kepada Pencifta Matahari dan Rembulan yaitu Alloh SWT, shg Inilah yang dinamakan Tauhidulloh MURRI.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT SALAH FAHAM TUJUAN SERI KEDUA
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*SALAH FAHAM TUJUAN*
====================
Seri Kedua
Assalamu'alaikum wr.wb
minta tolong amalan apa yg harus kami baca. di desa kami khususnya lagi ada angin kencang banget dan itu sudah dari kemaren belum reda juga sampai warga kami merasa resah terimakasih.
==========
Wslm Wr Wb,
Dalam Kitab Al Majmu' dan Kitab Busyrol Karim disunnahkan Adzan Baik Sendiri dirumah maupun di Masjid-masjid or Musholla. Selesai Adzan agar Tambahkan Kalimat ini Sebanyak 2 Kali :
أَلَا صَلُّوْا فِيْ رِحَالِكُمْ أو في بيوتكم
*"Ketahuilah, Sholatlah Kamu Semua didalam Rumah Kalian"*. Jangan Mencaci Angin or Hujan Bila Terjadi Besar, Tapi disunnahkan Mengumandangkan Adzan lalu Berdo'a HR. Imam At Tirmidzi dan Imam An Nasa-i :
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ.
*"Ya Alloh, Sesungguhnya Aku Mohon kepada-MU Kebaikan pada Angin (Ribut) ini, Kebaikan yang Ada didalamnya dan Kebaikan Angin yang dihembuskan. Dan, Aku Berlindung kepada-MU dari Kejahatan Angin ini, Kejahatan Apa yang didalamnya dan Kejahatan Tujuan Angin ini dihembuskan"*. Kalau Kisah Angin Ada di QS. Rum Ayat 48.
==============
LANJUTANNYA...
Lalu Turun lagi Masih dijalan Pulo Cangkir Banten kemudian Sahabat MURRI ini Bertanya kepada Dua Orang yang sedang Mancing di Kali dekat Tambak, Bertanyanya : *"Bapak, Apakah sudah dapat Ikan, Nanti Kalau dapat Lihat Ikannya Ada Berapa dan Sebesar Apa, Bila ndak dapat, Tanya Kenapa ndak dapat Sejak Kapan Mancingnya bisa Belum dapat.?"*, Ternyata setelah Ia Lihat Rupanya : "Belum dapat Ikan sama Sekali, Padahal Mancingnya Sejak Pagi"|| *"Nah itu Gambaran Kamu di MURRI, Walaupun di MURRI Kamu sudah Lama Tapi Pabila Keluar Masuk Terus, ndak Fokus dan ndak Serius Taubat dan Memperbaiki Dirinya, Walaupun Kamu Mengerjakan Amalan Bermahar or Pakai Pancingan Duit ditempat Lain maka Kamu ndak dapat Apa-apa Alias Sia-sia Belaka Sebenarnya, sebab Cuman Mancing Tapi Kenyataannya Kosong ndak dapat Ikannya, Akhirnya hanya Sampah-sampah Wawasan Pengetahuan Belaka yang Berserakan, Berbeda Bila Kamu mau Fokus Taubat dan Memperbaiki Diri di MURRI ini Kelak akan dapat Banyak Ikannya"*.
Ketahuilah, Mengapa Banyak Para Guru Hikmat yang Memberikan Amalan-amalan Pakai Bermahar Sekian dan Sekian, Hal itu karena Ekonomi Sebenarnya, Kasihan Memang Gara-gara Ekonomi Lemah jadi spt itu, shg Turun Temurun akan spt itu Terus. Nanti juga Bila Ilmu Ketuhanannya Terbuka pada Dirinya, maka Pasti akan digratiskan Buat Umat Nabi S.A.W. yang Mau Menjalaninya.
Saya Berkata : *"Tar Kita Buktikan Keadaan Diri Kamu Biar Kamu sudah Sadar dan Menyadari"*. Begitu Ada Tempat Pemancingan Ikan disuruh Merenungkan Diri disana Sekitar 10 Menitan Balik lagi ke Mobil, Ia Berkata bahwa : "Tempat Pemancingannya Banyak Sampah Berserakan, Kumuh, Kotor spt nggak Terawat"|| *"Nah Itulah Keadaan Diri Kamu yang Sebenarnya, Belum Tertata, Belum Rapi, Masih Semraut KehidupanMu maka agar Sadar yah, sebab sudah Berusia Segini agar lebih Sungguh-sungguh lagi, Semoga Melalui Praktikum Tauhid Hari ini Alloh SWT Berikan Hidayah Taufiq juga Rohmat dan RidhoNYA kepada Diri Kamu, Saya Mau Tanya : "Kamu Pernah Ndak Mendengar Ucapan Saya ketika Kamu Hadir Ngaji Bersama Saya di Saung lalu Kamu Adem, Damai, Tenang, Tentram Hati dan Pikiran Kamu"*|| "Pernah"|| *"Saat Bahas Apa.?"*|| Akhirnya diingat-ingat : "Saat Abah Membahas Kajian Istighfari Diri"|| *"Nah Pabila sudah dapat Ketenangan dan Kedamaian spt itu Mengapa Diri Kamu dikotori lagi dikotori lagi, Khan Kasihan"*|| "Saya Belum Bisa Istiqomah Wasiat MURRI 1-5 Bah, Belum bisa Tiga Bulan Berturut-turut sesuai Anjurannya"|| *"Itu Urusan Sepele, dan Bila Belum Bisa Istiqomah Padahal Wasiat MURRI 1-5 itu Termasuk Amalan Umum yang Ringan, maka disyaratkan 3 Bulan Tuk Mengecek Bisa Istiqomah or ndak disaat Nanti hendak Menjalani Wasiat MURRI 6-7, harusnya Kamu Tanya dulu Bukan Keluar Masuk spt itu, Kasihani Diri Kamu sebab Kalau Kamu Tahu or Bisa Merasakan Diri Kamu ini Sebenarnya Bener-bener Kotor, karena Kalau Bukannya Diri Kamu Siapa lagi yang Kasihan, Adapun di MURRI spt Masjid Baitul Rohman yang Kamu Temui di Keronjo tadi, yaitu hanya sbg Tempat Singgah Bagi Jiwa-jiwa yang Lelah saja, dan jadi Masjid Baitul Rohim Bagi Sahabat yang sudah Fokus pada Taubat dan Memperbaiki Dirinya Baik Lahir maupun Bathinnya. Tar Turun lagi yah, supaya Kamu Tahu Sebenar-benarnya Diri Kamu dan Semoga Kamu akan dapat Hidayah ditempat ini"*.
Lalu Turunlah ditambak Dekat Parkiran Makam Pulo Cangkir, agar Temukan 2 Simbol Diri sana, Ternyata Begitu Ia Turun Berjalan ke Arah Tambak Rupaya Ia disana Menangis sebab Ia saat itu dikasih Greteg Hati oleh Alloh SWT pada Sebuah Pohon yang Kering dan Tanah Kebun yang Tandus Padahal disekitarnya dikelilingi Banyak Air, sampai Masuk ke Mobil Ia pun Bercerita : "Saya Tadi Melihat Tanah Tandus dan Pohon yang sudah Kering spt Mati Padahal disekitarnya Banyak Air, Saya Melihat Diri Saya spt itu Bah, Tandus dan Kering (sambil Menangis)"|| Saya Berkata : *"Itulah Keadaan Diri Kamu yang Sebenarnya, Kering, Tandus dan Gersang Kurang Curahan Air, Padahal Kamu di MURRI Banyak Air-air Tapi Kamu Sendirian yang Kekeringan, Baik Jiwa Maupun Bathin Kamu Kering, sebab Tahu ndak Alasnnya.?"*|| "Karena Saya Banyak Dosa Bah"|| *"Iyah Memang Tapi Bukan itu, Hal itu karena Guru Kamu Anggap sbg Temen, Bener Khan.? shg Nasehat-nasehat Guru Kamu Anggap sbg Candaan Belaka, Juga Sahabat MURRI Kamu Anggap sbg Orang Lain shg Kamu ndak Akrab dgn Mereka saat Berjumpanya, Banyak Kepingin ini dan Kepingin itu pada Guru, Sering Keluar Masuk Baik di MURRI maupun ditempat-tempat lain, shg Bicara Kamu Banyaknya Ngelantur Baik di Whatsapp Maupun di FB, makanya Whatsapp Kamu Saya Blokir Tuk di FB Belum sebab Kamu Belum diblacklist, Saya Mau Lihat setelah Praktikum Tauhid ini Apakah Kamu Ngikuti Jejak Teman-teman Kamu yang Ngelantur itu or Kamu dapat Hidayah Taufiq shg Bisa Sadar dan Rapi Kembali. Sebab Walaupun Setiap Ilmu-ilmu Guru Terasa Ademnya Kamu Rasakan, Tapi Hari Ketemu Hari Aslinya Kamu sedang Kering Kerontangan Baik Jiwa Maupun Bathin Kamu, Kamu juga digrup An Nisaa MURRI Jangan Keluar Masuk Terus"*|| "Saya Sudah Masuk Lagi Bah"|| *"Iyah, Itu Berarti Kamu Sensitif. Orang sedang Membahas Apa, Kamu yang Kebawa Perasaan Sensitif sehingga Mudah Tersinggung, itulah Tandanya Gersang Jiwanya. Makanya Siapapun Kalau Rese-rese digrup Sahabat Wanita (An Nisaa) MURRI maka Saya Perintahkan pada Para Adminnya agar Mengeluarkan Orang yang Rese Tersebut, sebab Mengganggu Sahabat lain yang sudah Istiqomah"*.
Begitu Masuk Parkiran Pulo Cangkir, Ia Meminta Maaf sambil Berkata : "Bah, Maafkan Saya, Selama ini Saya Belum Bisa Manut, masih Banyak Ngeyelnya, Belum Serius Belajar di MURRI nya (sambil Menangis)"|| *"Kamu Minta Maafnya Masih Kurang Ikhlas, Satu Persen lagi, Coba Kamu Merenung Apa itu Satu Persen lagi Kesalahan Kamu"*|| "Maafkan Saya Bah, sudah Menganggap Guru seperti Temen selama ini sehingga Nasehat-nasehat Abah sering Saya Anggapnya Bercanda, sehingga nggak Saya Patuhi Padahal itu baik buat Diri dan Kehidupan Saya"|| *"Iyah Saya Maafkan, Tar Semuanya (Berlima) Masuk ke Musholla Keramat Pulo Cangkir Kita Sholat Ashar (sebab Pas Adzan Ashar), Tapi Tuk Kamu Mandi Taubat Pakai Air Sumur Keramat Pangeran Jaga Laut Pulo Cangkir lalu Sholat Taubat dan Sholat Ashar Semoga Turun Rohmat Alloh disana, sedangkan yang Lain Ikut Ziarah Bersama Saya"*. Akhirnya Semua Turun dari Mobil lalu Jalan ke Lokasi.
Ada Beberapa Kejadian Unik saat Berziarah dan setelahnya, Kapan-kapan Saya akan Ceritakan Insya Alloh. Setelah *Praktekum Tauhid MURRI* di Pulo Cangkir Mobil Melaju Arah Ceplak Balaraja Banten Tuk Giliran Praktikum Sahabat Wanita MURRI yang Lainnya.
#TAMMAT.
MAKRIFAT ISIM ZAMAN MURRI
Moch Djamhar Abdul Karim :
=================
*MAKRIFAT*
*ISIM ZAMAN MURRI*
=================
Sahabat MURRI dimanapun Berada,
Ketahuilah, Waktu dalam 24 Jam yang Sering Kita Lalui Adalah Perjalanan Duniawi ini hingga Hari Kiamat Kelak, Baiklah Saya akan Jelaskan secara Gambang, sbb :
1. Waktu Sahur Adalah Ibu Hamil yg Menunggu Waktu Subuh shg Memperbanyak Istighfar diwaktu Ini (karena ada ayatnya).
2. Waktu Imsyak Adalah Fajar Kadzib yg Mual Seakan Mau Melahirkan namun Belum-belum juga Melahirkan sebab Kadzib (Bohongan) hanya Ngasih Pertanda saja bahwa Ia akan dilahirkan.
3. Waktu Fajar Shodiq Adalah Masa-masa Munculnya or Lahirnya Si Bayi Subuh maka itu diadzankan dan diiqimatkan sbg Tanda Awal Ia Memasuki Alam Dunia ini dan Makanannya Adalah Asi selama 2 Tahunan.
4. Waktu Isyroq Adalah Waktu Masa-masa Si Bayi Tumbuh dan Selesailah Ia Meminum Asi shg saatnya Ia disapih.
5. Waktu Zawal Adalah Ketika Matahari Baru Mulai Muncul Itu Ibarat Masa-masa Si Bayi sudah Mulai Bisa Berjalan, Berbicara dan Makan Makanan Selain Asi sbg Pertanda Ia adalah Makhluk Bumi sebab Memakan Makanan Ahli Bumi.
6. Waktu Dhuha Adalah Waktu Masa Kanak-kanak yg Riang dan Penuh dgn Kegiatan Bermain dan Ceria. Maka itu Larangan Tidur diwaktu ini sebab Mengakibatkan Jasad Menjadi Lemah seharusnya Perbanyak Keluar dari Rumah daripada dirumah supaya Dapat Banyak Karunia Alloh SWT yg Bertebaran dimuka Bumi ini.
7. Waktu Zhuhur Adalah Waktu Masa-masa Remaja-remaji maka Isilah dgn Kegiatan-kegiatan yg dapat Mencerahkan Masa Depan, Hari Esok diakhirat Jangan Kalian Buat Mendung, Arti Zhuhur Adalah Jelas dan Terang dgn Giat dan Semangat Belajar dan Perbanyak Skill Serta Ilmu Pengetahuan. Jangan Banyak Galau Apalagi sampai Banyak Sedih Menangis maka Jadilah Pemuda yang Zhuhur Cerah dan Mencerahkan.
Sahabat MURRI Dimanapun Berada,
8. Waktu Ashar Adalah Masa-masa Senja or Waktu Usia Tua shg Demi Waktu Senja Manusia Banyak yg Merugi Terkecuali yg Memiliki Iman dan Bekal Amal yg diterima. Waktu Senja juga Bermakna Orang yang Hampir Mau Mati Baik Tua Maupun Muda Berarti Usianya sudah Senja shg Alloh SWT Berfirman : *Demi Waktu Ashar (Senja) Semua Manusia dalam Keadaan Merugi Terkecuali Orang yang Memiliki Iman dan Aml Sholeh, Saling Menasehati Kesabaran dan Kebenaran"*.
9. Waktu Maghrib Adalah Masa-masa Sekaratul Maut maka Singkat, maka itu Pertanda bahwa Hidup didunia ini ndak Lama Lagi, Sebab Singkat Sekali antara Maghrib dgn Isya itu, Makanya dimasa-masa ini agar Memperbanyak Istighfar, Taubat, Sholat Awwabin, Dzikrulloh sambil Menunggu Waktu Isya Datang Itulah Persiapannya.
10. Waktu Isya Adalah Masa-masa Mega Merah sudah Tiada lagi Kehidupan Alias Wafat Meninggal Dunia. Maka disinilah Waktu Alam Barzah Tiba, bahwa Langit di Alam Barzah itu Gelap Gulita dan yg Menerangkan Adalah Lampu-lampu Iman Ibarat Waktu Malam dicahayai oleh Bintang-bintang dan Bulan Purnama hanya saja Pabila Apes Gelap Gulita Tanpa Cahaya Sedikit pun Sebab Wafatnya Su'ul Khothimah alias Tanpa Iman.
11. Waktu Malam (Lail) Adalah Masa-masa saat di Alam Barzakh (Alam Qubur) itu Lamanya Kebagi 3 Zaman, yakni : Sepertiga Awwal Malam (Tsulutsul Lail Awwal) sbg Pertanda Alam Barzah sejak Jaman Nabi Adam A.S. sampai ke Jaman Nabi S.A.W. Muncul. Pertengahan Malam (Nushful Lail) sdg Pertanda Alam Barzah Sejak Jaman Nabi S.A.W. sampai Datangnya Imam Al-Mahdi yg dijanjikan itu dan Sepertiga Akhir Malam (Tsulutsul Lail Akhir) sbg Pertanda Alam Barzakh Sejak Jamannya Imam Al-Mahdi Muncul hingga Hadirnya Qiyamat Kubro. Maka itu diutamakan Qiyaamul Lail pada 3 Tempat ini sebab Inilah Sholatnya Nabi Daud A.S. (Tidur Bangun Sholat, Tidur Bangun Sholat dan Tidur Bangun Sholat Kembali hingga Shubuh Tiba) hanya saja dari Ketiga Waktu Qiyaamul Lain ini yg Lebih Utama Adalah Qiyaamul Lail disepertiga Malam sbg Puncak Akhirnya Waktu, Itulah Pertanda Qiyamat Kubro Benar-benar Telah Berdiri. Juga Malam itu Ada yang Gelap Gulita Maknanya Mendapatkan Siksa Kubur, Ada Bulan Sabit Maknanya Antara Siksa dan Nikmat Kubur dan Ada Bulan Purnama Terang Maknanya Mendapatkan Nikmat Kubur.
============
"Hakekat Matahari itu Kebagi 2, yakni :
1. *Matahari Aspal* : Adalah yg Terbit di Timur dan Tenggelam di Barat, Matahari Jenis Ini Maksudnya Adalah *Jasad Kita shg Bisa Mengalami Mati yaitu Berpisahnya Ruh dan Jasad*.
2. *Matahari Asli* : Adalah yg ndak Pernah Terbit dan Tenggelam tetapi Mau Siang kek, Mau Malam Kek Ia Tetap Bersinar Kalau ndak Percaya Tafakurin Azzah, Maka Matahari Jenis ini Maksudnya Adalah *RUH Kita yg ndak Pernah Mati hingga kpd Alam Akhirat* yg Kekal Abadi itu.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT SALAH FAHAM TUJUAN
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*SALAH FAHAM TUJUAN*
====================
Assalamualaikum wr.wb. Abah, berkaitan dengan kalam Abah pada kalimat ini *"Ilmu Pengetahuan sbg Pepeling dan Pengingat shg Tholabul ilmi Menjadi Wajib sebab didalamnya Terdapat Koreksi Diri dan Perbaikan Diri Tetapi bila ilmu itu ndak Membawa Pengaruh pada Koreksi Diri dan Perbaikan Diri maka Jadilah hanya Wawasan Pengetahuan Belaka dan Belum jadi ilmu sebab Aslinya ilmu itu Adalah Nur (Cahaya) yang bisa Menerangi dan Mencerahkan bagi Siapapun yang dikaruniakannya shg Menjewantah Turut Mencahayai Sekitarnya"*, Bagaimana dengan jama'ah yang saya masukkan ke grup Murri ini, tp mereka tidak pernah sowan ke Abah/ bila ada kegiatan Murri juga TDK peduli, atau dgn kata lain mereka cuman hanya ingin menambah wawasan pengetahuan saja, tanpa menganggap Abah sebagai guru yang sudah memberikan ilmu yang begitu berharga tuk kehidupan nya. 🙏🙏🙏
===========
Wslm Wr Wb,
Kita Hidup ini Masing-masing Membawa Takdirnya Sendiri-sendiri, Saya juga Dahulu spt itu, Namanya juga Proses masih Untung Mau Ngaji, Nanti Takala Masanya sudah Tiba maka Barulah Ngeh (Sadar) Betapa Pentingnya Jalan Akhirat ini, Terutama Jalan Menuju Alloh SWT itu, Ngaji itu Ibarat Bertuhan : *"Takala disuruh Pilih Mau Surga Apa Tuhan, maka Banyak Hamba yang lebih Memilih Surga daripada Tuhannya Sendiri. Sama seperti disuruh Pilih Mau Ilmu Apa Guru, maka Banyak Murid yang lebih Memilih Ilmu daripada Gurunya Sendiri. Sama seperti disuruh Pilih Mau Keramat Apa Wali Alloh, maka Banyak Umat yang lebih Memilih Kekeramatan daripada Wali Alloh"*. Padahal Bila Pilihnya Tuhan maka Ia dapat Jannah Terbaik Bukan Jannah Tingkat Rendah, Bila Pilihnya Guru maka Ia dapat Ilmu Terbaik Bukan Wawasan Belaka, Bila pilihnya Wali Alloh maka Ia akan dapat Kekeramatan dan Keridhoan Alloh SWT. Biasanya Salah Memilih ini Akibat dari Awam or Lugu or Polos Belum Memiliki Kefahaman Dasar dalam Beragama, maka Maklumin, Namanya juga Proses Diri Ada yang Lamban, Ada yang Cepat Bahkan Ada yang Super Cepat, Bahkan Saking Lambannya sampai Keburu Mati Belum Sadar-sadar juga Padahal sudah Seering Alloh SWT Berikan Kesempatan, semoga saja diberikan Takdir-takdir yang Lebih Baik lagi.
============
Ku Mau Cerita,
Kemarin Hari Senin Tanggal 14 Oktober 2019 Adalah Praktikum Tauhid Ketiga Sahabat MURRI Giliran Wanitanya. Tibalah Giliran Mbak Nur (40 Tahun lebih) Jakarta Praktikum Tauhidnya di Wilayah Pertigaan Keronjo lalu ke Jalan Pulo Cangkir kemudian ke Makam Pangeran Jaga Laut Tangerang, Banten.
Begitu didekat Pertigaan Keronjo dititah Turun agar Temukan Simbol Diri sesuai Greteg Hati di Masjid itu (sambil nunjuk), Akhirnya Ia Turun lalu 10 Menitan Masuk ke Mobil. Apa yang Kamu Jumpai disana, Ia Jawab : "Greteg Hati Saya Adalah Nama Masjidnya Baitul Rohman, Kalighrafi Tulisan Inna Sholati Wanusuki dst, dan Jam Dinding Warna Putih Menunjukan Jam 2 Siang". Akhirnya dijelaskan bahwa *"Ketiga Simbol itu Adalah Pembuka Perjalanan Diri yakni : Masjid Baitul Rohman Adalah Tempat Pengasih itu Perlambang MURRI, Adapun Kalighrafi "Inna Sholati Wannusuki dst" Adalah Pelajaran-pelajaran di MURRI yang Fokus Ttg Akidah, Syari'at dan Akhlak Baik secara Teori maupun Praktik-praktiknya, sedangkan Jam Dinding itu Adalah Simbol Flash Back Diri Kamu Dahulu sebelum Masuk ke MURRI spt Apaan maka diputar lagi dan diingat-ingat Kembali, sebab Kita akan Bahas Ketiga Hal itu Kedepannya"*. Begitu Masuk Jalan Pulo Cangkir Ada Banyak Rumah Warga, lalu Mbak Nur ini dititah Turun agar Bertanya ke Salah Satu Warga Ttg Apakah diwilayah ini Ada Orang yang Bisa Ilmu Pengasihan (spt Pasang Susuk, Pelet dkknya), Akhirnya Ia Keluar Mobil sekitar 10 Menitan Masuk Kembali lalu Ia Berkata bahwa : "Warga Sini nggak pada Tahu, Saya Tanya ke yang Lain Katanya Belum Lama Tinggal disini Jadi Nggak Tahu"|| *"Terus Kamu Lihat Raut Wajah Mereka spt Aapa?"*|| "Melihat Saya spt Aneh dan Jijik"|| "Nah spt Itulah Penglihatan Para Sahabat MURRI kepada Kamu sebab Kamu Karakternya ndak Mau Berbaur dengan Mereka maka dilihatnya Aneh dan Jijik, Itu Pengaruh Ilmu-ilmu Permi'ingan Lelakon Kamu Jaman Dahulu shg Salah Pergaulan dan Salah Memilih Teman, Akhlak Pejalan Pemula yang Keliru itu Adalah yang Salah Kamu Nyambung sedangkan yang Sholeh Kamu Hindari, shg Kamu Akhirnya Ikut pada yang Salah Baik Teman maupun Pergaulannya"*.
Lanjut, ketika Melewati Kumpulan Anak-anak lalu Berhenti lagi agar Ia Bertanya kepada Anak-anak Tersebut : "Cara Berbaur dan Berinteraksi sama Orang itu Gimana Dek.?". Kemudian Sekitar 10 Menitan Balik lagi ke Mobil lalu Berkata bahwa : "Anak-anaknya pada Budal, Tinggal Satu Saya Tanyakan Ttg Cara Berbaur dan Berinteraksi sama Orang Gimana, Eh Malah Buang Muka lalu Pergi juga"|| *"Nah spt Itulah Akhlak Kamu ketika Berbaur dan Berinteraksi Bersama Para Sahabat MURRI, Jangan Buang Muka or Menghindar Terus Yah shg dilihatnya jadi Jijik dan Aneh ndak spt Umumnya Para Sahabat yang Lainnya, Perbaiki lagi Yah. Kamu ini Ada Apanya yah, sampai Anak-anak Kecil saja Buang Muka dan Pergi spt itu, Coba Kamu Jujur sebelum Masuk di MURRI Apa saja yang sudah Kamu Lakukan sebab Badan Bathin Kamu Kotor Sekali"*. Akhirnya Ia Cerita Beberapa Hal, Salah Satunya Adalah "Pernah Ia diruqyah Melalui HP oleh Seseorang dari Jawa, Terus disuruh Dzikir 40 Harian Katanya itu Dzikir Thareqat Naqsyabandiyyah Tapi Saya nggak sampai 40 Hari sudah Berhenti"|| *"Begini Yah, Kamu agar Jangan Keluar Masuk MURRI Tar Keluar Masuk MURRI lagi shg yang tadinya sudah dirapikan dan dibersihkan Akhirnya Kotor lagi Kotor lagi shg Kamu ndak Nyambung Alias Ngelantur Terus, Gini saja Kita Buktikan Kamu di MURRI Kalau spt itu Terus Jadi Apaan"*, lalu Turun lagi Bertanya kepada Dua Orang yang sedang Mancing di Kali dekat Tambak, Bertanyanya : "Bapak, Apakah sudah dapat Ikan, Nanti Kalau dapat Lihat Ikannya Ada Berapa dan Sebesar Apa, Bila ndak dapat, Tanya Kenapa ndak dapat Sejak Kapan Mancingnya bisa Belum dapat.?", Ternyata setelah Ia Lihat Rupanya : "Belum dapat Ikan sama Sekali, Padahal Mancingnya Sejak Pagi"|| *"Nah itu Gambaran Kamu di MURRI, Walaupun di MURRI Kamu sudah Lama Tapi Pabila Keluar Masuk Terus, ndak Fokus dan ndak Serius Taubat dan Memperbaiki Dirinya, Walaupun Kamu Mengerjakan Amalan Bermahar or Pakai Pancingan Duit ditempat Lain maka Kamu ndak dapat Apa-apa Alias Sia-sia Belaka Sebenarnya sebab Cuman Mancing Tapi Kenyataannya Kosong ndak dapat Ikannya, Akhirnya hanya Sampah-sampah Wawasan Pengetahuan Belaka yang Berserakan, Berbeda Bila Kamu mau Fokus Taubat dan Memperbaiki Diri di MURRI Kelak akan dapat Banyak Ikannya. Tar Kita Buktikan Keadaan Diri Kamu Biar Kamu Sadar dan Menyadari"*.
Begitu Ada Tempat Pemancingan Ikan disuruh Merenungkan Diri disana Sekitar 10 Menitan... BERSAMBUNG.
*"Ilmu yang Asli (Cahaya yang Mencerahkan) akan Membawa Perbaikan Diri Baik yang Lahir Maupun yang Bathin, sedangkan Ilmu yang Aspal (Asli Tapi Palsu) hanya Wawasan Pengetahuan Belaka shg ndak Membawa Koreksi dan Perbaikan Diri dalam Kehidupannya Sehari-hari"*.
#Masjid Ba'lawi dekat Pasar Tarim ini Banyak Peninggalan dan Keunikan Sejarahnya dari Jaman ke Jamannya yang Berhubungan dengan Beberapa Tokoh Besar Habaib, spt : Pintu Nabi Khidhir A.S., Pembangunannya oleh Imam Ali Kholi Khosam, Tempat Duduk Imam Faqih Al Muqoddam (Tiang Spiral spt Foto ini), Tempat Duduk Kayu Imam Al Idrus, Tempat Duduk Batu Imam Al Haddad, Renovasi Imam Al Muhdhor d.l.l. maka Akhlak dan Adatnya Jangan di Foto, Tapi Namanya Umat Belum Tahu Akhlaknya spt itu, saat Saya Masuk dan Sholat Pertama Kali Termasuk Duduk dibeberapa Tempat Litabarruk maka PR Kuncinya Adalah Akhlak, Ngaji, Ibadah, Dzikir dan Umat. Sumber Foto Bukan dari Saya *_^
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT CURANG DAN MENIPU
Moch Djamhar Abdul Karim :
===================
*MAKRIFAT*
*CURANG DAN MENIPU*
====================
Assalamu'alaikum Wr Wb..Abah🙏🏻🙏🏻 Punten Pisaan Abah Saya Banyak Nanya😔Semoga Abah Ikhlas Dan Ridho Menjelaskannya🙏🏻🙏🏻🙏🏻 Mohon Penjelasan Dari QS Al Muthaffifiin Ayat 2. Jujur Abah Saya Kalau Belanja Buah Atau Sayuran Suka Nawar, Apakah Itu Nda Boleh? Dan Apakan Maksud Dari Ayat 2 Itu Kita Sebagai Pembeli Jangan Suka Minta Bonus (Sunda: Emboh) Walaupun Belinya Banyak?Dan Sepertinya Sudah Jadi Kebiasaan Terutama Ibu Ibu...Yaa Nyobain Kalau Buah...Yaa Nawar Dan Minta Emboh😭Termasuk Saya Abah😭😭😭 Mohon Bimbingan nya Abah 🙏🏻 Terima Kasih Banyak Abah...Mohon Maaf Saya Banyak Merepotkan
==========
Wslm Wr Wb,
QS. Al Muthoffifin Ayat 1-2 Begini :
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ
*"Kecelakaan Besarlah bagi Orang-orang yang Curang"*.
الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ
*"Yaitu Orang-orang yang apabila Menerima Takaran dari Orang lain, Mereka Minta dipenuhi (dilebihkan)"*.
Keterangannya :
1. Lafadz "Wailun" itu Merupakan kalimat yang Mengandung Makna Azab or Merupakan Nama sebuah Lembah didalam Neraka Jahanam.
2. Ancaman Keras ini ditujukan Tuk Orang-orang yang Mengurangi Harta Orang lain dalam Hal Takaran dan Timbangan (Bisa juga dalam Hal Keadilan Ttg Hak dan Kewajiban), dimana didalamnya Terdapat Pengambilan Harta Orang lain Baik secara Tersembunyi Menipu dan Berbuat Curang, Terang-terangan, dipaksa maupun Melalui Jalan Mencuri maka Orang Tersebut Mendapatkn Ancaman yang Keras spt ini maka itu Jangan dikurangi Sedikit pun jua.
3. Termasuk juga Ancaman dalam Hal Hak dan Kewajiban, sebab Banyak Umat yang Menuntut Hak Namun Kewajiban ndak dilakukan, Apakah antara Suami dan Isteri, Anak dan Orang Tua, Pemimpin dan Orang yang dipimpinnya d.l.l. juga Sebaliknya maka Mendapatkan Ancaman yang Keras.
4. Alloh SWT Mengingatkan Melalui Ancaman Keras spt ini Tapi Mengapa Umat Masih Banyak yang Berbuat Curang, maka itu Alloh SWT sediakan Neraka Sijjin yaitu Sebuah Lembah Jurang Neraka, Ada juga yang Mengatakan bahwa Sijjin Adalah Lapisan Ketujuh Bumi, Ada juga yang Mengatakan Sijjin Adalah Buku Catatan Kemaksiatan Seseorang, Bahkan Ada juga yang Mengatakan bahwa Sijjin itu Adalah Tempatnya Iblis dan Para Tentaranya, Tempat ini disediakan Tuk Orang-orang yang Berlaku Curang dan Ia Sadar telah Berbuat Curang.
5. Dalam Kitab Imam Ibnu Majah Ada Hadits dari Riwayat Sahabat Ibnu Abbas R.A., Ia Berkata : Ketika Nabi S.A.W. tiba di Madinah (Ketika Hijrah Awal), Mereka (Para Penduduk Madinah) Adalah Manusia yang Paling Buruk dalam Hal Menakar (dan Menimbang sebab Umumnya Penduduk Madinah itu Pedagang), maka Alloh SWT Menurunkan FirmanNYA (QS. Al Muthoffifin Ayat 1) : *“Celakalah bagi Orang-orang yang Curang (dalam Menakar dan Menimbang)”*.
============
Ku Mau Cerita,
Dahulu Ada Salah Satu Sahabat MURRI yang Baru Ngaji saat itu, Bernama Haji Adi dari Wilayah Mauk Silaturahmi ke Rumah saat Ada Pengajian, dan Adabnya Adalah Para Santri di MURRI yaitu Setiap Ada Tamu yang Membawa Makanan maka dihadapkan Dahulu pada Saya sebab Memang Adabnya spt itu, Terkadang juga Saya Buat Kisah yang Berhikmah agar Sebelum Ngaji dimulai Ada Pelajaran yg Bisa diambil oleh Jama'ah yang pada Hadir, Kemudian Begitu Giliran Buah Pisang Saya Berkata : *"Ini Punya Siapa.? (sampai Beberapa Kali)"*|| Lalu Ada yang Jawab dari Kejauhan : *"Saya Bah"*|| *"Oh Pak Haji, Ini Saya Mau Tanya Pisang ini Belinya dimana Yah.?.*|| Ia Jawab : "Tadi Saya Lewat Pasar Sepatan Bah, Saya Lihat Ada yang Jual Pisang Ya sudah Saya Beli, Memangnya Kenapa Bah.?"|| Saya Berkata : *"Pisang ini Bermasalah, maka disimpan dikulkas saja, Itu Belinya Gimana Coba Ceritakan"*|| Ia Bercerita bahwa : "Tadi saat Beli Pisang Saya Menawar karena Saya juga Pedagang Bah, itu Pisang Harganya Rp.26ribu lalu Kata Saya "Udah lah Rp.25rb Nih Uangnya" sambil Saya Ambil Kantong Plastik lalu dibungkus dan Saya Kasihkan Uangnya, Tapi Bah Tuk Ukuran Pisang spt itu Harga Rp.25rb Masuk Bah, karena Saya juga Pedagang"|| Saya Menjelaskan : *"Begini Pak Haji, Itu ndak Sah sebab Belum Adanya Keridhoan dari Penjual, Belum Ada Ijab Qobul sbg Tanda Ridhonya sudah dibayar dan dibungkus saja, Solusinya agar Pisang ini Bisa dimakan Ada 2 yaitu : Nanti Pulang Ngaji Pak Haji Datangi Penjual Pisang itu lalu Katakan padanya Minta Ridho dan Ikhlasnya Saya Beli Pisang Rp.25rb, or Bisa juga Kasihkan Uang Rp.1000,- lalu Bilang Saya Terima Beli yah Pisang yang Sore Kemarin Saya Beli, maka Pisang Menjadi Shoheh dimakannya. Saat ini Pisang Simpan dikulkas saja Yah, karena Bermasalah shg Pisangnya ndak Bisa Ngikut Ngaji Bersama Saya Malam ini"*|| Ia Jawab : "Iyah Bah".
Besok Siangnya Saya Bilang ke Santri : *"Ayo Kumpul Kita Makan Pisang Haji Adi, Ambilkan"*, Begitu diambil Ternyata Masih Bermasalah, Akhirnya Saya Telpon Haji Adi saat itu Menanyakan Ttg Urusan Pisang sudah diberesin Belum, Ternyata Ia Jawab : *"Mohon Maaf Bah, Belum Sempat ke Pasar Sepatan karena Saya saat ini sedang di Tiga Raksa Ngurus Surat-surat Motor, Nanti Pulangnya Saya kesana Bah"*|| Saya Berkata : *"Ya sudah, Cepat Yah karena Pisangnya Mau dimakan"*. Begitu Sore Hari Saya Berkata ke Mang Santri : *"Ambil Pisangnya dikulkas"*. Ternyata sudah ndak Bermasalah lagi maka Kami Makan Bersama, Cuman Haji Adi ndak Laporan lagi bahwa Ia sudah ke Pedagang Pisang itu Tuk Meridhoi Pisang yang dibelinya Kemarin Sore.
Maka itu,
Eling Lan Waspadalah dan Berhati-hatilah Terhadap Apa-apa yang Kalian Makan, Apa yang Kalian Pakai dan Apa yang Kalian Tempati, Lihat dgn Seksama dan Jelas, Adakah Ridho Alloh SWT didalamnya itu, sebab Padahal Cara-cara yang Halal itu Simpel dan Mudah Tapi Masih saja dikotak-katik shg Menjadi ndak Halal maka Ambil Hikmah Pelajarannya dari Kisah ini.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT RUMPUT TABAH
Moch Djamhar Abdul Karim :
==============
MAKRIFAT
RUMPUT TABAH
==============
Ketahuilah,
"Niat Kalian yg Ingin Memperbaiki Diri & Kehidupan Kalian agar Lebih Baik Lagi Adalah Nawaitu yg Sungguh Mulia, Karena dgn Begitu Kalian sudah Membuka Diri agar Nur Hidayah & Nur Taufiq Alloh SWT Supaya Segera Turun Bersama TaubatMu itu. Kita Ini Sebenarnya Sangat Butuh Taubat Sampai pada Akhirnya Nanti Kita Sangat Butuh Kpd Gusti Alloh SWT saja. Taubat sbg Pembuka Segala Pintu-pintu Kebaikan agar Kalian Istiqomahkan, Karena Level Para Rosul pun Mereka juga Tetap Bertaubat dgn Caranya Masing-masing. Maka itu Tetaplah Bersemangat didalam TaubatanMu hingga Suatu saat Nanti Badan Bathin Kalian Telah Bersih dari Segala Kekotoran Dosa & Maksiat sbg Pertanda TaubatanMu Telah diterima oleh Alloh SWT"
==========
FAHAMI INI :
Pasal Rumput yang Tabah,
"Coba Kalian Lihat Rumput yang Ada disekitarMu Lalu Pandanglah dgn Baik-baik Kemudian Perhatikanlah Kehidupan Rumput Itu Karena Ku pun Banyak Belajar Ketabahan dari Rerumputan Itu"
Sahabat MURRI,
"Ternyata RUMPUT Itu Memiliki Daya Juang yang Cukup Tinggi, Tangguh & Pantang Menyerah serta Memiliki Mental Ketahanan Tuk Selalu Bangkit & Tumbuh Walaupun Setiap hari diinjak-injak, dipotong Bahkan Sampai dicabut hingga Keakar-akarnya Padahal Sudah Terpendam Kuat didalam Tanah. Tetapi Kalian Lihatlah Keesokan Harinya Ia Kan Tumbuh & Bersemi Kembali sampai Pribahasa pun Berkalam ; "Pabila Menanam Padi maka Rumput pun Ikut Tumbuh". Rumput ndak akan Mati Hanya dengan sekali Injakan Saja or Bahkan Sampai Ribuan Kaki pun Menginjaknya maka Ia Tetap Hidup, Tumbuh & Bangkit Kembali"
Sahabat MURRI,
"Bila Kalian Mendapatkan Berbagai Macam Cobaan, Ujian, Rintangan or Bahkan Sampai Jutaan Problematika yang selalu Datang Silih Berganti, Maka Tetaplah Tersenyum Meskipun Merasa ndak Nyaman di HatiMu, JiwaMu Tertekan, Bahkan ndak Kerasan dgn Keadaan Seperti Itu, Tetapi Usahakan agar selalu bisa Menghibur Diri Sendiri Supaya Tetap Bergembira disaat Terpaan Angin Kian Membesar"
"Pernahkah didalam Perjalanan Hidup Kalian Merindukan Seseorang, Misalnya Orang Tua. Pernahkah didalam Perjalanan Hidup Kalian Mengalami Taqdir yang ndak Mengenakan HatiMu, maka Itu Tetaplah Bangkit dgn Melihat Rerumputan Itu yang akan Selalu Tumbuh & Tabah Meskipun selalu diinjak-injak"
Maka itu,
"Semangatnya Tuk Tumbuh & Bangkit Kembali spt Jiwa Pejuang yang Tanpa Mengenal Lelah. Tetaplah Belajar Memahami Banyak Hal dari Guru & Alam disekitarMu Tuk Menjawab Tantangan Jaman Kedepannya. Karena Kehidupan akan Terus Mengalami Perubahan & Banyak Tantangan, oleh Sebab Itu Kalian harus Memiliki Mental Ketahanan yang Tangguh didalam Menghadapi Segala Problematika KehidupanMu"
"CARI & DAPATKANLAH GURU YANG SELALU MENGAJAKMU KE JALAN ALLOH SWT & BUKAN MALAH MENGAJAKMU KEPADA JALAN SELAINNYA, APALAGI SAMPAI BERANI MENJAUHKANMU KEPADANYA AGAR KALIAN NANTI MENJADI INSAN YANG BERUNTUNG SEHINGGA TANPA ADA LAGI RASA PENYESALAN YANG TIADA BERARTI ITU. PEGANGLAH KALAAMKU INI BAIK-BAIK, KARENA KU BANYAK MENYAKSIKAN TIPU DAYA IBLIS YANG MENYAMAR PADA SEGENAP POLA HIDUP & PERILAKU MANUSIA KHUSUSNYA PADA JAMAN AKHIR INI. Maka Itu, JAGA DIRIMU & KELUARGAMU DARI SEGALA TIPU DAYA IBLIS DKKNYA"
*Yang Harus Kalian Lakukan adalah Meneladani Rerumputan yang Sabar, Tabah & Tahan Uji Ini Walaupun Terhadap Jutaan Injakan Kepada Dirinya, Tetapi Ia Tetap Bangkit & Tumbuh Kembali spt Sedia Kala sambil Tetap Berusaha Bersemangat Hidup & Bikin Hati agar Lebih Hidup Lagi *_^.... (Silahkan Share).
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT QUNUT NAZILAH MURRI
Moch Djamhar Abdul Karim :
=====================
*MAKRIFAT*
*QUNUT NAZILAH MURRI*
=====================
Assalamualaikum Abah, maaf tanya doa Qunut Nazillah MURRI itu yg gimana?
===========
Wslm Wr Wb,
Saya dapati dari Guru Tarim yang Bersanad itu Begini Lafadznya :
A. *Pada Saat Sholat Shubuh maka Baca Do'a Qunut ini Dahulu* :
اللّٰهُمَّ اهْدِنَــــا فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنَــــا فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لَنَــــا فِيْمَا أَعْطَيْتَ وَقِنَــا شَرَّ مَا قَضَيْتَ
فَإِنَّكَ تَقْضِيْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ.
B. *Saat diselain Sholat Shubuh maka Baca Do'a Qunut diatas or juga Bisa Langsung Do'a Qunut Nazilah ini* :
اَللَّهُمَّ عَافِنَا وَالْطُفْ بِنَا وَاحْفَظْنَا وَانْصُرْنَا وَفَرِّجْ عَنَّا وَالْمُسْلِمِين. اللَّهمَّ اكْفِنَا وَاِيَّاهُمْ جَمِيعًا شَرَّ مَصَائِبِ الدُّنْيَا وَالدِّين. اَللَّهُمَّ اَصْلِحْنَا وَاَصْلِحْ مَنْ فِى صَلاحِهِ صَلاحُ الْمُسْلِمِين. اَللَّهُمَّ لا تُهْلِكْنَا وَاَهْلِكْ مَنْ فِى هَلاكِهِ صَلاحُ الْمُسْلِمِين. اَللَّهُمَّ اسْقِنَا الْغَيثَ وَالرَّحْمَةَ وَلا تَجْعَلْنَا مِنَ الْقَانِطِين.
اَللَّهُمَّ ارْفَعْ وَاصْرِفْ عَنَّا وَعَنِ الْمُسلِمِينَ الأَذَاى، والْبَلاء، وَالْقَهْطِى، وَالْحُمَّى، والظُلْمَى، وَجَمِيْعِ اَنْوَاعِ الْفِتَن، وَالْمِحَن، وَاْلأَمْرَاضِ، وَاْلأَسْقَامِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَن، وَادْفعَِ اللَّهُمَّ عَنَّا سَرَّ الطَّاغِين، وَالْبَاغِين، وَالْمُعْتَدِين، وَالظَّالِمِينَ بِمَا شِئْتَ، عَاجِلاً غَيْرَ اَجَلٍ فِى عَافِيَةٍ وَسَلاَمَةٍ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَاحِمِيْن. وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ وَسَلَّم.
*Ya Alloh, Perbaikilah Kedaan Kami, Kasihanilah Kami, Naungilah Kami, Tolonglah Kami, Selesaikanlah Permasalah Kami dan Seluruh Kaum Muslimin. Ya Alloh, Cukupkanlah Kami dan Mereka Semua (Kaum Muslimin) dari Buruknya Musibah Dunia dan Agama Kami. Ya Alloh, Perbaikilah Kami dan Perbaikilah Semua yang dengan Perbaikan atasnya Merupakan Maslahat bagi Kaum Muslimin. Ya Alloh, Janganlah Engkau Celakakan Kami dan Celakakanlah Mereka yang dengan Kecelakaan atasnya Merupakan Kemaslahatan bagi Kaum Muslimin. Ya Alloh, Curahilah Kami Berupa Hujan Deras Limpahan dari RohmatMU dan Jadikanlah Kami Termasuk Golongan Orang-orang yang ndak Berputus Asa. Ya Alloh Angkatlah dan Singkirkanlah dari Kami dan dari Kaum Muslimin segala Gangguan, segala Musibah, Kekeringan, Wabah Demam, segala Kejahatan, segala Bentuk Fitnah, Kesulitan Cobaan, Wabah Penyakit, Kesakitan, dari segala yang Terlihat Zhohir maupun yang Tersembunyi, dan Jauhkanlah dari Kami Ya Alloh segala Kejahatan Para Penguasa Keji, Para Perampok, Para Musuh-musuh (Islam), Para Orang-orang Zholim, dan Jauhkanlah Sejauh-jauhnya Menurut KehendakMU dengan Segera Tanpa Tertunda-tunda, dalam Kesehatan dan Keselamatan (yang Sebenarnya), Wahai Yang Maha Kasih Sayang dari Semua Pemilik Sifat Kasih Sayang, dan Sholawat Alloh Atas Junjungan Kami, Muhammad, Nabi yang Ummiyyi dan juga atas Keluarga Beliau dan Para Shohabat Beliau serta Salam atas Mereka"*.
*_Keterangan_* :
1. Qunut A dibaca ketika Shubuh lalu ditambahkan Qunut B.
2. Qunut A dibaca Keras agar diaminkan oleh Jama'ah.
3. Ketika Membaca Sholawat Ummiyyi agar dikeraskan dan Makmum Cukup Berkata "Aamiin" maka ndak Perlu Membaca Sholawat, Tetapi Pabila ndak Membaca "Aamiin" maka Bacalah Sholawat Ummiyyi diatas.
4. Ketika Membaca Qunut B dianjurkan pada Sholat Selain Shubuh Khususnya Waktu Ashar or Waktu Isya, Khusus Makna Ashar itu Adalah Waktu Senja dimana Manusia Semuanya dalam Kerugian dimasa-masa Akhir Hayatnya dan dimasa-masa Tuanya.
5. Qunut Nazilah ini Boleh dibaca dan diselipkan disaat Berdoa Tahlilan d.l.l.
6. Qunut Nazilah pada Jaman ini Sangat dianjurkan dibaca sebab Banyak Umat Islam yg Lalai dan Lupa pada Alloh SWT shg Sangat Mudah Berbuat Dosa dan Maksiat hingga Berdampak Bencana dan Kekacauan dimana-mana Khususnya Bidang Akhlak, Ibadah, Iman, Tauhid dan Ketulusan Hati.
7. Fahami Arti Maknanya Do'a Qunut diatas agar Ketika Membacanya Tepat Berhenti dimana Tuk diaminkan oleh Para Jama'ah.
8. Dimakruhkan setelah Selesai Membaca Do'a Qunut disaat sedang Sholat yaitu Mengusap Wajah.
9. Tatakrama Berdo'a Adalah Mengangkat Kedua Tangan Setinggi Bahu.
10. Adapun Makna Qunut itu Bermacam-macam diantaranya : Berdiri Lama (HR. Imam Muslim No. 756, Imam Ahmad Jilid 3 No. 302-309, Imam Attirmidzi No. 387 dari Sahabat Jarir R.A., Imam Ibnu Majah No. 1421, Imam Al Baihaqi Jilid 3 No. 8 ), Diam, Tho'at (QS. Al Baqoroh Ayat 238, QS. Az Zumar Ayat 9 dan QS. At Tahrim Ayat 12 d.l.l.), Menghinakan Diri kpd Alloh SWT (QS. Ar Rum Ayat 26), Do'a, Khusu', dan Bermakna Tasbih (Dalam Beberapa Kamus Arabic).
11. Adapun Makna Nazilah Adalah Musibah or Malapetaka or Marabahaya or Bencana, sedangkan Makna Qunut Nazilah Adalah Suatu Doa yg Isinya Mendo’akan Kebaikan dan Kemenangan Khusus Tuk Kaum Muslimin dan Mendo’akan Kecelakaan or Kebinasaan bagi Kaum Kafir dan Kaum Musyrik yang Menjadi Musuh-musuh Islam serta Berdoa Meminta Keselamatan dan Keamanan dari Segala Musibah dan Bencana yang Melanda Negeri yg ditempati oleh Kaum Muslimin dimanapun Berada.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT JENIS-JENIS QUNUT
Moch Djamhar Abdul Karim :
=================
*MAKRIFAT*
*JENIS-JENIS QUNUT*
=================
Assalamualaikum Wr. Wb, Mohon pencerahannya. Di daerah tempat saya tinggal ada salah satu imam yang suka melakukan qunut pada setiap sholat fardu. Jadi lima sholat fardu memakai qunut dan qunutnya sama dengan qunut yang dibaca waktu shubuh. Mohon pencerahannya apakah ini disyareatkan oleh Nabi Muhammad SAW atau tidak? Sebab setahu saya qunut itu hanya pada waktu sholat shubuh. Terima kasih pencerahannya. Salam takdim dari saya yang fakir akan ilmu dari tasikmalaya.
==========
Wslm Wr Wb,
Dalam Kitab Ghoyatu Talkhish Ada Keterangan sbb :
(مسألة) المنقول لأصحابنا في ندب القنوت في غير الصبح من المكتوبات ثلاثة أقوال: القنوت مطلقاً عكسه الثالث الأظهر أنه يقنت للنازلة كالوباء والقحط والعدو والجراد وقلة المطر بحيث لا تزول الحاجة بما حصل منه إذ يستحب صلاة الإستسقاء لإنقطاع المطر أو قلته بحيث لم تحصل به الكفاية أو تحصل وكان في الزيادة نفع واذا كان هذا في الصلاة وهي يحتاط لها أكثر فأولى استحباب القنوت لذالك في المكتوبات.
[Masalah] Yang dikutip oleh Para Ashab Kita (Madzhab Syafi'iyyah) Tentang *Kesunahan Qunut pada Sholat-sholat Pardu selain Shubuh Ada Tiga Pendapat*, yaitu :
1. Disunnahkan secara Mutlaq.
2. Tidak disunnahkan secara Mutlaq.
3. Menurut Qoul Azhar (disunnahkan) Qunut Nazilah Seperti (Adanya sebab) Wabah, Paceklik (Kekeringan), Musuh (Penyerangan Orang Kafir), Belalang (Hama), Hujan yang cuma Sedikit yang ndak bisa m Memenuhi Kebutuhan. Karena disunahkan Sholat istisqo' yang disebabkan ndak adanya Hujan or Sedikitnya Curah Hujan sekiranya ndak Menyukupi or Mencukupi tetapi Ada Manfaatnya ketika Curah Hujan lebih Banyak. Ketika hal ini disunnahkan dalam Sholat dan Merupakan lebih Dominan Bentuk Kehati-hatian maka lebih Utama disunnahkan Qunut karena Hal Tersebut Dalam Sholat-Sholat Pardu.
Maka Utamanya Adalah Lihat Situasi dan Kondisinya, Sekalipun Boleh Qunut spt Shubuh disemua Sholat Pardunya Tapi masih Khilafiyyah. Maka Bila Kalian Jadi Imam agar ndak Terlalu Berlebihan Terlalu ke Kiri or ke Kanan, Ciftakan Latihan Keseimbangan dalam Beribadahnya.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
MAKRIFAT MEMIKAT LAWAN JENIS
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
MAKRIFAT
MEMIKAT LAWAN JENIS
====================
*Bagi yg Merasa Perlu saja
Sahabat MURRI,
"Lelaki yg Masih Mengira bahwa Gombalan Adalah Senjata Utama Mereka Tuk Meluluh Lantahkan Hati Wanita, Maka MURRI Menganggapnya sudah Ketinggalan Jaman. Membuat Wanita itu Jatuh Hati itu Banyak Caranya, dan ndak selalu dgn Rangkaian Kalimat Cinta Pujangga Kelas Dewata. Sejatinya, Wanita lebih Menyukai Lelaki yg Bertindak dibandingkan dgn hanya Mengucapkan Ratusan Kalimat Cinta sampai Berbusa-busa".
"Ternyata Setelah Saya Cek and Ricek Ada Beberapa Hal yg bisa Membuat Hati Wanita itu ndak mau Berpaling lagi pada yang Lain. Karena dimatanya nggak akan Ada Lelaki lain yg bisa Mengalahkan KeunikanMu, yakni sbb :
1. Ingat, Gombalan Bukan lagi Hal yg Penting tetapi Tindakanlah yg Menjadi hal Terbaik yg harus dimiliki oleh Para Lelaki Masa Kini. Mungkin Ada Lha Sebagian Lelaki itu yg Berpikir kalau Wanita itu akan Bahagia begitu Mendengar Kalimat Rayuan Cinta dari Lelaki. Padahal sih Aslinya Banyak ndak Suka Rayuan itu. Sebenarnya, Wanita itu lebih Menyukai dgn Tindakan Nyata dibandingkae hanya Sekedar Ucapan Semata. Maka itu Jangan Salah, Pabila Wanita juga bisa Menjadi Makhluk yg Paling Logis. Kalau Lelaki dianggap ndak Mempunyai Rencana yg Jelas, ya Jangan Menyesal Kalau Lelaki itu akan ditinggalkannya. Sebab Gombalan itu hanya Pemanis Semata, Bukan Segalanya Apalagi Pabila sudah Hidup Berumah Tangga.
2. Kalau Memang Berniat Serius, maka Temui Bapak Ibunya dan ndak harus Serius juga. Maksudnya : Tampakkan Diri saja Kalau Kalian itu Memang Lelaki Gentleman. Datang ke Rumah Wanita Tuk Sekedar Berkenalan dgn Orang Tuanya bukan Mengisyaratkan Kalau Kalian Langsung Mau nikahin Putrinya Besok Pagi *_^. Bukan. Tetapi, Orang Tua Wanita itu akan Tahu Anaknya sedang Dekatan dgn Siapa. Bonusnya Adalah Kalian dimata Wanita akan Terlihat lebih Gentleman. Terus lagi Ketemu Orangtua Wanita juga bisa bikin Hubungan Kalian Bisa Lancar Djaya ke Depannya. Itu Artinya Kalian dan Si Dia bisa Tahu diawal Hubungan Kalian itu dapat Restu Apa ndak dari Orangtua WanitaMu itu. Kalau Jodoh, Kan lebih Wenak Jalaninnya.
3. Sebagai Lelaki juga Bisa dgn Memberi Kejutan Manis yg Berbeda Tentunya dari Kisah Cinta yg lain, Misalkan dgn Memberikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Melalui Iklan dihalaman Utama Koran. Ultah Mu juga Kalau Ada dikoran or Majalah or Media lainnya Lebih Menarik Misalkan dari Daerah Nganu *_^. Bukan Trendnya lagi Memberikan Kejutan ke Wanita itu dgn hanya Bermodalkan Setangkai Bunga or Ice Cream 10 Ribuan or Coklat Nganu *_^. Cari Cara yg Sederhana Tetapi Berbeda agar Wanita itu bisa Merasakan dirinya Spesial dibanding yg lain. Coba saja Wanita Mana yg ndak Salah Tingkah Pabila dapat Ucapan Ultahnya Ada dihalanan Utama Koran Nganu Misalkan d.l.l. Banyak Cara Sederhana yg Baik dan Elegan.
4. Lelaki itu harus Rajin Menanbung Walaupun memang agak Berat, Tetapi itu harus Kalian Lakukan. Sebab Wanita akan Merasa Aman Pabila Lelaki itu Pintar Berhemat. Bahkan Ada Wanita itu Bicara : "Aku ndak Masalah kalau Lelaki itu Penghasilannya Kecil, yg Penting Ia bisa dan Punya Tabungan". Wanita itu Memang harus Matre. Namun dalam takaran yg Wajar Tentunya. Dan Lelaki itu harus Memenuhi Hasrat Kematrean si Wanita dgn Cara yg Wajar pula. Misalkan Si Lelaki harus Punya Uang Tabungan yg Cukup agar Sewaktu-waktu bisa dipergunakan. Ketahuilah, Menabung itu Memang Berat sekali, Tetapi kalau Kalian Sungguh-sungguh Menyisahkan PenghasilanMu Pasti bisa kok. Motivasikan diri Kalian kalau ndak hanya Barang yg bisa Kalian Berikan Padanya. Beri tahu saja kalau kamu punya Tabungan yg Cukup Tuk Keperluan Mendadak maka Si Wanita Pastinya akan Merasa Aman, ndak Percaya?. Coba Azzah Kalian Buktikan.
===============
5. Kalau Mengajak Jalan itu disamping harus Bersama Mahromnya juga Jangan Pergi ke Mall or ke Tempat-tempat Gaul lainnya. Cobalah Ajak ke Pameran Rumah or Furniture, itu Tuk Membangkitkan Sugesti Keseriusan Kalian kepadanya, Jadi Bukan diajaknya ke Majelis Ta'lim dan Majelis Dzikir Terus *_^ Memangnya Hidup itu Cuman itu saja Sesekali Kunjungi yg Berkaitan dgn Rumah Tangga, Misalkan spt Pameran Furniture itu shg Saat HubunganMu sudah Dalam, maka Saatnya Kalian mulai Meninggalkan Tempat-tempat yg dahulu sering Kalian Datangi sedari muda spt Cafe-cafe Mahal or Tempat Ngopi Buatan Luar Negeri or Tempat Nongkrong lainnya. Cobalah Tuk Datang ke Acara Pameran Rumah or Furniture. Ajak PasanganMu Tuk Merasakan Atmosfir Keseriusan Hubungan dgn cara yg Berbeda. Toh, Nantinya Kalian Memang akan Membeli Barang-barang Berkaitan Rumah Tangga. Bisa juga Kalau WaktuMu Luang, Sesekali Datanglah ke Kuburan, Toh itu juga Rumah Masa Depan Kalian juga, Ya kan *_^. Ingat, ndak Selamanya Wanita itu suka dgn Kata-kata maka Lengkapilah Kebahagiaan Mereka dgn Aksi-aksi Keren dan Bermanfaat lainnya dgn Mewujudkan Berbagai bukti.
"Wanita itu Memang Ribet, karena Tuk itulah Lelaki diciptakan. Memahami Wanita itu dgn Berbagai Sisi. Bukan hanya dgn Gombalan : "Bapak Kamu Pilot Yah?"|| Lho Kok Kamu Tahu|| Iya Tahu Donk, Soalnya Kamu Sudah Menerbangkan HatiKu *_^".
MAKRIFAT DILARANG MENGAJI
Moch Djamhar Abdul Karim :
==================
*MAKRIFAT*
*DILARANG MENGAJI*
==================
Assalamu 'alaikum wr.wb. abah kan wanita harus taat pada suami selama tidak memerintahkan untuk bermaksiat kepada Alloh, tapi kalau suami melarang istrinya untuk pergi tanpa ada alasan, spt melarang pergi ke pengajian or silaturahim ke ortu, dosa tidak itu suaminya, termasuk saya ingin taubat sungguh2 dibedah ruhani dibimbing abah tapi dilarang tanpa alasan bagaimana sikap saya, terimakasih
===========
Wslm Wr Wb,
1. Suami Melarang Istrinya Tuk Pergi ke Pengajian itu ndak Berdosa dengan Syarat si Suami Sendiri bisa Mengajarkan Ilmu-ilmu Agama pada Istrinya.
2. Dalam Kitab I'anatu Tholibin Jilid 4 Hal. 80 dijelaskan bahwa *"Isteri ndak Berdosa bila Pergi Tuk Menuntut ilmu yang Wajib (Bukan Ilmu yang Sunnah) bila Suami or Mahromnya ndak bisa Mengajarknya"*.
3. Isteri Wajib Menolak Suami Pabila Pergi ke Pengajian Tuk Menuntut Ilmu yang Sifatnya Pardu A'in sebab ndak Ada Taat pada Makhluk. Tapi Bila Isteri Pergi Tuk Menuntut Ilmu yang Sifat Pardu Kifayah dan Sunnah maka Istri Wajib Taat pada Suaminya.
4. Dalam Kitab Hasyiah Al Baijuri Jilid 1 Hal. 113 dijelaskan bahwa *"Wajib atas Isteri Belajar Apa yang Ia Butuhkan spt Ttg Hukum-hukum Haid, Nifas dan Istihadhoh. Pabila Suaminya 'Alim maka Wajib Belajar kepadanya Tapi Pabila Suaminya Awam maka Baginya Boleh Keluar Rumah Tuk Bertanya kepada Ulama Mengenai Hal itu bahkan Wajib Bagi Isteri Tersebut Keluar dan ndak Ada yang Bisa Mencegahnya, Terkecuali Suami Bisa Menjawab dan Mengajarkan Isteri Mengenai Hal itu (Wajib 'Ain Buat Isteri"*.
5. Isteri Pergi Mengaji Tuk Hal-hal yang Wajib 'Ain ini Tujuannya Tuk Meringankan Beban Dosa dan Tangung Jawab Suami Kelak diakhirat sebab Seharusnya Suami yang Mengajarkannya.
6. Dalam Kitab Is'adur Rofiq Jilid 1 Hal. 148-149 dijelaskan bahwa : "Isteri Wajib Mendahulukan Hak-hak Suami daripada Hak-hak Kerabatnya bahkan Haknya Sendiri pada Beberapa Urusan, dan dikisahkan bahwa Sesungguhnya Ada Seorang Isteri yang Suaminya Pergi Berdagang dan Berpesan Janganlah Kamu Pergi Keluar Rumah, Padahal Ayahnya lagi Sakit Keras Terus Isteri Tersebut Meminta Izin Nabi S.A.W. Tuk ke Rumah Orang Tuanya lalu Beliau Menjawab : *"Taatlah pada SuamiMu"* dan Tak Lama kemudian Ayahnya Mati, Terus Isteri Tersebut Meminta Izin lagi pada Nabi S.A.W. Tapi Beliau Menjawab : *"Taatlah pada SuamiMu"* setelah Ayahnya dikubur Nabi Menyampaikan pada Isteri Tersebut bahwa Alloh SWT telah Mengampuni AyahMu Sebab KetaatanMu pada SuamiMu, lalu Nabi S.A.W. Bersabda" :
لو أمرت أحدا أن يسجد لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها لعظيم حقه عليها فعليها مسرته
*"Bila aku Memerintahkan pada Seseorang Tuk Bersujud pada Selainnya, Niscaya Aku akan Memerintah Seorang Isteri Bersujud pada Suaminya karena Terlalu Besarnya Hak Suami Terhadap Istrinya, maka Wajiblah Isteri Tersebut Membahagiakan Suaminya"*.
7. Maka agar Saling Pengertian Satu Sama Lainnya Baik antara Suami ke Isteri Maupun Isteri ke Suami, sebab Keduanya sama-sama sedang Proses Belajar. Sebab Saya Perhatikan Kasihan Sekali Nasib si Isteri Pabila Berjodoh dengan Seorang Suami yang Awam dan Egois dimana Sang Isteri hendak Mengaji Tapi dilarangnya, sedangkan Isteri ndak diajarkannya maka Pabila Isterinya Kelak Melawan Suami Wajar sebab ndak dididik Akhlak dan Agama oleh Suaminya.
8. Ada juga Isteri Mau Taubatan Nashuha juga dilarang Suaminya Tetapi Isteri ndak dibimbing Tuk Taubat dan Bagaimana Taubat yang Sesungguhnya, sebab Suaminya juga Sering Berbuat Dosa dan Maksiat. Karena ini Urusan *Pardu 'Ain* maka Isteri Tak Taat Urusan seperti ini Tak Berdosa, Syukur-syukur jadi Isteri itu bisa *Meringankan Tanggungjawab Suami Kelak diakhirat sebab sudah Terbimbing Taubatnya* tadi, sebab Suaminya Awam Kurang Faham Agama, Biasanya Orang yang Kurang Faham Agama itu Tandanya Justru *MERASA Faham Agama Padahal Aslinya Awam Hakikat Beragama*. Sambil Do'akan Suami yang seperti ini supaya Mendapatlan Hidayah Taufiq Alloh SWT, sama kepada Orang Tua juga.
9. Padahal Diakhirat Nanti Anak dan Isteri akan Menjadi Fitnah (Bumerang) Bagi Suami dan Ayahnya, Pabila ndak dididik Agama or Awam Mengenai Agamanya saat didunia sebab Banyak Hal yang diterajangnya dalam Kehidupannya sehari-hari baik Urusan Tauhidulloh maupun Urusan Syari'at Beragama, Padahal Hal itu Haram dan Berdosa Baginya.
#Baca-baca Ulang agar difahami
MAKRIFAT MOBIL PENYOK
Moch Djamhar Abdul Karim :
==============
*MAKRIFAT*
*MOBIL PENYOK*
==============
Ku Mau Cerita,
"Ketika Praktekum Perjalanan Bandung ke Subang Mobil yang Ku Kendarai Menabrak Batu dan Kayu Besar yang Ada disisi Jalan Sebelah Kanan, Untungnya saat Itu ndak Ada Kendaraan yang Lewat shg Hanya Menabrak Batu dan Kayu Besar saja shg Bagian Depan Mobil Penyok. Saat Itu Sekitar Pukul 05:00 Wib, dimana Driver MURRI Mengantuk dan Ku Beserta Para Santri MURRI yang Ada di Mobil Itu pun sama-sama Tertidur Sebentar Mungkin Karena Lelah Perjalanan Sejak Kemarin. Taqdirnya Kami Semua Selamat hanya Bamper Mobilnya saja yg Remuk kedalam. Ku Berkata ; "Tadi Kan Ada yang Saya Tugaskan Tuk Menemani Driver Sambil Terus Berdzikir Tanpa Tidur (Bergiliran), Karena Bila Kita Semua Lengah Sebentar saja maka spt inilah Kejadiannya, Ini Pepeling dari Alloh SWT. Ingatlah, Kita ini Sedang Praktekum Bukan Jalan-jalan Biasa Jadi Harus Lebih Banyak Eling dan Waspada Selalu, Minimalnya Satu Orang Ada yang Harus Melekan"*.
"Setelah Ba'da Shubuh pun Kami Melanjutkan Perjalanan Arah Kota Subang lalu Melanjutkan ke Arah Perkampungan shg Tibalah Saatnya TUGAS Kang Sonny (22 Tahunan) dgn Bamper Bawah Mobil Tetap dalam Kondisi Penyok Kedalam. Lalu dititahlah Kang Sonny ini Tuk Turun dari Mobil dan Mencari Simbol Dirinya dikp. Manyeti itu, Namun Takala Ia Turun Berjumpa dgn Seseorang yang Wajahnya Hampir sama Persis spt Adiknya. Akhirnya Ia Masuk kedalam Mobil lalu Takala Ia ditanya ; *"Apa yg Kamu Temukan.?."*|| Ia Jawab : "Saya Melihat Anak Laki-laki spt Adik Saya Bah"|| *"Terus Kamu Sapa ndak.?."*|| "NGGAK BAH"|| *"Kamu Turun dari Mobil lalu Kamu Sapa dia Yah, Terserah Kamu Mau Bicara Apaan, Misalkan Tanya Daerah ini Apa Namanya"*.
Tetapi,
(Disaat Ia Sapa Anak Laki-laki itu yang Seumuran SMP itu, Malah Anak itu Curiga kpd Si Sonny ini spt Orang Ketakutan diculik. Padahal Cuman Tanya ; "Maaf Dek, Adek Namanya Siapa.?. dan Kampung ini Namanya Kampung Apa Yah.?." shg Karena Anak Laki-laki itu spt Ketakutan maka Datanglah Para Preman Kampung Menghampiri Kang Sonny lalu ditanya Ttg Beberapa Hal. Kemudian Para Preman Mendekati Mobil yang Saya Kendarai itu Walaupun Jaraknya Sekitar 20m dari Kang Sonny Bertanya tadi, lalu Ketika Mereka Melihat Bamper Depan Mobil Penyoknya Lumayan shg Mereka Bertambahlah Curiga kpd Kami Karena Mungkin Khawatir Ada Kasus Tabrak Lari or Menculik lalu Kabur d.l.l. Kang Sonny Belum Masuk ke Mobil Namun Para Preman Menyuruh Kami agar Keluar dari Mobil. Kemudian dgn Tenang Ku Titahkan kpd Driver Tuk Keluar dari Mobil agar Mengkondisikan Para Preman itu. Lalu Takala Driver MURRI Menjelaskan dgn Jujur Bahwa Bamper Depan Mobil ini Penyok Karena Tadi Pagi Menabrak Batu dan Kayu Besar dijalan Bandung Arah Subang serta Menjelaskan Bahwa Sedang ada Kegiatan didalam Mendidik Mental Anak Muda itu bla bla bla..., Intinya Menjelaskan dgn Jujur shg Akhirnya Para Preman itu Memahami dan Memaklumi lalu Mempersilahkan Melewati Jalan Kampung Tersebut".
===========
"Sambil Mobil Melaju sekitar 10-20cc Ku Berkata kpd Kang Sonny ; *"Sonny, Kamu Fahami Taqdir tadi itu Adalah Alloh SWT Mentaqdirkan Kamu spt Itu, Tahu ndak Kenapa sampai-sampai Anak Kecil saja ndak Percaya sama Kamu.?."*|| (Ia pun Menjawab sambil Menangis) : "Mungkin Karena Saya Nggak Akur sama Adik Saya Bah"|| *"Bukan itu, Kamu itu Sering Berbohong shg Anak Kecil saja Sampai ndak Percaya KpdMu. Coba Kamu Merenung, Ada ndak KeluargaMu yang Percaya KpdMu, Ada ndak Teman-temanMu yang Percaya kpdMu, Ada ndak didaerahMu yang Percaya kpdMu, hampir Semuanya ndak Ada yg Percaya. Karena Kamu itu Terkenalnya Pembohong, Cuman di MURRI saja Kamu Masih dipercaya Walaupun Saya Tahu Bahwa Saya pun GuruMu Sendiri Seringkali Kamu Bohongi Selama ini Cuman Saya Pura-pura saja ndak Tahu. BETUL ndak Sonny.?."*|| (Akhirnya Ia pun Menangis Tambah Kencang didalam Mobil sambil Menjawab ndak Begitu Jelas) "Iyah Memang Saya Akui Bahwa Saya ini Sering Berbohong Bah, Bimbing Saya agar Saya Bisa Memperbaiki Diri Saya ini"|| *"Ingat Sonny, Kalau Orang yg Sering Mabuk-mabukan Lambungnya akan Terasa Terbakar shg Terkena Maagh dan Sering Masuk Angin maka Mabuknya akan Berhenti dgn Sendirinya, Orang yang Sering Berzina Terus-terusan maka Akan Busuk Kemaluannya shg Zinanya Akan Berhenti dgn Sendirinya. Tapi Kalau Kamu Seringnya Berbohong, Kalau ndak dihentikan saat Ini juga maka Sampai Kamu Tua pun Bahkan sampai Kamu Meninggal pun Masih Bisa Berbohong. Maka Itu Berhati-hatilah, Pesan Saya Adalah Jangan Bohong-bohong Lagi Yah, spt Tadi Tuh Driver Menjelaskan dgn Kejujuran maka Aman dan Selamat. Tuk Adik Kamu agar Akur yah, Coba Kamu Ingat-ingat Punya Salah Apa ketika Mau Berangkat Bersama Saya ini"*|| Ia Jawab : "Nganu Bah, Sepatu Adik Saya Pakai"|| *"Iyah Nanti Pulang Praktekum ini Kamu Minta Maaf yah pada AdikMu itu, agar Ia sbg Adik Bisa Menghargai Apalagi Bisa Menghormati Kamu sbg Kakaknya"*.
"(Akhirnya Sekitar Perjalanan 50m dari Tempat Tadi, Tepatnya didepan SDN Manyeti Kang Sonny ini dititahkan lagi Turun dari Mobil Tuk Mendapatkan Simbol Dirinya Kembali Saya Berkata : *"Sonny, Kamu Turun lagi yah, Cari Diri Kamu"*. Lalu Mobil Menunggunya agak Jauhan dan Sekitar 7 Menitan Ia Balik Lagi ke Mobil lalu ditanya ; *"Apa yang Kamu Dapatkan.?."*|| "Hati Saya Greteg ke Rumah Kosong didepan SD itu Bah"|| *"Terus, Apakah Kamu Masuk.?".|| "Nggak Bah"|| *"Kamu Turun, lalu Masuk ke Rumah Kosong itu Yah didalamnya Ada Apaan Coba.?."*|| (Akhirnya Ia pun Turun dari Mobil dan Mendekati Rumah Kosong itu, Sekitar 5 Menitan Ia pun Masuk lagi kedalam Mobil. Lalu Ku Berkata) ; *"Apa yg Kamu Temukan didalam Rumah Kosong itu (Sekitar 20m dibelakang Mobil)"*|| "Saya nggak Masuk kedalam Bah, Cuman Lihat dari Luarnya saja"|| *"Lhooo Kenapa ndak Masuk, Kamu Takut Yah sama si Mi'ing.?"*.|| (Ia pun Menjawab Pelan) ; "Iyah Bah"|| *"Wadduhh, Sonny.... Sonny.... Siang-siang Begini Takut sama Si Mi'ing. Si Mi'ing Kamu Takuti Tapi Kamu Bohong ndak Takut sama Alloh SWT, Kamu Nantinya Mau Jadi Pemuda Apaan Kalau Takut sama Si Mi'ing, Bisa Melihat juga ndak Cuman ditakut-takutin sama Otak dan Prasangka BurukMu Belaka. Makanya Jangan Suka Bohong Yah, Tuh Buktinya sama si Mi'ing Jadinya Takut"*|| (Ia pun Menjawab sambil Menangis) ; "Iyah Bah, Saya Nggak Bohong-bohong lagi Bah, Saya Kepingin Taubat, Bimbing Saya Bah".
*"Kamu Siap Satu Kali Lagi Yah Turun,, Ini yg Terakhir dah, Sekalian dibuat yang Lebih Mengena Buat DiriMu"*|| (Sekitar 50m dari Rumah Kosong tadi Ada Gang disebelah Sisi Kanan Jalan lalu Ia pun dititah Turun lagi) ; *"Tuh Ada Gang, Kamu Turun lalu Masuk Gang itu Terus Kamu Telusuri sampai Ujung Gangnya Yah. Nanti Kamu Menemukan Apa diujung Gang itu, Ceritakan Yah"*|| "SIAP BAH!!."|| (Sekitar 10 Menitan Ia pun Balik lagi ke Mobil) : *"Sonny, Apa yang Kamu Temukan di Gang itu.?"*.|| "Saya Telusuri Gang itu, lalu diujung Gang Saya Menjumpai Mobil Kuning yg sama Persis dgn Mobilnya Bapak Saya. Kok hampir Sama Yah"|| *"Kamu Tahu ndak Maksudnya Apaan.?"*.|| "Apaan Ya Bah"|| *"Sonny.... Sonny... Kamu itu Jangan Melawan ke Bapak Kamu Yah (Akhirnya dia Pun Menangis Sejadi-jadinya didalam Mobil yg Sedang Melaju itu) Bapak Kamu sudah Baik ke Kamu dididik, disekolahkan, Bapak Kamu Cuman Kepingin Punya Anak yang Sholeh Tapi Kamunya Melawaaan saja. Sama Bapak Beranian Tapi sama si Mi'ing Kamu Malah Takut, Kamu mau Jadi Pemuda Apaan Nantinya. Nanti Pulang Kamu Minta Maaf Yah ke BapakMu"* || (Ia sambil Menangis Tersedu-sedu Berkata) : "Iya, Saya akan Minta Maaf"|| *"Iyah Gituh, Inget Yah, Kamu itu ndak Perlu Mesantren di MURRI ini Tapi Kamu Cukup Satu Pesan Saya ; "Kamu Bantu-bantu Orang TuaMu, Kamu Senangkan Hati BapakMu itu Yah, Jangan Melawan-melawan lagi, padahal Bapak Kamu itu Baik, Bagaimana Kamu Sanggup ndak.?."*|| Ia Jawab : "yah Saya Siap Bah".
Maka itu,
Dalam Kitab Shohih Imam Al Bukhori, Kitab Subulus Salam Syarah Bulughul Marom Ada Hadits Riwayat Sahabat Abdulloh Bin Amr bin 'Ash R.A., Ia Berkata bahwa Rosululloh S.A.W. Bersabda :
ان من اكبر الكبائر ان يلعن الر جل والديه .قيل رسول الله.و كيف يلعن لر جل والديه؟ قال: يسب الرجل ابا لرجل فيسب أبا لرجل فيسب أباه ويسب.
*"Diantara Dosa-dosa Besar yaitu Seseorang Memaki Kedua Orang Tuanya", lalu Para Sahabat Bertanya : “Ya Rosululloh, Apakah Ada Seseorang yang Memaki Kedua Orang Tuanya?” Kemudian Beliau Bersabda : *“Ya Ada, Pabila Seseorang Memaki Ayah Orang Lain kemudian Orang yang dimaki itu Membalas lalu Memaki Ayah Orang yang Memaki tadi kemudian Ia Memaki Ibu Orang lain, dan Orang itu pun Balas Memaki Ibunya"*.
Seringkali Orang-orang Berpesan Ttg Ibu, Namun Seakan-akan Melupakan Bapaknya, Mintalah Ma'af dan Ridho dari Bapak dan Ibu Kalian, Semoga Alloh SWT Kan Meridhoi Kalian Jua. Bila Mereka Wafat maka Do'akanlah dgn Tulus Ikhlas dan Birrul Walidain itu Adalah Berbuat Baiklah kpd Kedua Orang TuaMu Bukan hanya IbuMu saja, Semoga Orang Tua Ridho maka Alloh SWT pun Ridho jua.
MAKRIFAT REZEKI TAK TERTUKAR
Moch Djamhar Abdul Karim :
====================
*MAKRIFAT*
*REZEKI TAK TERTUKAR*
====================
Aslm wr wb abah dlm kitab rukun islam kedua murri ada wirid rosul dibagian akhir kalimatnya "allohumma laa mani'a limaa a'thoyta dst" apakah itu bagian dari iman pada qodho dan qodar, mhn penjelasannya
===========
Wslm Wr Wb,
Iman pada Qodho dan Qodar itu Ada 9 Kaidah, Dua diantaranya ada didoa Matsuroh Ba'da Sholat MURRI yang Berbunyi :
اللهم لا منع لما أعطيت ولا معطي لما منعت ...
*"Ya Alloh ndak Ada yang dapat Mencegah Bila Engkau Memberi dan ndak Ada yang dapat Memberi Bila Engkau Mencegah.."*. Itu Do'a Ada dikitab Shohih Imam Al Bukhori No.844, Kitab Shohih Imam Muslim No.593, Kitab Sunan Imam Abu Dawud No.1505, Kitab Musnad Imam Ahmad Jilid 4 Hal.245, 247, 250, 254, 255, Kitab Shohih Imam Ibnu Khuzaimah No.742, Kitab Sunan Imam Ad-Darimi Jilid 1 Hal.311, dan Kitab Sunan Imam An-Nasa-i Jilid 1 Hal.70-71 Riwayat dari Sahabat Al-Mughirah bin Syu’bah R.A. Maka dari Sinilah Kita Meyakini Bahwa Rezeki ndak akan Tertukar, Tinggal Perbaiki Profesional Diri saja spt Sempurnakan Alat-alatnya, Sempurnakan Caranya dan Sempurnakan Skill Keilmuannya shg Rezeki Banyak Hal akan lebih Sempurna lagi dan Ingat Carilah yang Halalan Thoyyiban sebab saat ini Jaman Subhat Artinya Banyak antara Halal dan Haramnya ndak Jelas, Banyak Halalnya or Banyak Haramnya didalam Subhatnya Tersebut. Orang yang Sering Mengkonsumsi yang Subhat maka Imannya Angin-anginan Artinya Taubat Kumat or Kadang Rajin Ibadah dan Kadang Malas Ibadah, Maka Periksa lagi Jalan Hartanya Bila Terjadi.
============
Ku Mau Cerita,
Ketika itu Saya Beserta Berlima Para Sahabat MURRI hendak Menuju Labuan Banten, Namun Begitu Melewati Rel Kereta Serang dapat Petunjuk Penting yang Mendadak agar Silaturahmi ke Bupati Kab. Serang shg Kami Segera Bergegas Tuk Mencari Tahu Ttg Bupati Serang ini Siapa dan Rumahnya dimana, Akhirnya ndak Jauh dari Rel Kereta Ada Baliho Besar dipinggir Jalan bahwa Nama Bupati Serang saat itu Adalah H. Ahmad Taufiq, Begitu Tanya-tanya Rumahnya Ternyata ndak Jauh yaitu diperumahan Wilayah Ciracas Serang Banten.
"Ketika sampai didekat Rumahnya Kami pun Berhenti dengan Jarak 20m dari Gerbangnya dan Melihat Satu Persatu Tamu pada Pulang, saat itu Sekitar Jam 21:30 Wib, lalu Saya Tugaskan Haji Kholid yang saat itu Lelakonnya Berpakaian spt Seorang Ulama Tuk Mengkondisikan Para Penjaga yang Cukup Banyak Kumpul digerbang agar Kami Bisa Masuk kerumah Bupati itu, Cuman Tiga Kali dicoba selalu Gagal kemudian Saya Berkata : *"Cari Anak or Adiknya lalu Bilang Minta Izin Masuk agar Bisa Bertemu Bupati Tuk Bisa Membantunya karena Almarhum Bapaknya Bupati Bilang agar Bantu Bupati sebab Ia Masih Keturunan Sulthon Maulana Hasanuddin Banten"*. Karena Ajudan Bupati yang Biasanya Mengkondisikan Para Tamu Baru Pulang, Akhirnya Haji Kholid pun Berjumpa dgn Adiknya Bupati yang Baru saja Datang shg Haji Kholid Berbincang-bincang dgnnya dan Saya Memperhatikan dengan Jarak 20m lalu direspon Baik dgn Berbagai Prasangka dan Praduga Plus Penasaran Tentunya, Cuman Menurutnya Haji Kholid inilah Kyainya Sebab Berpakaiannya Ala Kyai Lengkap dgn Sorban dan Pecinya Cuman Begitu ditanya : *"Bapaknya Bupati ini Siapa Yah Namanya.?"*|| Haji Kholid Meneketehe lalu Menjawab : *"Ohh Kalau Ttg Itu Nanti Guru Saya yang Bisa Menjelaskannya Ada didalam Mobil sana (sambil Nunjuk kearah Saya, Cari Aman *_^)"*|| "Ohh Ada Lagi Yah Kyainya.?"|| *"Ada yang didalam Mobil Sana Guru Saya"*. Akhirnya Saya yang Bertopi Dinas KRL Divisi Jabotabek pun dipanggil dengan Memakai Rompi Hitam, Kemeja Panjang Merah Ati dan Celana Hitam, lalu Saya Atur agar di Mobil 3 Orang sedangkan yang Ikut Saya 2 Orang.
Begitu Masuk Gerbang Ternyata didalam Ada Ruangan Khusus Para Sekuriti pada Ngumpul, sambil diintrogasi lalu Saya Berkata : *"Gini saja, Satu Orang agar dihadapan Saya Tar Saya Jelaskan Ttg Dirinya Detail sbg Kelinci Percobaannya"*. Akhirnya ndak Ada yang Mau, lalu Kami Bertiga diarahkan ke Ruangan Tamu dan Duduk dikursi kemudian Pak Bupati Keluar Ternyata Ia dalam Kondisi Sakit dan Fisiknya Lemah shg Kalau Bukannya Penting-penting Amat Ia ndak Mau Ketemu Alias Sukar ditemui oleh Para Tamunya dan Cukup Ajudannya saja, Sebab Ternyata sudah 2 Mingguan Ia Terbaring Sakit dan ndak Bertugas Karena habis dirawat di RS. Siloam d.l.l. kemudian Pak Bupati Tanya-tanya Berbagai Hal kpd Saya dan Saya pun Menjawabnya spt : *"Pak Bupati ini Punya Bapak Seorang Kyai yang Namanya Kyai Nuriman, Itu Masih Keturunannya Sulthon Hasanuddin Yah"*|| "Iyah (Tambah Penasaran)"|| *"Nah tadi Saya itu Kesini Mendadak, Nawaitunya Mau ke Labuan cuman Begitu sampai di Rel Kereta Jl. Raya Serang Saya dapat Petunjuknya agar Menemui Bupati Serang, Ternyata sedang Sakit sudah 2 Mingguan dan Tadi pun Ba'da Maghrib habis Yasinan Yah disini.?"|| "Iyah Kok Bisa Tahu, Petunjuk itu dari Instink or Apa.?."|| *"Beda Kalau Instink itu disini (Nunjuk Otak) Tapi Kalau Petunjuk itu didalam Hati Nurani Ada Nur Malaikat Nah didalamnya itu Ada Mata Hati, disitulah Petunjuk itu Berada Cuman Kalau Saya Jelaskan Tar Khawatir ndak Nyambung di Pak Haji, yang Terpenting Adalah Saya Datang Tuk Membantu Pak Haji Sebab Pak Haji ini Tugasnya Mengurusi Umat Banyak"*. Lalu Anaknya yang Lelaki Bernama Eki Menyiapkan Air Teh kpd Semua yang Hadir Lalu Saya Berkata : *"Kalau Bisa Pak Haji Jangan Minum Air Teh ini Yah"*|| Ia Jawab : "Kalau Air Mineral ini, Boleh.?. (Sambil Nunjuk Aqua Gelas)"|| *"Iyah Bagus Air Mineral, Sebab Pak Haji Diabetes Kering shg Mudah Kelelahan or Mudah Capek"*. Sambil Saya Lihat diruang Tamunya Ada Photo Kopasus Ternyata Ia dahulu Komandan Kopasus Baret Merah, Kalau Saya Pasukan Baret Putih *_^, Pantas saja Banyak Penjaga dan Pengawalnya.
Singkat Cerita, di Bedah Ruhanilah Bupati ini diruangan Mushollanya sambil Banyak Sekali saat itu Hikmah Pelajarannya, sambil Ngobrol-ngobrol Ttg Sistem Pendidikan, Sistem Kesehatan dan Sistem Keuangan Bupati kemudian Jam 23:00 Wib Saya Pamitan (Lumayan Lama juga), kemudian Saya diberikan Amplop lalu Saya Tolak sambil Berkata : *"Maaf Pak Haji, ini sudah Tugas Saya, Saya ndak Nerima Shodaqoh"* lalu Saya Berjalan Cepat ke Mobil yang sedang dirondain, Ternyata diluar Gerbang sudah Ramai dgn Pasukan Brimob, sebab Adiknya Bupati Telpon Pasukan sebab Khawatir Kenapa-napa pada Bupati. Dua Sahabat MURRI Tertinggal dan Tertahan didalam Rumah Bupati sebab Bupati Merasa Tersinggung karena Amplopnya ndak Ada yang Mau Ambil. Saya Menunggu dimobil agak Lama lalu Haji Kholid Ambil Lari Menuju Saya : "Abah, Abah, Pak Bupati Marah Tersinggung"|| *"Lho Memangnya Kenapa.?"*|| "Abah dikasih Amplop Menolak lalu Ngasih ke Saya juga Saya Tolak". Akhirnya Ramai Bergulung di Gerbang Rumah sebab Bupati Ikut Keluar dijalanan kemudian Saya Kekuar Mobil Mendatangi Bupati dijalan Pertengahan antara Mobil dan Gerbang : *"Assalamu 'Alaikum Pak Haji, Ada Apa ini Ramai-ramai"*|| Ia Jawab : "Ini Saya Khan Ngasih Amplop, Kenapa ditolak, Kita harus Diskusi Dulu, Al Qurannya Apa dan Hadisnya Apa sampai ditolak Begini"|| Saya Berkata : *"Maaf Pak Haji, Saya ndak Menerima Shodaqoh Tapi hanya Menerima Hadiah"*|| "Ini juga Hadiah dari Saya (sambil Memegang Amplop Putih Besar)"|| Akhirnya Spontan Saya Ambil Amplop Tersebut lalu Saya Berkata : *"Bilang dari Tadi Hadiah, Kalau Saya Ambil Amplop ini Suatu saat Nanti Bertamu lagi diterima ndak.? (Para Brimob Ramai Berkata : "Ohh Masalah Amplop Kirain Apaan, Tadi Mah Buat Saya)"*|| Bupati Jawab : "Yaa diterima, Tapi Kalau nggak diterima Tahu juga Yah"|| Saya Jelaskan : *"Kalau Gituh Ambil Hikmahnya saja, Jarang-jarang Bupati Jam 23:30 Wib dijalanan Pakai Seragam Rening Lagi, Ini Tandanya sudah Sembuh, Ya sudah Saya Mau Meneruskan Perjalanan ke Labuan Assalamu 'Alaikum (sambil Bersalaman)"*.
Haji Kholid Saya Colek agar Cepat-cepat ke Mobil sebelum Mereka Berubah Pikiran Tar Ribet lagi Takdirnya, Begitu Perjalanan ke Labuan Ternyata Amplop yang diberikan itu Isinya Rp.1.5 Juta, Buat Makan dan Ongkos Perjalanan. Takdir ini Maknanya : *"Tidak Ada yang dapat Mencegah dan Menolaknya Bila Alloh SWT hendak Memberi"*. Kisah ini Terjadi Tahun 2015 lalu.
#Foto Kenangan Bersama Bupati Serang Tahun 2015 lalu.
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
Langganan:
Postingan (Atom)
