Jumat, 07 Februari 2025
MAKRIFAT MOBIL PENYOK
Moch Djamhar Abdul Karim :
==============
*MAKRIFAT*
*MOBIL PENYOK*
==============
Ku Mau Cerita,
"Ketika Praktekum Perjalanan Bandung ke Subang Mobil yang Ku Kendarai Menabrak Batu dan Kayu Besar yang Ada disisi Jalan Sebelah Kanan, Untungnya saat Itu ndak Ada Kendaraan yang Lewat shg Hanya Menabrak Batu dan Kayu Besar saja shg Bagian Depan Mobil Penyok. Saat Itu Sekitar Pukul 05:00 Wib, dimana Driver MURRI Mengantuk dan Ku Beserta Para Santri MURRI yang Ada di Mobil Itu pun sama-sama Tertidur Sebentar Mungkin Karena Lelah Perjalanan Sejak Kemarin. Taqdirnya Kami Semua Selamat hanya Bamper Mobilnya saja yg Remuk kedalam. Ku Berkata ; "Tadi Kan Ada yang Saya Tugaskan Tuk Menemani Driver Sambil Terus Berdzikir Tanpa Tidur (Bergiliran), Karena Bila Kita Semua Lengah Sebentar saja maka spt inilah Kejadiannya, Ini Pepeling dari Alloh SWT. Ingatlah, Kita ini Sedang Praktekum Bukan Jalan-jalan Biasa Jadi Harus Lebih Banyak Eling dan Waspada Selalu, Minimalnya Satu Orang Ada yang Harus Melekan"*.
"Setelah Ba'da Shubuh pun Kami Melanjutkan Perjalanan Arah Kota Subang lalu Melanjutkan ke Arah Perkampungan shg Tibalah Saatnya TUGAS Kang Sonny (22 Tahunan) dgn Bamper Bawah Mobil Tetap dalam Kondisi Penyok Kedalam. Lalu dititahlah Kang Sonny ini Tuk Turun dari Mobil dan Mencari Simbol Dirinya dikp. Manyeti itu, Namun Takala Ia Turun Berjumpa dgn Seseorang yang Wajahnya Hampir sama Persis spt Adiknya. Akhirnya Ia Masuk kedalam Mobil lalu Takala Ia ditanya ; *"Apa yg Kamu Temukan.?."*|| Ia Jawab : "Saya Melihat Anak Laki-laki spt Adik Saya Bah"|| *"Terus Kamu Sapa ndak.?."*|| "NGGAK BAH"|| *"Kamu Turun dari Mobil lalu Kamu Sapa dia Yah, Terserah Kamu Mau Bicara Apaan, Misalkan Tanya Daerah ini Apa Namanya"*.
Tetapi,
(Disaat Ia Sapa Anak Laki-laki itu yang Seumuran SMP itu, Malah Anak itu Curiga kpd Si Sonny ini spt Orang Ketakutan diculik. Padahal Cuman Tanya ; "Maaf Dek, Adek Namanya Siapa.?. dan Kampung ini Namanya Kampung Apa Yah.?." shg Karena Anak Laki-laki itu spt Ketakutan maka Datanglah Para Preman Kampung Menghampiri Kang Sonny lalu ditanya Ttg Beberapa Hal. Kemudian Para Preman Mendekati Mobil yang Saya Kendarai itu Walaupun Jaraknya Sekitar 20m dari Kang Sonny Bertanya tadi, lalu Ketika Mereka Melihat Bamper Depan Mobil Penyoknya Lumayan shg Mereka Bertambahlah Curiga kpd Kami Karena Mungkin Khawatir Ada Kasus Tabrak Lari or Menculik lalu Kabur d.l.l. Kang Sonny Belum Masuk ke Mobil Namun Para Preman Menyuruh Kami agar Keluar dari Mobil. Kemudian dgn Tenang Ku Titahkan kpd Driver Tuk Keluar dari Mobil agar Mengkondisikan Para Preman itu. Lalu Takala Driver MURRI Menjelaskan dgn Jujur Bahwa Bamper Depan Mobil ini Penyok Karena Tadi Pagi Menabrak Batu dan Kayu Besar dijalan Bandung Arah Subang serta Menjelaskan Bahwa Sedang ada Kegiatan didalam Mendidik Mental Anak Muda itu bla bla bla..., Intinya Menjelaskan dgn Jujur shg Akhirnya Para Preman itu Memahami dan Memaklumi lalu Mempersilahkan Melewati Jalan Kampung Tersebut".
===========
"Sambil Mobil Melaju sekitar 10-20cc Ku Berkata kpd Kang Sonny ; *"Sonny, Kamu Fahami Taqdir tadi itu Adalah Alloh SWT Mentaqdirkan Kamu spt Itu, Tahu ndak Kenapa sampai-sampai Anak Kecil saja ndak Percaya sama Kamu.?."*|| (Ia pun Menjawab sambil Menangis) : "Mungkin Karena Saya Nggak Akur sama Adik Saya Bah"|| *"Bukan itu, Kamu itu Sering Berbohong shg Anak Kecil saja Sampai ndak Percaya KpdMu. Coba Kamu Merenung, Ada ndak KeluargaMu yang Percaya KpdMu, Ada ndak Teman-temanMu yang Percaya kpdMu, Ada ndak didaerahMu yang Percaya kpdMu, hampir Semuanya ndak Ada yg Percaya. Karena Kamu itu Terkenalnya Pembohong, Cuman di MURRI saja Kamu Masih dipercaya Walaupun Saya Tahu Bahwa Saya pun GuruMu Sendiri Seringkali Kamu Bohongi Selama ini Cuman Saya Pura-pura saja ndak Tahu. BETUL ndak Sonny.?."*|| (Akhirnya Ia pun Menangis Tambah Kencang didalam Mobil sambil Menjawab ndak Begitu Jelas) "Iyah Memang Saya Akui Bahwa Saya ini Sering Berbohong Bah, Bimbing Saya agar Saya Bisa Memperbaiki Diri Saya ini"|| *"Ingat Sonny, Kalau Orang yg Sering Mabuk-mabukan Lambungnya akan Terasa Terbakar shg Terkena Maagh dan Sering Masuk Angin maka Mabuknya akan Berhenti dgn Sendirinya, Orang yang Sering Berzina Terus-terusan maka Akan Busuk Kemaluannya shg Zinanya Akan Berhenti dgn Sendirinya. Tapi Kalau Kamu Seringnya Berbohong, Kalau ndak dihentikan saat Ini juga maka Sampai Kamu Tua pun Bahkan sampai Kamu Meninggal pun Masih Bisa Berbohong. Maka Itu Berhati-hatilah, Pesan Saya Adalah Jangan Bohong-bohong Lagi Yah, spt Tadi Tuh Driver Menjelaskan dgn Kejujuran maka Aman dan Selamat. Tuk Adik Kamu agar Akur yah, Coba Kamu Ingat-ingat Punya Salah Apa ketika Mau Berangkat Bersama Saya ini"*|| Ia Jawab : "Nganu Bah, Sepatu Adik Saya Pakai"|| *"Iyah Nanti Pulang Praktekum ini Kamu Minta Maaf yah pada AdikMu itu, agar Ia sbg Adik Bisa Menghargai Apalagi Bisa Menghormati Kamu sbg Kakaknya"*.
"(Akhirnya Sekitar Perjalanan 50m dari Tempat Tadi, Tepatnya didepan SDN Manyeti Kang Sonny ini dititahkan lagi Turun dari Mobil Tuk Mendapatkan Simbol Dirinya Kembali Saya Berkata : *"Sonny, Kamu Turun lagi yah, Cari Diri Kamu"*. Lalu Mobil Menunggunya agak Jauhan dan Sekitar 7 Menitan Ia Balik Lagi ke Mobil lalu ditanya ; *"Apa yang Kamu Dapatkan.?."*|| "Hati Saya Greteg ke Rumah Kosong didepan SD itu Bah"|| *"Terus, Apakah Kamu Masuk.?".|| "Nggak Bah"|| *"Kamu Turun, lalu Masuk ke Rumah Kosong itu Yah didalamnya Ada Apaan Coba.?."*|| (Akhirnya Ia pun Turun dari Mobil dan Mendekati Rumah Kosong itu, Sekitar 5 Menitan Ia pun Masuk lagi kedalam Mobil. Lalu Ku Berkata) ; *"Apa yg Kamu Temukan didalam Rumah Kosong itu (Sekitar 20m dibelakang Mobil)"*|| "Saya nggak Masuk kedalam Bah, Cuman Lihat dari Luarnya saja"|| *"Lhooo Kenapa ndak Masuk, Kamu Takut Yah sama si Mi'ing.?"*.|| (Ia pun Menjawab Pelan) ; "Iyah Bah"|| *"Wadduhh, Sonny.... Sonny.... Siang-siang Begini Takut sama Si Mi'ing. Si Mi'ing Kamu Takuti Tapi Kamu Bohong ndak Takut sama Alloh SWT, Kamu Nantinya Mau Jadi Pemuda Apaan Kalau Takut sama Si Mi'ing, Bisa Melihat juga ndak Cuman ditakut-takutin sama Otak dan Prasangka BurukMu Belaka. Makanya Jangan Suka Bohong Yah, Tuh Buktinya sama si Mi'ing Jadinya Takut"*|| (Ia pun Menjawab sambil Menangis) ; "Iyah Bah, Saya Nggak Bohong-bohong lagi Bah, Saya Kepingin Taubat, Bimbing Saya Bah".
*"Kamu Siap Satu Kali Lagi Yah Turun,, Ini yg Terakhir dah, Sekalian dibuat yang Lebih Mengena Buat DiriMu"*|| (Sekitar 50m dari Rumah Kosong tadi Ada Gang disebelah Sisi Kanan Jalan lalu Ia pun dititah Turun lagi) ; *"Tuh Ada Gang, Kamu Turun lalu Masuk Gang itu Terus Kamu Telusuri sampai Ujung Gangnya Yah. Nanti Kamu Menemukan Apa diujung Gang itu, Ceritakan Yah"*|| "SIAP BAH!!."|| (Sekitar 10 Menitan Ia pun Balik lagi ke Mobil) : *"Sonny, Apa yang Kamu Temukan di Gang itu.?"*.|| "Saya Telusuri Gang itu, lalu diujung Gang Saya Menjumpai Mobil Kuning yg sama Persis dgn Mobilnya Bapak Saya. Kok hampir Sama Yah"|| *"Kamu Tahu ndak Maksudnya Apaan.?"*.|| "Apaan Ya Bah"|| *"Sonny.... Sonny... Kamu itu Jangan Melawan ke Bapak Kamu Yah (Akhirnya dia Pun Menangis Sejadi-jadinya didalam Mobil yg Sedang Melaju itu) Bapak Kamu sudah Baik ke Kamu dididik, disekolahkan, Bapak Kamu Cuman Kepingin Punya Anak yang Sholeh Tapi Kamunya Melawaaan saja. Sama Bapak Beranian Tapi sama si Mi'ing Kamu Malah Takut, Kamu mau Jadi Pemuda Apaan Nantinya. Nanti Pulang Kamu Minta Maaf Yah ke BapakMu"* || (Ia sambil Menangis Tersedu-sedu Berkata) : "Iya, Saya akan Minta Maaf"|| *"Iyah Gituh, Inget Yah, Kamu itu ndak Perlu Mesantren di MURRI ini Tapi Kamu Cukup Satu Pesan Saya ; "Kamu Bantu-bantu Orang TuaMu, Kamu Senangkan Hati BapakMu itu Yah, Jangan Melawan-melawan lagi, padahal Bapak Kamu itu Baik, Bagaimana Kamu Sanggup ndak.?."*|| Ia Jawab : "yah Saya Siap Bah".
Maka itu,
Dalam Kitab Shohih Imam Al Bukhori, Kitab Subulus Salam Syarah Bulughul Marom Ada Hadits Riwayat Sahabat Abdulloh Bin Amr bin 'Ash R.A., Ia Berkata bahwa Rosululloh S.A.W. Bersabda :
ان من اكبر الكبائر ان يلعن الر جل والديه .قيل رسول الله.و كيف يلعن لر جل والديه؟ قال: يسب الرجل ابا لرجل فيسب أبا لرجل فيسب أباه ويسب.
*"Diantara Dosa-dosa Besar yaitu Seseorang Memaki Kedua Orang Tuanya", lalu Para Sahabat Bertanya : “Ya Rosululloh, Apakah Ada Seseorang yang Memaki Kedua Orang Tuanya?” Kemudian Beliau Bersabda : *“Ya Ada, Pabila Seseorang Memaki Ayah Orang Lain kemudian Orang yang dimaki itu Membalas lalu Memaki Ayah Orang yang Memaki tadi kemudian Ia Memaki Ibu Orang lain, dan Orang itu pun Balas Memaki Ibunya"*.
Seringkali Orang-orang Berpesan Ttg Ibu, Namun Seakan-akan Melupakan Bapaknya, Mintalah Ma'af dan Ridho dari Bapak dan Ibu Kalian, Semoga Alloh SWT Kan Meridhoi Kalian Jua. Bila Mereka Wafat maka Do'akanlah dgn Tulus Ikhlas dan Birrul Walidain itu Adalah Berbuat Baiklah kpd Kedua Orang TuaMu Bukan hanya IbuMu saja, Semoga Orang Tua Ridho maka Alloh SWT pun Ridho jua.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar