Jumat, 07 Februari 2025

MAKRIFAT GURU YANG BERBAKTI

Moch Djamhar Abdul Karim : ==================== *MAKRIFAT* *GURU YANG BERBAKTI* ==================== Assalamualaikumus salam wr.wb abah..🙏🙏 Mhon maaf ijin bertanya tentang maksud dan makna dalil ini abah : Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kamu saling benci-membenci, dengki-mendengki dan sindir-menyindir. Jadilah kamu sebagai hamba-hamba Allah yang bersaudara. Haram seseorang muslim berkelahi dengan saudaranya lebih dari tiga hari lamanya. [Hadits Anas bin Malik r.a] ========== Wslm Wr Wb, Hadits Itu hanya Bahasa Ungkapan Pribahasa saja sebab Manusia Umumnya spt itu, Masa Iyah Nabi Mengajarkan Boleh Marah Asalkan Jangan Lebih dari Tiga Hari, Adalagi yang Memaknai Lebih Edan lagi yaitu Kalau Marahnya Dua Hari Baikan Tar Marahan lagi Terus Baikan Asalkan Jangan Lebih dari Tiga Hari. Maka Ojo Keliru didalam Memaknainya, Marah Adalah Unsur Api maka Sebentar saja sudah Melahap Banyak Hal yg Ada didalam Diri Kalian, Apakah Imannya, Tauhidnya, Akhlaknya Amal Ibadahnya Pahalanya d.l.l.nya Apalagi Bila sampai Tiga Hari. "Hadits diatas itu Adalah Balaghoh Sindiran, Sebenarnya Jangan Lakukan Marah di HatiMu sebab Amaliyyah IbadahMu akan Hangus Terbakar olehnya. ============ Ku Mau Cerita, Ada Salah Satu Murid Lugu Silaturahmi pada Guru EDDAN dalam Keadaan Wajah dan Berpakaian yang agak Kusut spt Sehabis Perjalanan Jauh Ternyata Ia dari Wilayah Jawa Nganu dan Ia Mengatakan Bahwa Persoalan Hidupnya Cukup Banyak Berbuat Kesalahan dan Dosa shg Ia Ingin dibimbing Taubat dan Memperbaiki Diri juga Ternyata Ia sudah Mempunyai Anak Laki-laki Satu, karena Menginap Beberapa Hari shg Guru EDDAN Bisa Berbakti kepadanya Semampunya saja. Pada Hari Kedua setelah Ia Menginap Semalaman Guru EDDAN Berkata saat dipagi Harinya : *"Kamu Sebenarnya sudah Mandi Belum Yah.?"*|| Ia Jawab : "Sudah Guru"|| Guru EDDAN Berkata lagi : *"Kok Seperti Belum Mandi Yah (Memang Kelihatannya agak Kusut dibanyak Halnya sebab Memiliki Facenya spt itu), Gini saja Kamu Pakai Pakaian Putih Yah Biar Kelihatan Bersih dan Rapi"*|| Ia Jawab : "Saya Nggak Bawa Pakaian Putih Guru"|| Lalu Guru EDDAN Mengambil Baju Koko Putih kemudian Berkata : *"Ini Pakaian Putih masih Bagus Tapi di Saya Dahulu Kekecilan maka Hadiah Buat Kamu, Coba Kamu Pakai Mudah-mudahan Pas"*. Begitu dipakai Alhamdulillah Pas dibadannya, Tapi dilihat Masih Kusut juga Akhirnya Guru EDDAN Memberikan Kain Sarung Putihnya agar Turut dipakai juga, lalu Begitu dipakai Kok Masih Kelihatan Kusut juga sebab Memang Memiliki Wajah yang Cukup Unik, Akhirnya diberikan Peci Putih (Peci Haji) sambil Berkata : *"Kalau Begitu Kamu harus Memakai Peci Putih juga Biar Lebih Kelihatan Bersih dan Rapi Yah, Jangan Memakai Pakaian yg Berwarna selain Putih, Itu Pesan Saya agar Kamu Perhatikan"|| Ia Jawab : "Baik Guru"|| *"Ya sudah Kamu Mumpung Bersama Saya agar Lebih Banyak-banyak Bersujud pada Alloh SWT dan Banyak-banyak Menyebut-nyebut Alloh SWT Yah, agar Kondisi Lahir sudah diperbaiki dan Kondisi Bathin pun Turut diperbaiki jua"*. Pada Hari Ketiganya Guru EDDAN Memandang Murid Lugunya ini dari Kejauhan sambil Bergumam dihatinya : *"Kira-kira Apalagi Yah yang harus dirapikan supaya Lebih Baik lagi"*. Lalu Guru EDDAN Memanggil Murid Lugu Tersebut lalu diambilkanlah Gunting, Sisir dan Silet kemudian Guru EDDAN Berkata : *"Rambut Kamu sudah Menyentuh Daun Telinga, Saya Gunting Yah sebab Penampilan Kamu Saya Lihatnya Baru 60% Rapinya sebab Wajah Kamu yang agak Spesial yaitu Berbeda dgn Orang-orang Kebanyakan shg Kamu harus Lebih Rajin Memperhatikan Kerapiannya juga Yah*. Akhirnya Murid Lugu ini Manut saja, setelah selesai digunting Rambutnya Sekitar 20 Menitan Guru EDDAN Berkata lagi : *"Alhamdulillah, Ternyata Kamu Cocoknya Bukan saja Pakaian yang harus Serba Putih yang harus dipakai Tetapi juga Kamu agar selalu Memperhatikan Rambutnya juga yah, maka Pabila Panjang Menyentuh Daun Telinga Segera ke Salon Rambut, digunting"*. Ternyata didalam Proses Memperbaiki Diri itu Ternyata Bukan hanya Sekedar Menata Bathinnya saja, Tetapi juga Penting Merapikan Penampilan Zhohirnya Diri, lalu Istiqomahkan agar selalu Tampil Bersih dan Rapi shg Nantinya akan Banyak Sahabat dan Akhirnya akan Banyak Rezekinya juga. Maka itu Siapapun Bisa Berubah, Tetapi Berubah Bertambah Burukkah or Berubah Bertambah Semakin Baik, Itu yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, Pabila Seorang Guru or Orang Tua Berbakti pada Murid-muridnya or Anak-anaknya maka Tentunya akan Cepat Berubahnya Sang Murid or Sang Anak Tersebut Pabila Mereka Memakai Tatakrama Manut dan Patuh Ketika ditata dan digemblengnya.

Tidak ada komentar: