Sabtu, 01 Februari 2025

KISAH VERSI MURRI* *ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W. SERI KE-15

Moch Djamhar Abdul Karim : ======================= *KISAH VERSI MURRI* *ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W.* ======================= SERI KE-15 *LANGIT KE TUJUH* : ... Kemudian Malaikat Jibril A.S. MembawaKu Naik ke Langit yang Ketujuh, dalam Hadits Riwayat Imam Muslim d.l.l. dikisahkan bahwa Ketika Jibril A.S. Mengetuk Pintu Langit Ketujuh ditanyakan kepadanya : *"Siapakah Kamu?"* lalu Jibril A.S. Menjawab : *"Jibril"*. Ditanyakan lagi kepadanya : *"Siapakah Orang yang BersamaMu itu?"*, Jibril A.S. Menjawab : *"Muhammad"*. Ditanyakan lagi kepadanya : *"Apakah dia telah diutus untuk MenemuiNYA?"*, Malaikat Jibril A.S. Menjawab : *"Dia telah diutus untuk MenemuiNYA"*. Maka dibukakanlah Pintu Langit yang Ketujuh bagi Kami, Tiba-tiba Aku Bertemu dengan Nabi Ibrohim Kholilulloh A.S. Kedapatan ia sedang Duduk disebuah Kursi Emas Dekat Pintu Jannah dan Bersandar Punggungnya pada Baitul Makmur Bersama Sekelompok Kaumnya. Ternyata Baitul Makmur itu Setiap Harinya dimasuki oleh Tujuh Puluh Ribu Malaikat, yang Selanjutnya Mereka ndak Kembali lagi Padanya. Lalu Rosululloh S.A.W. Memberi Salam kepadanya dan Nabi Ibrohim A.S. pun Memandang Beliau dan Menjawab Salamnya serta Menyambutnya dengan Mengatakan : *"Selamat Datang Wahai PutraKu yang Sholeh serta Nabi yang Sholeh"*, kemudian Ia Berkata : *"Perintahkanlah kepada UmatMu supaya Memperbanyak Menanam Pohon Jannah, karena Sesungguhnya Tanah Jannah itu Sangat Luas Sekali, Subur dan Indah"*. Maka Beliau Balik Tanya : *"Apakah Pohon Jannah itu?"* lalu Nabi Ibrahim A.S. pun Menjawab : *"Pohon Jannah itu Adalah Kalimat :* لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيم (Inilah yang dinamakan dgn Hawqolah), dalam Riwayat yang Lain dikatakan : *"Sampaikanlah kepada UmatMu Salam, dan Berilah Kabar dariKu kepada UmatMu Bahwa Sesungguhnya Jannah itu Indah Sekali, Subur tanahnya, Tawar dan Segar Airnya dan Sesungguhnya Pohon Jannah itu Adalah Kalimat :* سُبْحَانَ اللهِ وَ الحَمْدُ للهِ وَ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَ اللهُ أَكْبَر. (Inilah yang dinamakan dgn Sayyidut Tasbih). Ditempat itu Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Ada Dua Kelompok Kaum, dimana Kelompok Kaum yang Pertama yang sedang Duduk itu Wajahnya Amat Putih seperti Putihnya Kertas saja dan Sekelompok Kaum yang kedua Memiliki Wajah ndak Seputih spt Kelompok yang Tadi itu dan Seakan Warna Mereka itu Ada Sesuatunya. Kemudian Kelompok yang Kedua itu Masuk ke Sungai lalu Mereka Mandi didalamnya Sebanyak Tiga Kali shg Bolak-balik Sebanyak Tiga Kali, setelah Mandi Tiga Kali itu Wajah Mereka Menjadi Putih sama spt Sekelompok Kaum yang Pertama tadi itu yaitu Putih Bersih dari Noda Apapun shg Kelompok Kaum yang Kedua itu Bisa Bergabung dgn Sekelompok Kaum yang Pertama tadi shg Mereka pun Duduk Bersama karena telah Memiliki Wajah yang sama-sama Putih spt Kertas Polos Bersih (or Susu Putih) Tanpa Noda. Menyaksikan Kejanggalan spt itu lalu Rosululloh S.A.W. Bertanya : *"Ya Jibril, Siapakah Mereka yg Memiiki Wajah Putih itu dan Wajah yang Kurang Putih itu serta Sungai Apakah itu yang Bisa Merubah Menjadi Kaum Menjadi Putih Bersih"*, kemudian Jibril A.S. Menjelaskan : *"Mereka yang Memiliki Wajah Putih Bersih (spt Susu) itu Adalah UmatMu yang Memiliki Iman yang ndak Bercampur dengan Perbuatan Zholim kepada Apapun dan kepada Siapapun, Adapun Mereka yang Memiliki Wajah Kurang Putih Bersih itu Adalah UmatMu yang Ketika Melakukan Amal Kebaikan Masih Tercampur dgn Kejelekan (Baik diniatnya or pun dicaranya) kemudian Mereka Bertaubat (Itulah Gambaran Mandi Tiga Kali) dan Alloh SWT Menerima Taubat Mereka. Adapun Mandi di Sungai itu Sebanyak Tiga Kali Adalah yang Pertama Mereka Mendapatkan Rohmat Alloh, yang Kedua Mereka Mendapatkan Nikmat Alloh dan yang Ketiga Mereka Mendapatkan Air Minuman Suci (Taubat yang Benar-benar) dari Alloh SWT lalu Mereka pun Meminum Air Suci itu"*. "Kemudian Jibril A.S. Melanjutkan : *"Itu (sambil Menunjuk Dua Kaum yang Lain yang sedang Duduk-duduk Bersama) Adalah TempatMu dan tempat UmatMu (yang Alloh SWT Muliakan)".* Lalu Rosululloh S.A.W. Melihat Kaum yang ditunjuk Jibril A.S. itu dengan Dua Keadaan Warna Pakaiannya, Pertama Kaum yang Berpakaian Putih (White, Tulus Ikhlas dalam Hal Apapun Kerna Alloh SWT) dan Kedua Kaum yang Berpakaian Abu-abu (Grey, Artinya Mukmin yang Baik juga Cuman Perjalanannya Terhalang dipintu Baitul Makmur). *BAITUL MA'MUR* : Lalu Rosululloh S.A.W. Masuk ke Baitul Ma'mur (yaitu Bangunan spt Ka'bah sbg Tempat Tawaf dan Bertasbihnya Para Malaikat) Bersama Kedua Kaumnya yang Mukmin itu. Baitul Ma'mur Itu Sejajar dan Segaris Vertikal dgn Ka'batulloh. Perjalanan Mi'roj ini Semakin Menggetarkan Jiwa dan Ruhani Rosululloh S.A.W. spt yang digambarkan didalam Hadits Riwayat Imam Ath Thobroni dengan Sanad yang Shohih bahwa Rosululloh S.A.W. Bersabda : *"Ketika Malam Aku di Isrokan, Aku Melalui dan Menyaksikan Al Mala-ul A’la, dan Aku Menyaksikan Jibril Laksana Pakaian Usang karena Rasa Takutnya yang Amat Sangat Besar kepada Alloh SWT"*. Inilah _Makrifat Allohu Akbar_ ketika Sholat, Ada Takbirotul Ihrom dan Ada Takbir Intiqol (Pindah Rukun), Maknanya : Adalah pada Setiap Langkah Manapun dan dalam Keadaan Apapun selalu saja Ada Kejadian-kejadian Tauhid yang Membuat Diri ini Kecil, Tak Berdaya dan Tiada Ada Apa-apanya dihadapan Allohu Akbar. #BERSAMBUNG... Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377) ~ ADMIN ~ INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini: https://linkr.bio/murripusat

Tidak ada komentar: