Selasa, 07 Januari 2025
MAKRIFAT TUJUH NAFSU
Moch Djamhar Abdul Karim :
=============
*MAKRIFAT*
*TUJUH NAFSU*
=============
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuhu
Semoga sehat selalu ya abah guru. Bah maksud dari (QS. Al-Fajr 27-30). Yg dimaksud "jiwa yang tenang! (27)" yg seperti apa?. (28) yg di maksud ridho dan diridhoi bagai mana bah? Apakah semua orang bisa mencapai ridho,bagai mana caranya?. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hambak-Ku (29), dan masuklah ke dalam surga-Ku (30). Mohon pencerahannya bah. Maaf atas ketidak sopanan dan kekhilafan. Semoga abah sehat selalu dalam kebaikan
===========
Wslm Wr Wb,
Begini Urutan Nafsu-nafsu itu Bila Mau Lebih Gamblang Beserta Dalilnya, sbb :
1. NAFSUL AMMAROH.
QS. Yusuf Ayat 53 :
وَمَآ أُبَرِّئُ نَفْسِىٓ ۚ إِنَّ النَّفْسَ لَأَمَّارَةٌۢ بِالسُّوٓءِ إِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّىٓ ۚ إِنَّ رَبِّى غَفُورٌ رَّحِيمٌ
*"Dan Aku ndak Membebaskan DiriKu (dari Kesalahan-kesalahan) karena Sesungguhnya Nafsu itu (yaitu Nafsul Amaroh) Selalu Menyuruh (Banyak Menyuruh) kepada Kejahatan Kecuali Orang yang diberi Rohmat oleh RabbKu (sehingga Terpeliharalah Ia dari Kesalahan-kesalahan) Sesungguhnya RobbKu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang"*. Nafsu Jenis ini selalu Memerintahkan Seseorang pada Keburukan, Kekejian, Kejelekan dan Pabila Memerintah pada Kebaikan pun maka Hasil Akhirnya juga Tetap akan Buruk juga spt : Gemar Mabok, Mencuri, Merampok, Begal, Pelacuran, Selingkuh, Judi, Kemaksiatan, Dosa-dosa Besar d.l.l.
2. NAFSUL LAWWAMAH.
QS. Al Qiyamah Ayat 2 :
وَلَآ أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ
*"Dan AKU Bersumpah dengan Jiwa yang Amat Menyesali (Dirinya Sendiri Sekalipun Ia Berupaya Sekuat Tenaga didalam Kebaikan)"*. Jiwa yang Banyak Mencela spt ini pun Kelak akan dibangkitkan dengan Penuh Penyesalan (Lawwamah). Awalnya Selalu Berbuat Dosa dan Dosa Namun Lambat Laun Orang itu akan Memiliki Nafsu Menyesal Lawamah ini, maka Prosesnya ini akan Memiliki Ciri-ciri Sifat Unsur Angin spt : Taubat Maksiat, Angin-anginan, Sudah Insyaf Berbuat Kembali, Jiwanya Lelah dan Capek karena Terus Berulang, Menyesal yang Berkepanjangan, Banyak Mencela, Banyak Membenci, Banyak Mengumpat, Banyak Menghina, Riya, Hubbuddunia, Sering Risau antara Kegiatan Dunia dan Akhirat d.l.l.
3. NAFSUL MULHAMAH.
QS. Asy Syams Ayat 8 :
فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوٰىهَا
*"Maka Alloh SWT Mengilhamkan kepada Jiwa itu Kefasikan dan Ketakwaannya"*. Maksudnya Alloh SWT Menjelaskan kepadanya Jalan Kebaikan dan Jalan Keburukan. Ketika Seorang Memerangi Nafsu ini dengan Susah Payahnya dan Nafsu ini Cenderung kepada Ridhonya Alloh SWT, Walaupun Awalnya Nafsu ini Memerintahkan kepada Jalan Kefasikan Namun Berkah IlhamNYA Alloh SWT maka Nafsu ini Memerintah pada Ketakwaan yaitu Sifat-sifat Bathin yang Masih Samar spt : Masih Suka Pamer, Ada Perasaan Bangga Diri (Sum'ah), 'Ujub (Tinggi Hati), Tenang or Ploong Menipu d.l.l. Masih Ada, Tapi Ketika Melakukan Sifat-sifat ini maka Langsung Ada yang Menegurnya shg Ia Selamat, Tapi Begitu lagi Seterusnya.
4. NAFSUL MUTHMAINNAH.
QS. Al Fajr Ayat 27 :
يٰٓأَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ
*"Wahai Nafsu (Jiwa) yang Tenang (yang Aman, Tenang, Damai, Ploong)"*. Nafsu Muthmainnah ini akan selalu Kembali kepada Alloh SWT, Nafsu Inilah Awal dari Wushul (Pintu Makrifat) kepada Alloh SWT, akan Tetapi Nafsu ini Belum Selamat dari Sesuatu Kecacatan Tauhid yang Masih Samar spt : Syirik Khofi, Cinta Kedudukan (Pangkat) dalam Dunia Spiritual, Tapi Terlihat dan Nampak Sifat-sifat Baiknya spt : Sifat Dermawan Sekalipun Kondisi Membutuhkan, Tawakal pada Alloh SWT, Zuhud (ndak Cinta Dunia), Waro'i (yaitu Sifat yang Menghindari dari Barang yang Subhat), Selalu Bersyukur, Penyabar, Menerima Apa-apa yang ditakdirkan Alloh SWT, dibukanya Sebagian Rahasia-rahasia Ilmu Alloh SWT sebab Nafsu ini Merupakan Pintu Awal Tuk Maqom Wali Alloh.
5. NAFSUL ROODHIAH.
6. NAFSUL MARDIYYAH.
7. NAFSUL KAAMILAH.
Tiga Nafsu ini Adalah Terusan Ayat diatas.
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar