Rabu, 15 Januari 2025
KISAH VERSI MURRI ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W SERI KEENAM
Moch Djamhar Abdul Karim :
======================
KISAH VERSI MURRI
ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W.
======================
SERI KE-6
Ku Mau Cerita,
"...Lalu Buroq pun Melanjutkan Perjalanan hingga Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Ada Seorang Laki laki yang Mengumpulkan Ikatan Kayu Bakar dan Memikulnya padahal Ia ndak Mampu Memikulnya, Tetapi Anehnya Malah Ia Terus Menambah Kayu yang dipikulnya, karena Aneh maka Beliau Bertanya : "Ya Jibril Siapakah itu.?", lalu Jibril A.S. Menjelaskan : "Itu Adalah Laki-laki dari UmatMu, yang Mana dia Menerima Amanat-amanat Orang dan dia ndak Mampu Tuk Melaksanakannya Tetapi dia Malah ingin Terus Menambah Amanah-amanah yang Lainnya".
Perihal Amanah Apapun Bentuknya Pasti Ada Pertanggungjawabannya dihadapan Alloh SWT Robbul Izzati, dan didunia ini Sesuatu Hal yang Paling Berat Adalah Amanah. Amanah Adalah Segala sesuatu yang dipercayakan kepada Manusia, Baik yang Menyangkut Hak Dirinya, Hak Orang Lain, maupun Hak Alloh SWT maka itu Ada Dosa kepada Diri Sendiri, Dosa kepada Orang Lain dan Dosa kepada Alloh SWT Mengenai Amanah-amanah yang ndak dijalankan Sebagaimana Mestinya itu.
Bagi Para Penda'i Misalkan, Banyak yang Berdakwah Padahal Belum Turun Nur Tabligh kepada Dirinya shg yang Terjadi Umat akan Kacau Pabila dibimbing oleh Orang yang Belum Memiliki Nur Tabligh itu sebab Hal itu Adalah Bagian dari Akhlak Menyampaikan, Bagaimana agar Nur Tabligh dapat Kita Miliki.?. Awalnya Kita Hidup didunia ini Mendapatkan Amanah Dahulu lalu Siddiq (Jujur Terpercaya) ndak didalam Menjalankan Amanah itu, shg Nanti akan Hadir lagi Amanah lalu Siddiq ndak, Begitu Seterusnya Amanah Siddiq shg Pabila Seseorang itu sudah Masuk Nur Amanah lalu Nur Siddiq shg Takala Ia Terpercaya Jujur dalam Waktu yang Cukup Lama Baru kemudian Masuklah Nur Fathonah, Jadi Melalui Nur Fathonah itu Seorang Manusia Bisa dikatakan Cerdas, Cekatan, Peka Rasa, Spontanitas, Inisiatif yang Tepat d.l.l. shg ndak Keliru-keliru lagi sebab disinilah Letak Eling Lan Waspadanya Diri, lalu Takala Amanah, Siddiq dan Fathonah Sering dialami dalam Waktu yg Cukup Lama dan Teruji maka Orang itu akan dikaruniai Nur Tabligh yaitu Sudah Saatnya Menyampaikan, sudah Layak Berdakwah shg Umat akan Bersatupadu, akan Rukun, akan Tertata, akan Damai dan Terasa Kedamaiannya shg Hadits Ttg "Balighuu 'Anii Wa Lau Ayah, Sampaikanlah oleh Kalian dariKu Sekalipun Satu Ayat", Itu Sabda Nabi S.A.W. kpd Para Sahabat Tertentu Bukan kpd Semuanya, Ibarat Fatwa Sifatnya Khususiyyah shg ndak Bisa Semua Muslim Bisa Masuk Wilayah Tabligh shg Akhirnya dapat hanya bisa Memperkeruh Umat saja karena Nur Amanah saja Belum Sempurna Riyadhoh dan Tirakatnya didalam Kehidupan Sehari-hari. Tentang Amanah inipun Ternyata Alloh SWT Menegur dan Mengingatkan Khusus kpd Orang Mukmin, spt KalamNYA di QS. Al Anfal Ayat 27 :
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَخُوْنُوا اللّٰهَ وَالرَّسُوْلَ وَتَخُوْنُوْۤا اَمٰنٰتِكُمْ وَاَنْـتُمْ تَعْلَمُوْنَ.
"Hai Orang-orang yang Beriman Janganlah Kalian Mengkhianati Alloh SWT dan RosulNYA dan (Jangan pula) Kalian Menghianati Amanat-amanat Kalian (yakni Apa-apa yang dipercayakan kepada Kalian Berupa Agama dan Hal-hal yang lain) sedangkan Kalian Mengetahuinya".
Berarti Orang-orang yang dianggap Mukmin pun Banyak juga yang Menyalahgunakan Amanah sampai Alloh SWT Ingatkan Khusus Melalui Satu AyatNYA ini. Seseorang yang dinilai Memiliki Kemampuan Tuk Mengemban Amanah maka Bisa juga dengan Kemampuannya itu Ia Bisa Menyalahgunakan Amanah yg diembannya Tersebut.
Kemudian Buroq Berjalan Kembali sampai Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Ada Sekelompok Kaum yang Lidah dan Bibir-bibir itu Mereka dipotong dengan Alat Pemotong dari Besi, dan Setiap Kali dipotong yang Sakitnya Luar Biasa shg Banyak yang Berteriak Kesakitan Tetapi Anehnya Lidah dan Bibirnya itu Bisa Kembali lagi seperti Semula Tuk Terus disiksa lagi, dan Begitu Seterusnya Tanpa Akhir. Karena Aneh spt itu Maka Rosululloh S.A.W. Bertanya : "Ya Jibril, Siapakah Mereka itu.?", Lalu Jibril A.S. Menjelaskan : "Mereka Adalah Para Penceramah dan Para Pengkhutbah dari UmatMu yang Membawa Fitnah-fitnah, Mereka Berucap Tetapi Mereka ndak Melaksanakannya".
Inilah yang Nabi S.A.W. Sedihkan yaitu Ternyata Banyak dari Kalangan Umatnya yg Berdakwah Tanpa Ilmu, Berdakwah Tanpa Akhlak, Berdakwah Tanpa Tauladan yg Baik, Berdakwah Tanpa disambungkan kepada Alloh SWT dan RosulNYA, maka itu Mau'izhotun Hasanahnya (Pitutur yg Sopan dan Baik) saja Banyak yg Belum Bisa dan Belum Teruji, Apalagi Uswatun Hasanah yaitu Suri Tauladan or Contoh yang Baik, sebab Itulah yg Sangat dibutuhkan oleh Umat Tuk Perbaikan Zhohir Wal Bathin Mereka. Alloh SWT Berfirman QS. Ash-Shoff Ayat 3 :
كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللّٰهِ اَنْ تَقُوْلُوْا مَا لَا تَفْعَلُوْنَ
"Sangatlah dibenci disisi Alloh SWT, Pabila Kalian Mengatakan Apa-apa yang ndak Kalian Kerjakan".
Maka itu agar Aman dan Selamat, Pabila Kita Belum Memasuk Wilayah Nur Tabligh maka Nabi S.A.W. Merekomendasikan Satu Ilmu buat Umatnya, yaitu :
مَن دَلَّ علي خَيرٍ فَلَهُ اَجرٌ مِثلُ فاَعِلِهِ.
"Barangsiapa yang Menunjukkan suatu Kebaikan (Bisa Mencontohkan or Merekomendasikan kpd Siapa yg Memang Layak dan Pantas), maka Baginya Pahala semisal dengan Pahala Orang yang Mengerjakannya itu". Ini Adalah Dakwah juga Tuk Umum, Cuman bukan Lewat Jalan Tabligh.
Kemudian Buroq Berjalan Kembali sampai Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Ada Sekelompok Kaum, yang Mana Mereka Memiliki Kuku-kuku dari Tembaga, dengan Kuku-kuku Tersebut Mereka Malah Mempergunakannya Tuk Merobek-robek Wajah dan Badan Mereka Sendiri sambil Berteriak Kesakitan. Karena Aneh Maka Rosululloh S.A.W. Bertanya : "Ya Jibril, Siapakah Mereka itu". Lalu Jibril A.S. Menjelaskan : "Mereka itu Adalah Orang-orang yang Suka Berghibah (Gosip) dan Bergunjing (Buka 'Aib) shg Mereka Menodai Kehormatan Orang lain Melalui Lisan-lisan Mereka".
"Menceritakan Sebenarnya dinamakan 'Aib, sedangkan Menceritakan yang ndak Sebenarnya dinamakan Fitnah, Pilih yang Mana dan Banyakan yang Mana yang sudah Bertebaran di Udara Alam Dunia ini yang sudah Tercemar Sejak Lama ini".
#BERSAMBUNG...
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar