Sabtu, 11 Januari 2025
MAKRIFAT KHUSU' VERSI MURRI
Moch Djamhar Abdul Karim :
==================
*MAKRIFAT*
*KHUSU' VERSI MURRI*
==================
Sahabat MURRI,
Pastinya didalam Perjalanan Hidup Kita Banyak yang Bertanya Ttg Khusu', Apakah itu Orang Lain or Kah itu Malah Diri Kita Sendiri. Alloh SWT Berkalam ; *"Wasta'iinu Bishobri Washolah Wa InnaHaa Lakabiirotun illaa 'Alal Khoosyi'iin, dan Minta Tolonglah Kalian (kpd Alloh SWT) dgn Shobar dan Sholat dan Sesungguhnya (Sholat) itu Sungguh Berat Sekali Kecuali Bagi Orang-orang yg Khusu'"*, QS. Al-Baqoroh : 45".
Ketahuilah,
Sejatinya Khusu' itu Adalah Pemberian dari Alloh SWT shg Walaupun Kalian dikhusu'-khusu'kan Tetap saja ndak akan Berlaku yang Namanya Khusu' yang Sesungguhnya. Hanya saja Beberapa Point ini Adalah Kiat-kiat agar Diri Kita Bertambah Kekhusu'annya didalam Hidup maupun didalam Kehidupan ini. Semoga Kita Bisa Bertambah Kualitas Qolbu Kita didalam Mendapatkan Khusu' itu Sendiri. Khusu' Menurut Versi MURRI Memiliki Tahapan Prosesnya, yakni sbb ;
1. #Usahakan Selalu Hudhur Alloh dihati Kalian. Artinya Sebut-sebutlah Selalu "Alloh... Alloh... Alloh..." Baik didalam Sholat Maupun diluar Sholat, Sebisa Mungkin dan Sesering Mungkin Tetap Eling lan Waspada Selalu.
2. #Fahamilah Apa yang Kita Ucapkan Baik Arti Maupun Maknanya shg Apa yang Sedang Kita Lakukan dapat Menambah Keyakinan dan Kemantaban Qolbu Kita didalam Hidup Maupun Kehidupan ini. Tetapi pada Saat Ibadah Berlangsung Jangan Kalian Maknai yang Penting Tahu Maknanya.
3. #Selalu Mengagungkan dan Memulyakan Alloh SWT daripada Makhluknya spt Penuhi 4 Hak Diri, yakni : Hak Lisan ; Sebutlah Alloh SWT dahulu daripada Menyebut Para Makhluknya, Hak Anggota Badan ; Layanilah Alloh SWT Dahulu daripada Melayani Para MakhlukNYA, Hak Qolbu ; Cintailah Alloh SWT Dahulu daripada Mencintai Para MakhlukNYA dan Hak RUH ; Kenalilah Alloh SWT Dahulu daripada Mengenai Para MakhluqNYA. Pabila Kalian Melakukan Hal ini Maka Kalian sudah Mengagungkan dan Memulyakan Alloh SWT Lahir Wal Bathin. Ketika Lisan Berucap "Subhanalloh or Alhamdulillah or Allohu Akbar d.l.l." maka Hatipun juga Sama-sama MengagungkanNYA Jua dgn Kesadaran Diri.
4. #Dalam Memulyakan dan Mengagungkan Alloh SWT agar ditambahkan Rasa Takut yang Timbul dari dalam Qolbu Kita karena Mengagungkan dan MemulyakanNYA Spt Takut Ibadah yang Kita Lakukan Seama ini ndak diterima oleh Alloh SWT shg Jadilah Kita Beribadah dgn Sungguh-sungguh, ndak Main-main Lagi or Cengengesan Lagi or Bahan Candaan. Khususnya Pabila Kalian Sedang Ngaji pun agar Munculkan Rasa Haibah ini yang Mendalam kpd Alloh SWT agar Cepat Sami'naa Wa Atho'naa nya shg Dapatlah Ridho dan RohmatNYA. Harus Adil didalam Menempatkan Sesuatu Pada Tempatnya ini.
*"Takut kepada Alloh SWT maka Pasti Kita akan Mendekati-NYA, Tetapi bila Takut kepada Makhluk maka Pasti Kita akan Berusaha Menjauhinya"*.
5. #Kuatnya Harapan yang Mantab bahwa Ibadah Kita diterima oleh Alloh SWT shg akan Menambah Kedekatan Kita kpdNYA didalam Muroqobah Wa Mahabbah.
6. #Munculkan Selalu Rasa Malu didalam Hidup dan Kehidupan ini shg Muncul lah Akhlak yg Baik, Terpuji dan Akhlak yang Mulia Secara Bertahap Sedikit demi Sedikit. Rukun Iman itu Ada 6 Namun Akhlak Iman itu Ada di Rasa Malu ini shg Jadilah 7 yang Harus Kalian Enter, SEBAB Malu itu Termasuk Iman jua. Aurot pun Asalnya Adalah Malu shg Kalian yang Menutupinya, maka Melalui Aurot ini pada Dasarnya sedang Mendidik Akhlak dan Iman Kalian jua.
7. #Jadilah Kalian Khusu' dari yang Belum Istiqomah Khusu' sampai kpd "Istiqomah Khusu' Kapan pun dan dimanapun Kalian Berada" shg ndak Memandang Tempat, ndak Memandang Waktu dan ndak Memandang Arah Namun Hati Kalian Bisa Tetap Khusu' Kapan pun dan dimanapun Kalian Berada. Inilah Khusu' dan Inilah Eling Lan Waspodo Selalu, Karena On Time & OnLine Selalu ; Alloh.... Alloh... Alloh.... pada Setiap Mendengar, Melihat, Berfikir, Berkalaam Maupun Merasakan Sesuatu Apapun.
*"Pabila Kalian Mencintai Seseorang, Maka Cukuplah Kalian Melihat TANDANYA Yakni Apakah Seseorang Itu dapat Mendekatkan Diri Kalian kpd Alloh SWT dan RosulNYA dgn Sedekat-dekatnya Pendekatan or Kah Malah Menjadi Hijab MenjauhiNYA. Karena Bila saat Ini Kalian Belum Sempat Mengucapkan Terima Kasih or Bahkan Kalian Sering Berprasangka Buruk Terhadapnya, Maka Suatu saat Nanti Kalian Pasti akan Menyesalinya or Kalian Nanti Ingin Sekali Mengucapkan Terima Kasih kpdnya Walaupun Telat, Karena Ketika Itu Kalian sudah Berada didunia or di Alam yg sudah Berbeda dgnnya"*.
#save pribadi, halaal.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar