Rabu, 15 Januari 2025
KISAH VERSI MURRI ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W SERI KEEMPAT
Moch Djamhar Abdul Karim :
=========================
KISAH VERSI MURRI
ISRO WAL MI'ROJ NABI S.A.W.
=========================
SERI KE-4
LANJUTANNYA...
49. Kemudian Buroq Berjalan Kembali hanya saja ketika ditengah Perjalanan Rosululloh S.A.W. Mencium Bau yang Sangat Wangi sehingga Beliau Bertanya : *"Ya Jibril, Wangi Apa ini?"*. Jibril A.S. Menjawab : "Ini Adalah Wanginya Seorang Wanita (Pembantu Firaun) yang Mulia (sebab Menjaga Tauhidnya) Bersama Anak-anaknya".
50. Kisahnya Begini : Sebenarnya Para Ulama Tak Mengetahui Nama Wanita Pembantu Fir'aun ini, hanya saja karena Kisahnya Berkaitan dengan Sisir dan sedang Menyisir Rambut Putrinya Firaun (Thermouthis/ Sobekneferu) sedangkan Sisir Bahasa Arabicnya Adalah Masyitoh sehingga dinamailah dengan Nama : "Masyithoh".
51. Dalam Kitab Al Musnad Imam Ahmad Jilid 1 Hal. 309, Kitab Al Mu'jamul Kabir Imam Ath Thobroni Jilid 11 Hal. 450 dan Kasyful Astar Jilid 1 Hal. 37, Semuanya dari Sanad Imam Hammad bin Salamah, dari Imam Atho’ bin Saib, dari Imam Said bin Jubair, dari Sahabat Ibnu Abbas R.A., Beliau Berkisah : "Wanita ini Tatkala sedang Menyisirkan Rambut Putrinya Fir’aun lalu pada saat itu Sisirnya Terjatuh Tak disengaja Cuman Wanita Mulia ini Spontan Berucap : *"Dengan Nama Alloh dan Celakalah Fir’aun"*, Maka Putri Fir’aun pun Terperanjat dan Berkata : "Apakah Engkau Mempunyai Tuhan selain AyahKu?", Wanita itu pun Menjawab : "iya". Lalu Putri Fir’aun dengan Marahnya Berkata : "Apakah Engkau ingin Aku Laporkan kepada AyahKu?", Kemudian Wanita ini pun Menjawab Tenang : *"Silahkan"*. Akhirnya dilaporkanlah Kejadian itu kepada Fir’aun, lalu Fir’aun pun Memanggil Wanita itu dan Berkata : "Apakah Engkau Bertuhan kepada selain Aku?" lalu Wanita ini pun Menjawab dengan Tenang dan Tegas : *"Iyah, TuhanKu dan TuhanMu Adalah Alloh Ta’ala"*.
52. Akhirnya Wanita Mulia ini Bersama Dua Anak Kecil dan Suaminya disiksa agar Mereka Semua Bertuhan kepada Fir’aun, karena Mereka Menolaknya Lalu Fir’aun Berkata : "Sungguh Aku akan Membunuh Kalian Semua", Kemudian Wanita Mulia ini Berkata Lantang : *"Lakukanlah Apa yang Engkau ingin Lakukan Terhadap Kami, namun sebagai Balasan dari Pelayanan yang selama ini Kami Lakukan Tuk PutriMu, Maka Apabila Engkau Membunuh Kami, Jadikanlah Kami dalam Satu Tempat yang Sama, dan Kubur Kami setelah itu dalam Satu Kuburan yang Sama"*.
53. Kemudian Fir’aun Memerintahkan Budaknya yang Lainnya Tuk Menyiapkan Penggorengan Raksasa yang Terbuat dari Tembaga yang Berisi Minyak yang dipanaskan, kemudian Perempuan dan Anak-anaknya serta Suaminya itu dipaksa Tuk Kembali Mengakui Bahwa Tuhannya Adalah Firaun karena Menolaknya Akhirnya Mereka dilemparkan Satu Persatu Mulai dari Suami, Anak-anaknya lalu Wanita itu Tuk Masuk kedalam Penggorengan Tersebut hingga Seketika itu Hangus Tergoreng hingga sampai kepada Bayinya yang Paling Kecil dan Masih Menyusui. Saat itu Wanita Mulia ini Merasa Tak Tegaan Ketika Melihat Bayinya yg Kecil ini akan Ikut juga dilemparkan kedalam Penggorengan yang Panas itu dan Hampir-hampir Iman dan Tauhid Wanita itu Goyah, Namun Tiba-tiba Bayi itu Atas Izin Alloh SWT dapat Berbicara dengan Suara yang Lantang dan Jelas : *"Wahai Ibu, Tenanglah, Janganlah Engkau Ragu karena Engkau Berada dalam Kebenaran"*. Ketika itu Banyak yang Menyaksikannya jg Wanita Mulia ini pun Semakin Mantab Iman dan Tauhidnya sehingga Ia dan Anak-anaknya dilemparkan kedalam Penggorengan Raksasa itu yang sudah Berisi Minyak yang sudah dipanaskan juga Suaminya yg telah Wafat Sejak Awal tadi.
54. Ketahuilah, Bahwa Anak Bayi yang Bisa Bicara itu Ada 4 Anak yaitu : *"Anaknya Masyithoh ini, Saksinya Nabi Yusuf A.S. ketika Hadir dipersidangan yang Memberikan Kesaksian bahwa Nabi Yusuf A.S. Tak Bersalah, Kisah Nabi Juraij A.S. ketika difitnah oleh Seorang Wanita Hamil diluar Nikah dan Nabi Isa bin Maryam A.S. ketika Menolong Ibunya disaat Terkena Fitnahan Masyarakat tentang Hamil diluar Nikah"*.
55. Kisah Masyithoh ini Gambaran Seseorang (Keluarga) yang Kuat Akidah keyakinannya pada Alloh SWT, Nur Tauhid Pabila sudah Menggulung pada Diri maka Tercahayai Kuning Emas (Gold) dan Pabila Teruji Tauhidnya Berarti Berkualitas 24 Karat maka Melalui Nurulloh Semacam inilah Imunitas dan Anti Bodi Dirinya Menjadi Kuat atas Izin Alloh SWT sehingga Pabila Dirinya telah dibungkus dan dibalsem oleh Nurulloh Semacam ini maka Menjadi Wangilah Akhlak Dirinya juga Awet seperti Ashabul Kahfi yang Tertidur 300 Tahun Lamanya Tak Membusuk, Itulah Gambaran Jasad Utuh yang diliputi oleh Nurulloh Tauhidulloh, Artinya didalam maupun diluar Dirinya Memiliki Perlindungan Alloh SWT, Wangi Nur Tauhidulloh inilah dinamakan Kasturi.
56. Sebenarnya Kasturi itu Bukanlah Nama Minyak Wangi seperti yang dijual Umum, Sebetulnya Kasturi Adalah Murni Nama Wangi yang Semerbak di Jannah. Kalau di MURRI Mengenal Kasturi dari Perpaduan Tiga Hal yaitu : Wangi Kembang Kamboja ditambah Wangi Kembang Kenanga disertai Rohmat dan Ridho Alloh dalam Perjalanannya. Cara Membuktikan Wangi Kasturi Versi MURRI Adalah Kalian Buat Sumur yang Airnya Dangkal lalu disekitar Sumur Tersebut ditanami Tanaman-tanaman Kamboja dan Kenangan, Nanti Pabila Akar-akarnya Menghujam Air Sumur Tersebut kelak Air yang Kalian Minum akan Wangi Semerbak Kasturi Masya Alloh.
57. Setelah itu Buroq Berjalan Kembali hingga Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Sekelompok Kaum yang Kepala Mereka dihancurkan dengan Batu, dimana Setiap Kali dihancurkan lalu Sakitnya Luar Biasa Tetapi Bisa Kembali seperti Keadaan Semula lalu dihancurkan Kembali, Begitu Seterusnya Tanpa Akhir.
58. Lalu karena Beliau S.A.W. Menyaksikan Kejadian itu maka Beliau Bertanya : *"Ya Jibril Siapakah Mereka itu?."*, Jibril A.S. pun Menjawab : "Mereka Itulah Orang-orang yg Kepalanya Berat Sekali Tuk Melakukan Sholat Lima Waktu".
59. Maka itu, Kita sebagai Umat Beliau agar Banyak-banyak Bertaubat Khususnya dari Seringnya Menyepelekan Sholat Lima Waktu, Meninggalkan Sholat Tanpa Udzur Syar'i, Melaksanakan Sholat Tanpa Landasan Ilmu Syari'at yang Sempurna, Alfatihah Kita Banyak yang Belum Fasih d.l.l. Kita Akui Banyak Sekali Malasnya daripada Rajinnya, Semoga Alloh SWT Mengampuni dan Memaafkan Salah Dosa Kita Semua, Salah Dosa Orang Tua Kita dari Melalaikan dan Meninggalkan Sholat karena Tipuan Duniawi ini, Jalani Taubatnya yang Sungguh-sungguh Padahal Sholat itu Sesungguhnya Bukan Tuk Alloh SWT Tetapi Tuk Kemaslahatan dan Kebaikan Diri Kita juga. Serta di Alam Kubur akan didatangi Ular yang Bernama Suja'ul Aqro yaitu Ular Berkepala Sembilan, Pabila Tersentuh Sedikit saja Tubuh langsung Lemah dan Lemas Tak Bertenaga sama Sekali sehingga Menjadi Hilanglah Kesombongan Diri ini, sebab Salah satu Tanda sombong adalah Tak mau Sujud (Ibadah) kepada Alloh SWT dengan Hati yang Tulus Ikhlas.
60. Pernah di Satu Masjid Tangerang Menjelaskan Tentang Ular Suja'ul Aqro ini Tetapi Ada Seorang Preman Kampung Tak Percaya, lalu ia Pulang dan Menggali Kuburan Sedalam 50cm lalu ditutup oleh Triplek dan saat itu ia hanya Memakai Kaos sedangkan Isterinya sedang Menonton TV kemudian ia Berdo'a : *"Ya Alloh Pabila Benar Apa yang dikatakan Ulama di Masjid tadi Tentang Ular Berkepala Sembilan akan Mendatangi Orang-orang yang Tak sholat Lima Waktu maka Buktikanlah Ya Alloh, Pabila benar maka Hamba akan Taubat Sungguh-sungguh"*, Kurang lebih Do'anya seperti itu lalu Sekitar 20 Menitan Doa Semacam itu kemudian Suasana Tiba-tiba Gelap Gulita lalu Ada Mata Banyak Berwarna Merah Api hendak Mendatanginya kemudian Tersentuh Kulit Ular Tersebut Tiba-tiba Lemas saja sambil Meminta Tolong.. Tolong.. Tak ada yang Mendengar seperti di Ganggu Jin ketika Tidur saja, Kejadiannya Seketika Akhirnya Pingsan dan Siuman Sekitar Jam 2 Pagi. Setelah Kejadian itu ia pun Taubatan Nashuha dan Istiqomah Ibadah di Masjid dan ia Mengkisahkan Peristiwa itu kepada Orang yang membahas Suja'ul Aqro Tersebut. Maka itu di MURRI ini dibuatkanlah *"Sholawat Meninggalkan Sholat"*, ada di youtube Cari.
61. Ada Sahabat Nabi Berkata : "Ya Rosululloh, Do'akan Saya agar diakhirat Kelak Bisa Berjumpa dan BersamaMu"|| Beliau Menjawab : *"Bantulah Aku Tuk HajatMu itu dengan Banyak-banyak Bersujud kepada Alloh SWT"*. Bukan Mentang-mentang nabi Jawabnya : *"Kamu Tenang saja, Gampang itu"*. Maka Didiklah Anak-anak agar Bisa Tekun dan Rajin Ibadah Khususnya Sholat Lima Waktu, Ini Bukan Masalah Sepele lagi Ternyata.
62. Kemudian Buroq Berjalan Kembali sampai Rosululloh S.A.W. Menyaksikan Sekelompok Kaum yang Menutupi Kemaluan dan Dubur Mereka dengan Sehelai Daun lalu Mereka digembalakan sebagaimana Unta dan Domba digembalakan, Mereka digiring dan Mereka Makan Pohon-pohon yang Berduri (Zaqum), Buah yg Pahit dan Bara Api Jahannam yang Panas beserta Batu-batunya. Lalu Beliau Bertanya Penasaran : "Ya Jibril, Siapakah Mereka itu?", lalu Jibril A.S. Menjawab : "Mereka itu Adalah
#BERSAMBUNG...
Admin Grup WhatsApp : Kang Ma'riful Anwar (087786443377)
~ ADMIN ~
INFORMASI MURRI PUSAT Klik link di bawah ini:
https://linkr.bio/murripusat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar